Home / Berita / Nasional / Mi Instan Asal Korea Ditarik dari Peredaran Karena Mengandung Babi

Mi Instan Asal Korea Ditarik dari Peredaran Karena Mengandung Babi

Ilustrasi – Mi instan yang diproduksi Samyang Crop Kangwon-Do Korea. (republika.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta. Produk mi instan asal Korea, positif terdeteksi mengandung DNA babi namun tidak mencantumkan peringatan “MENGANDUNG BABI” pada kemasannya. Oleh karena itu Badan POM memerintahkan importir tersebut untuk menarik produk dari peredaran.

Tindakan tersebut diambil karena importir dinilai telah melanggar Peraturan Kepala Badan POM Nomor 12 Tahun 2016, di mana pangan olahan yang mengandung bahan tertentu yang berasal dari babi harus mencantumkan tanda khusus berupa tulisan “MENGANDUNG BABI” dan gambar babi berwarna merah dalam kotak berwarna merah di atas dasar warna putih.

Produk-produk yang positif mengandung DNA babi tersebut adalah sebagai berikut:

No.Nama DagangNama ProdukNomor Izin EdarImportir
1.SamyangMi Instan U-DongBPOM RI ML 231509497014PT. Koin Bumi
2.NongshimMi Instan (Shim Ramyun Black)BPOM RI ML 231509052014PT. Koin Bumi
3.SamyangMi Instan Rasa KimchiBPOM RI ML 231509448014PT. Koin Bumi
4.OttogiMi Instan (Yeul Ramen)BPOM RI ML 231509284014PT. Koin Bumi

Importir mi instan asal Korea tersebut juga tidak menginformasikan kepada Badan POM bahwa produknya mengandung babi, pada saat pendaftaran izin edar.

Sebagai langkah antisipasi dan perlindungan konsumen, Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) menginstruksikan Balai Besar dan Balai POM di seluruh Indonesia untuk melakukan penarikan terhadap produk yang positif mengandung DNA babi, namun tidak mencantumkan peringatan “Mengandung Babi”. (dakwatuna.com/hdn)

Advertisements

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Khutbah Jumat: Membaca dan Penciptaan Kita