Home / Nimas Kinanthi

Nimas Kinanthi

Penulis berprofesi sebagai PNS di lingkup Pemkab. Tulungagung Jawa Timur. Menekuni dunia literasi sejak dua tahun terakhir. Tulisannya tergabung dalam 40 antologi, buku solo Love and Live Undercover, Meraup Pahala Kala Haid Tiba, dan Kitab Gang Pitu telah terbit tahun ini. Dua novel Islaminya insya Allah terbit awal tahun 2014. Penulis aktif dalam jaringan kepenulisan Jaringan Pena Ilma Nafia (JPIN)

“Hantu” Menyeramkan Itu Bernama Poligami (Bagian ke-2): Poligami, Syariat yang Memihak Laki-laki?

Poligami bukanlah dimaksudkan untuk merendahkan kaum wanita. Sebaliknya, poligami bertujuan agar wanita menempati derajat yang semestinya. Karena itu, tak sembarang laki-laki dibolehkan melakukan poligami kecuali cukup syarat-syarat yang ia miliki. Hal ini mengingat dalam pernikahan poligami, tanggung jawab suami secara keseluruhan lebih berat daripada pernikahan monogami.

Baca selengkapnya »

Tuan tak Lagi Mendengar

Sebuah mobil sedan memasuki halaman pondokan Tuan. Beberapa laki–laki turun dengan menenteng barang bawaan yang cukup banyak. Entah apa isinya. Seperti tumpukan buku–buku yang tebal. Aku tidak tahu. Pakaian mereka rapi. Celana hitam, jas hitam, kemeja putih lengkap dengan dasi.

Baca selengkapnya »

Hantu Menyeramkan Itu Bernama Poligami (Bagian ke-1): Poligami, Petaka bagi Wanita?

Poligami dibenci, dianaktirikan, diteriaki. Tapi kita diam saat seorang paranormal terang-terangan mengatakan beristri hampir 30 orang. Kita diam manakala seorang eyang beristri 9 orang. Kita diam dengan maraknya perselingkuhan. Kita diam dengan legalnya lokalisasi-lokalisasi. Sebagian dari wanita malah tanpa sungkan-sungkan mengatakan,” Mending suami saya jajan di luar daripada dia menikah lagi.”

Baca selengkapnya »

Cinta Terbaik Cinta Sentuhan Fisik

Semakin intens sentuhan fisik terjadi, cinta akan semakin kuat. Ketika sentuhan fisik itu mustahil, cinta yang ada adalah cinta yang menyakitkan. Maka jauhilah dan lupakanlah cinta yang tidak memungkinkan untuk dibawa pada penyatuan fisik. Tinggalkanlah segala cinta yang tidak terbuka jalan baginya menuju mahligai pernikahan.

Baca selengkapnya »

Jilbab Hati atau Jilbab Aurat Dulu?

Berjilbab bukan hanya sebuah identitas fisik sebagai seorang muslimah. Menutup aurat adalah perintah wajib yang merupakan bukti ketaatan terhadap perintah Allah SWT dan Rasul-Nya sebagaimana kewajiban shalat, puasa, haji bagi yang mampu, dan ibadah-ibadah lainnya. Ketika kita ingin menjadi muslimah yang kaaffah, maka sudah seharusnya kita terketuk untuk melaksanakan perintah-Nya, bukan?

Baca selengkapnya »

Cintailah Malam

Malam… Usah kau tanam benci kala dia jelang menyapa, Meski senyai gelapnya merutukmu bak pegam jelaga, Meski katupnya serangsangmu dalam jengat nan pekat, Meski hadirnya lumatmu dalam beribu lara masa berlena. Lihati… Serunai pecintanya menghalwa dalam senandung irama, Celupak belantik dan suraya berbusai hiasi dewangga cakrawala, Bulan sabit tiada keluh melintarmu berjumpa purnama.

Baca selengkapnya »
Organization