Home / Berita / Daerah / Tutup Lokasi Prostitusi Tangerang!

Tutup Lokasi Prostitusi Tangerang!

Ormas Islam Tolak Lokalisasi. Ilustrasi (radar karawang)
Ormas Islam Tolak Lokalisasi. Ilustrasi (radar karawang)

dakwatuna.com – Tangerang. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Banten, meminta pemerintah setempat untuk menutup lokasi prostitusi di Kecamatan Jayanti, Tangerang, Banten.

“Saya sudah melakukan koordinasi dengan camat setempat, tapi hingga kini belum juga ada realisasinya,” kata Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Jasmariadi di Tangerang, Senin (6/10). Dia mengatakan, tempat prostitusi tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat.

Banyak laporan umat yang diterima MUI bahwa adanya warung dan rumah yang dijadikan lokasi maksiat di Kecamatan Jayanti. “Ada pemilik warung yang menjual dengan bebas aneka minuman keras dengan kadar alkohol tinggi. Bahkan ada pemilik warung sengaja memajang pelayan dengan mengunakan rok mini untuk menemani tamu yang datang,” tuturnya. Atas adanya laporan tersebut, maka pihaknya melakukan rapat terbatas dan akhirnya menyimpulkan untuk mendesak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar agar menutup lokasi itu.

Jasmariadi mengungkapkan MUI sudah memberikan peringatan keras terhadap Camat Jayanti, Heru Ultari bahwa dianggap membiarkan lokasi maksiat di kawasan tersebut.

“Padahal aparat kecamatan, dapat menutup lokasi tersebut bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) setempat dengan bantuan Satpol PP Pemkab Tangerang,” imbuhnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pihaknya memberikan batas waktu 14 hari kepada Camat Jayanti untuk menertibkan warung mesum tersebut.

“Bila tidak mampu menertibkan, maka akan mencobot jabatan camat dan perangkat lainnya,” kata Ahmed yang juga mantan anggota Komisi I DPR RI itu.

Sebelumnya, aparat Inspektorat Pemkab Tangerang memeriksa oknum kantor Kecamatan Jayanti diduga menerima upeti dari pemilik warung setiap hari sehingga bila ada operasi penertiban sering bocor. (clr/rol/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Ilustrasi. (change.org)

SNH: Lamban Tangani Kasus Penistaan, Polisi Diujung Tanduk