Kudus

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Sepenggal kisah, secuplik sejarah

Ditinggalkan wali-wali

Sebaris pesan, segores tulisan

Diwaris-wariskan

 

Sudah kukatakan wahai zaman kisah kami belumlah usai

Sudah kusampaikan wahai pengunjung makam

Bukanlah kami yang kalian kuduskan

Di saat kami bertutur

Tinta kami habis dilahap umur

 

Adapun kami seperti kalian jua

Syiar kami, syiar para anbiya

 

Tuhan kalian tak pernah mengangkat kami

Menjadi penghantar doa dan segala yang kalian ingini

 

Dari peristirahatan kami sampaikan:

“Waidzaa sa’alaka ‘ibaadii ‘anni, fainnii qariib”

Semoga kalian awas dalam pengembaraan

Karena kepada Sang Maha Kaya kalian semua akan dikembalikan…

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lahir di Sukabumi, Menyukai membaca, menulis dan bercerita. Mengajar sebagai guru di Sekolah Penghafal Al-Quran di Lebak Bulus.

Lihat Juga

Kisah Baru