Home / Berita / Internasional / Afrika / Pemilih Luar Negeri Tunisia Berikan Hak Pilihnya untuk Pemilu Legislatif

Pemilih Luar Negeri Tunisia Berikan Hak Pilihnya untuk Pemilu Legislatif

Warga Tunisia di Kuwait yang memberikan hak pilihnya (aljazeera.net)
Warga Tunisia di Kuwait yang memberikan hak pilihnya (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Tunisia. Masa kampanye untuk pemilu legislatif di Tunisia telah ditutup, dan hari Sabtu ini ditetapkan sebagai hari tenang, sebagaimana diberitakan Aljazeera (25/10/2014).

Sementara itu warga negara Tunisia di luar negeri dikabarkan telah memberikan hak pilihnya sejak kemarin, lebih dahulu daripada pemilih di dalam negeri yang dijadwalkan akan pergi ke bilik-bilik suara pada Minggu besok (26/10/2014).

Warga negara Tunisia yang berada di Perancis disebutkan sebagai pemilih luar negeri dengan jumlah paling banyak dibandingkan di negara-negara lain, yaitu diperkirakan mencapai jumlah 80 ribu orang.

Pemilih di negara tersebut akan menentukan 10 wakil rakyat Tunisia di Parlemen nantinya dari total 18 kursi yang diperuntukkan untuk daerah pemilihan (dapil) luar negeri.

Dalam rangka meresmikan pemungutan suara di luar negeri yang akan berlanjut hingga Senin ini, 27 Oktober 2014, Komisi Pemilihan Umum Tunisia mendokumentasikan pemilih pertama yang memberikan hak suaranya di kota Canbera, Australia, kemarin sore waktu setempat (24/10/2014).

Pemilu Legislatif Tunisia saat ini diselenggarakan di tengah kekhawatiran terhadap serangan-serangan teroris yang bermaksud menggagalkan agenda demokrasi yang disebut akan mengakhiri masa-masa transisi Tunisia setelah revolusi Januari 2011 yang berhasil menggulingkan rezim Zainal Abidin Bin Ali tersebut. (aljazeera/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Demi Membela Palestina, Bocah Tunisia Rela Kehilangan Gelar Juara Catur Internasioal