Home / Pemuda / Essay / Belajar Bahasa Amiyah Praktis (Bagian ke-1): Fi’il المضارع

Belajar Bahasa Amiyah Praktis (Bagian ke-1): Fi’il المضارع

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

سليمان : هو كمال هيروح فين؟

Huwa kamal hairuuh fein?

Kamal mau pergi kemana?

سيد : هيروح يضرب ” علي” ابن الجيران !

Hiruh yedrab “ Aly ” ebn elgiraan!

Dia akan memukul Aly, si anak tetangga sebelah

سليمان : ليه ؟

Leih?

Emangnya kenapa?

زبير : أصله عاكس البت بتاعتو !

Aslo aakis el bet beta’to!

Soalnya dia (Aly) ngegodain pacarnya (Kamal)

Penjelasan:

Semua dhamir2 “ هـ ” seperti yang terdapat pada kata “، يضربه ” di baca “ و ” jadi : “ nelha’u , yedhrabu”.

Kalau kita memperhatikan dialog di atas, maka kita akan melihat fi’il يضرب (yidhrob) sebagai sebuah kata yang sering kita dengar walaupun ada sedikit perubahan. Tapi kalau tentang fi’il2 yang lain seperti: بتلعب (bitel’ab)هيروح (hairuuh) mungkin masih sangat asing bagi kita.

Menurut yang kita tau fi’il المضارع dalam bahasa Arab biasanya terbentuk dengan : ي ” ياء المضارعة ” + الفعل الماضي . dengan merubah tasykilnya. Contohnya dari dialog di atas : يضرب (yidhrob) berasal dari bahasa fushah. Tapi dalam BAm, terjadi beberapa perubahan:
Pertama : fi’il mudhare’ dalam BAm mesir ada tiga macam :
1- fi’il mudhare’ biasa, contoh يضرب (yidhrob)
2- fi’il mudhare’ sedang dilaksanakan, contoh بيضرب (biyidhrob)
3- fi’il mudhare’ akan dilaksanakan, contoh هيضرب (hayidhrob)

Mungkin anda akan merasa heran dan bertanya-tanya di dalam hati: “selama ini yang saya tahu fi’il mudhare’ itu hanya ada satu macam. Mengapa di buku ini jadi tiga macam?”

Inilah kekerenan buku ini… Ya iyya lah!! Buku ini akan membawa anda ke sebuah tempat dimana anda akan mengenal BAm lebih mendalam lagi. Anda akan menjadi orang pertama yang menyentuhnya!

Kalau kita meneliti BAm, kita akan mengetahui tiga macam fi’il mudhare’ tersebut. Setiap macam punya tempat khusus dalam BAm. Sebelum kita mengetahui tempat khusus tersebut, kita harus lebih dahulu mengetahui bentuk setiap macamnya.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (24 votes, average: 7,33 out of 5)
Loading...

Lahir di kota Bogor 13 Maret 1995 dan dibesarkan di kota yang sama. Sekarang (tahun 2010) masih berstatus santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kelas 10 MA. Mempunyai ketertarikan dengan ilmu Tafaqquh Fid Din dan mempunyai angan-angan "agar kiranya Allah ridha padaku"..

???? ?? ???? ???? ???

Mencoba untuk menggeluti bahasa Ibrani dan produksi film editing dan dokumenter. Tertarik untuk mengamati perbandingan agama dan ideologi serta menelisik tangan-tangan invisible di balik layar institusi negara.

Lihat Juga

Rekonsiliasi Tidak Gratis, Israel Jamin Keamanan Arab Terhadap Ancaman Iran

Organization