Home / Suara Redaksi / Editorial / Ustadz Jefry Al-Buchori, Dai Gaul Aktivis Media Sosial

Ustadz Jefry Al-Buchori, Dai Gaul Aktivis Media Sosial

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Status Twitter terakhir Uje. (Twitter.com)
Status Twitter terakhir Uje. (Twitter.com)

dakwatuna.com – Ada yang menarik dari kematian dai gaul, ust Jefry Al-Buchori yang akrab dikenal dengan Uje. Di akhir-akhir status akun Twitter Uje, @jefri_buchori, ia menulis status tentang “Kembali kepada-Nya”, berupa:

https://twitter.com/jefri_buchori/status/311893324522991616

Saat ini dipublish dengan aplikasi “Path” tersebut telah di-retweet lebih dari 48 ribu kali dan menjadi favorit oleh lebih dari 9 ribu pengguna Twitter.

Uje termasuk salah seorang ustadz gaul yang pasti perhatian dengan sosial media, hingga beliau memiliki akun FB dan twitter. Karena baginya media sosial merupakan dunia komunikasi komunitas tertentu di dunia maya yang sama pentingnya dengan pergaulan sosial di dunia nyata. Kehidupan sosial yang harus disentuh dengan kata-kata dan nasihat yang menyadarkan akan hakikat dan kehidupan.

Jika kita tengok secara menyeluruh, maka sebenarnya ajakan untuk aktif atau memiliki akun di sosial media mendapat tanggapan yang beragam. Ada yang merespon positif seperti almarhum ust Uje dan aktivis lainnya dan ada pula yang dingin, lagi pesimis. Bermacam argumen dan alasan juga telah dikemukan oleh masing-masing kelompok yang dapat menguatkan sikapnya atas ajakan tersebut. Tulisan ini bukan untuk memperdebatkan, setuju atau tidak setuju. Tulisan ini hanya untuk memberikan pijakan norma langit yang dipegang oleh mayoritas warga Indonesia.

Perkembangan teknologi komunikasi dan gadget akhir-akhir ini sedikit banyak telah banyak merubah perilaku individu dan institusi dalam berkomunikasi dengan orang lain. Media sosial, minimal facebook dan twitter menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sosial seseorang sehari-hari. Bahkan sudah menjadi pendamping dalam segala aktivitasnya.

Kenyataan ini sulit untuk dipungkiri, apalagi data menyebutkan, menurut survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) didapat bahwa pengguna Internet di Indonesia pada akhir tahun 2012 mencapai 63 juta orang atau sekitar 24,23% penduduk Indonesia.

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (5 votes, average: 9,20 out of 5)
Loading...
Samin Barkah, Lc. M.E
Lelaki Betawi yang pernah merantau. S1 Lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir dan S2 pada Ekonomi Syariah di IEF Trisakti, Jakarta. Bekerja, berjuang dan berkorban untuk hidup dan kehidupan.

Lihat Juga

Laman Berita Terkemuka Arab Saudi Sebut Erdogan “Hitler Baru”