Home / Berita / Opini / Memenuhi Seruan Gaza

Memenuhi Seruan Gaza

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (mrdaniels.wordpress.com)
Ilustrasi. (mrdaniels.wordpress.com)

dakwatuna.com Gaza tak henti-hentinya porak-poranda. Di saat umat muslim sedunia sedang menikmati kehangatan Ramadhan. Gaza justru ‘menikmati’ panasnya roket-roket Israel. Roket-roket yang sudah menghabiskan ratusan nyawa dalam jangka waktu kurang dari seminggu. Bengis dan jauh dari perikemanusiaan.

Semakin pilu ketika berkaca pada sejarah, fakta akan mengecilnya teritori tanah Palestina oleh Israel. Mengecilnya kawasan sejak 1946, 1948, 1967, hingga 2012. Israel terus-menerus meradang, bagaikan kanker ganas yang hinggap di tubuh manusia. Perlahan demi perlahan menggerogoti tanah Palestina, hingga hampir hilang dari peta dunia.

Di saat banyak kaum muslimin menangis, karena baru kehilangan sanak saudaranya. Kaum zionis yahudi sebaliknya, mereka tertawa terbahak-bahak menyaksikan pembantaian bagaikan tontonan komedi.

Terbersit pertanyaan seorang ustadz, ‘Mengapa 7 miliar umat muslim bisa dijajah oleh 7 juta orang yahudi?’. Apakah hanya tanah air  umat muslim Palestina yang terjajah. Atau jangan–jangan umat muslim sudah terjajah secara pikiran, akhlak, bahkan keimanan. Sehingga kuantitas umat muslim yang sangat besar, bagai buih di lautan.

Sungguh, kemerdekaan Palestina harus dikembalikan. Jangan sampai bumi Syam, yang menjadi tonggak awal peradaban islam direbut oleh zionis yahudi. Oleh karenanya bukan hanya gerakan finansial saja yang harus dibangun. Menggerakkan niat yang diawali dengan hati yang tulus. Menggerakkan pikiran yang didasari dengan ilmu yang luas. Hingga menggerakkan fisik, jika memang keadaan menuntut umat muslim turun langsung ke medan juang.

Memenuhi seruan Gaza, memang sebuah keharusan. Bagi jiwa-jiwa yang tergetar hatinya, mendengar panggilan Allah SWT. Bahkan rasul sendiri menyebut bumi Syam secara definitif. Beliau bersabda,

“Beradalah kalian di bumi Syam. Sesungguhnya ia merupakan negeri pilihan Allah, dihuni oleh makhluk pilihan-Nya”.

Bumi Syam yang terdiri dari Mesir, Yordania, Suriah, Lebanon, dan Palestina. Menjadi alasan logis, mengapa Palestina harus dimerdekakan!

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Ridwan Akbar
Mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP UIN Jakarta.

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General