Home / Berita / Internasional / Asia / Jelang Hadapi Uzbekistan, Timnas U-19 Laksanakan Shalat Berjamaah

Jelang Hadapi Uzbekistan, Timnas U-19 Laksanakan Shalat Berjamaah

Pesepakbola Indonesia Evan Dimas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Korea Selatan dalam laga kualifikasi group G AFC U-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). (Yasin Habibi/Republika)
Pesepakbola Indonesia Evan Dimas melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Korea Selatan dalam laga kualifikasi group G AFC U-19 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). (Yasin Habibi/Republika)

dakwatuna.com – Yangon Padatnya jadwal di Piala Asia, tidak menjadi halangan bagi punggawa Timnas U-19 untuk tetap melaksanakan ibadah, khususnya bagi mereka yang beragama Islam.

Hari ini, sebelum menjalani laga perdana menghadapi Uzbekistan, para pemain dan tim pelatih yang beragama Islampun tetap menjalankan shalat berjamaah.

Hanya saja, hari ini Evan Dimas dan kawan-kawan tidak menjalani ibadah shalat Jumat. Tapi menggantinya dengan shalat Zhuhur di hotel. Keputusan untuk tidak melakukan shalat Jumat karena mepetnya jadwal shalat di Myanmar dengan jadwal pertandingan.
“Shalat Jumat di sini mulainya jam 1 siang. Jadi kami ganti dengan shalat Zhuhur,” kata Asisten Pelatih, Eko Purdjianto, Jumat (10/10/14) seperti dikutip dari ROL.

“Sedangkan kami harus sudah berada di stadion pukul 2 siang. Jadi kami berangkat dari hotel pukul 1.30 setelah makan siang,” tutupnya.

Timnas U-19 tergabung dalam Grup B bersama Timnas U-19 Uzbekistan, Australia dan Uni Emirat Arab.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Surat edaran PBNU.

Seluruh Pengurus NU Diminta Shalat Gaib dan Tahlil Untuk KH Ali Musthofa Ya’qub