Home / Berita / Nasional / Tingkatkan Produksi ASI dengan Konsumsi Daun Katuk

Tingkatkan Produksi ASI dengan Konsumsi Daun Katuk

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
lomba Kreasi masakan dari daun katuk dalam rangka hari Asi Sedunia, Jumat (24/10/14). (ime/kis/pkpu)
Lomba Kreasi masakan dari daun katuk dalam rangka hari Asi Sedunia, Jumat (24/10/14). (ime/kis/pkpu)

dakwatuna.com – Jakarta.  ASI merupakan bentuk kasih sayang yang ibu berikan kepada buah hatinya. Dimana cinta dan kasihnya mengalir lembut melaui ASI yang diberikan kepada anak-anaknya. ASI mengandung berbagai macam zat antibodi yang berasal dari ibu, memberi perlindungan terhadap berbagai sumber penularan penyakit bagi bayi.

Begitu pentingnya ASI bagi imunitas bayi, namun ada beberapa ibu yang mengalami gangguan dalam produksinya. Salah satu cara untuk mengatasinya yaitu dengan mengkonsumsi daun katuk. Tumbuhan yang bernama latin Sauropus androgynus ini merupakan tumbuhan yang banyak terdapat di Asia Tenggara dan dikenal dengan nama Daun Sasang bagi warga Pampang. Katuk merupakan sayuran yang dikenal memiliki khasiat dapat memperlancar aliran Air Susu Ibu (ASI).

Pampang yang merupakan salah satu binaan kampung nutrisi PKPU ikut berpartisipasi meramaikan hari ASI Sedunia dengan mengadakan lomba Kreasi masakan dari daun katuk pada hari Jumat (24/10/14). Dengan mengangkat tema “Kembali Ke ASI Untuk Kejayaan GenerASI”, lomba berjalan sangat seru. Para peserta nampak menjelaskan  masakan kreasi yang mereka buat untuk dipertandingkan mirip seperti chep-chep professional di TV.

Dua juri berasal dari Puskesmas Pampang yang merupakan ahli gizi setempat perlu waktu lama untuk menentukan juara dari lomba kali ini berhubung menu-menu yang ditampilkan memang menarik dan menggugah selera.

Dari seluruh kreasi menu yang dibuat oleh para peserta, juara pertama diraih oleh Kelompok 1 yang beranggotakan gabungan kader dan binaan kampung nutrisi PKPU dengan kreasi menu Katuk Teriyaki. Dengan hanya bermodalkan Rp. 13.000 kelompok 1 telah berhasil menjuarai lomba kreasi masakan kali ini.

“Munculnya beberapa kreasi menu melalui lomba ini, merupakan hal positif bagi warga Pampang yang menjadikan mereka lebih tau memanfaatkan dan manfaat daun katuk untuk melancarkan ASI,” tutup Imran, tim kampung nutrisi PKPU. (ime/kis/pkpu/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Sukismo

Lihat Juga

Let’s Help Rohingnya: Wujudkan Kepedulian Demi Kemanusiaan