Home / Berita / Nasional / Quraish Shihab Klarifikasi soal Pernyataannya ‘Rasul tidak Dijamin Masuk Surga’

Quraish Shihab Klarifikasi soal Pernyataannya ‘Rasul tidak Dijamin Masuk Surga’

Quraish Shihab.  (inspirasislam.com)
Quraish Shihab. (inspirasislam.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Tayangan Tafsir Al-Misbah yang dibawakan Quraish Shihab di Metro TV pada Sabtu (12/7) menuai kontroversi. Itu setelah pakar hadits terkemuka tersebut menyinggung bahwa Nabi Muhammad Saw. tidak mendapat jaminan tempat di surga.

Terkait masalah kontroversi tersebut, Quraish Shihab memberikan klarifikasi langsung melalui situs resminya pada Selasa (15/7) dalam judul‘Tentang Tayangan Tafsir al-Mishbah 12 Juli 2014’.

”Uraian tersebut dalam konteks penjelasan bahwa amal bukanlah sebab masuk surga, walau saya sampaikan juga bahwa kita yakin bahwa Rasulullah akan begini (masuk surga),” kata Quraish Shihab dalam situs resminya quraishshihab.com.

Quraish Shihab mendasarkan penjelasannya pada hadits antara lain“Tidak seorang pun masuk surga karena amalnya. Sahabat bertanya “Engkau pun tidak?”, beliau menjawab “Saya pun tidak, kecuali berkat rahmat Allah kepadaku.”

Quraish Shihab mengatakan hal tersebut karena amal baik bukan sebab masuk surga tapi itu hak prerogatif Allah SWT. Uraian di atas, lanjutnya, bukan berarti tidak ada jaminan dari Allah bahwa Rasul tidak masuk surga.

”Saya jelaskan juga di episode yang sama bahwa Allah menjamin dengan sumpah-Nya bahwa Rasulullah SAW akan diberikan anugerah-Nya sampai beliau puas, yang kita pahami sebagai surga dan apapun yang beliau kehendaki. Wa la sawfa yu’thika rabbuka fa tharda,” katanya.

”Itu yang saya jelaskan tapi sebagian dipelintir, dikutip sepotong dan di luar konteksnya. Silakan menyimak ulang penjelasan saya di episode tersebut. Mudah-mudahan yang menyebarkan hanya karena tidak mengerti dan bukan bermaksud memfitnah,” kata Quraish Shihab. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (69 votes, average: 7,78 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Heri Purnomo

    pendusta…… quraish shihab pendusta

    • joko.pitoyo

      Hus…. ngomong jangan sembarangan… kalau tidak benar ente itu memfitnah…

  • mx rt

    coba mikir kalo hadist itu sumbernya di mana soalnya hadist banyak yang melenceng dari jalur hanya hadis riwayat muhhammad dan muslim serta tirmizi yang mampu di percayai kebanaranya karena dia yang hidup di jaman rosullallah SWT.

    • panz

      Coba ente kaji lg tarikh imam Turmizi kpn lahirnya…???tdk ada satupun perawi hadits yg hidup sejaman Rasul, sahabat, maupun stlah sahabat.

    • dfriendly

      mana ada perawi hadits hidup sejaman Rosul,? yg hidup sejaman itu cuma sahabat woy.. belajar islam dimana seeh? disini ya yg banyak hasutan

      • Azwar Tanjung

        ada bro, abu hurairo… dia hidup djaman rasulullah saw,sampai ummu mukminin aisyah ra bica dimana kaki rasulullah berpijak disna pula ada abu huraira,mknya beliau yg paling banyak ngeluarin hadist dr dr ahli hadist yg lain.. beliau didikan lansg dr rasulullah saw.. kl slah monngo di telusuri..

  • Rufian Rizal

    akui aja silaf pak .. gak usah bela diri lah..

    • Tri Tonky

      Quraish Shihab mendasarkan penjelasannya pada hadits antara lain“Tidak
      seorang pun masuk surga karena amalnya. Sahabat bertanya “Engkau pun
      tidak?”, beliau menjawab “Saya pun tidak, kecuali berkat rahmat Allah
      kepadaku.”

      • arham naning

        membingungkan ummat

      • Ahmad

        KEnapa harus di ulang 2 kali tidak benar …. sekali lagi tidak benar….. (mulutmu harimau mu)

  • Edwin Kesuma

    maksud dari hadist yg disebutkan oleh quraish shihab….secara gamblang…..kalo urusan masuk surga atau neraka itu haknya Allah semata….juga berarti dosa dan amal seorang manusia hanya Allah yg berhak menilainya…

    • arham naning

      lagi galau

  • nick

    emang pak yang namanya manusia gk mungkin bisa jamin…tinggal mulut kita aja yang dijaga trus byak istighfar….

  • Kamaludin Tox

    piinter ngeless,,, biar gak di amuk masa yaah

    • h.azhar f

      Hehhehe..
      Takut ga ada yg panggil lagi kalii..
      Jadinya income berkurang.

    • ujang

      jadi Islam itu ngamuk ya.. masak sih.? Islam itu kan rahmatan lil alamin.. bikin damai idup, adem… dingin gitu loh.. cool aja sob. jadikan islam itu indah dipandangan orang non islam. dengan menjaga persaudaraan. dan selalu husnudzhan.. semoga Allah merahmati kita semua amin…

  • Muhammad Ibra

    Quraish shihab juga manusia…manusia tdk ada yg sempurna…yg mencemooh barang kali lebih sempurna ya..??tolong intropeksi diri,karna orang cerdas adalah yg bs intropeksi diri sendiri..

    • arham naning

      he he dak sportif

      • ujang

        emang olah raga.. sportif

  • Yusmadi Martias

    sudah saatnya buya quraish keluar dr metrotv. krn tv ini sdg jadi sasaran tembak, akibat pengaruh dari pilpres.

    • dp

      wahh ada ada aja yaaa analisisnya, smg demi kemajuan

  • Syafrizal Rizal

    mungkin karena Metro suka memelintir kebenaran, imbasnya pada Anda !

    • arhie

      sepakattt

      • dp

        Mungkin begitu, supaya laris dan diperhatikan orang baaaanyaaaak, he he, tapi kalau sudah dijelaskan yaa menerima, bila perlu lihat lagi tayangannya, biar jelasss

  • HenhenCreature Failedinevoluti

    Pak quraish bertazkiyah

  • h.azhar f

    Pak qurais shuhab jgn adi qirais jahiliyah deh..
    Kan dlm pernyataan tsb anda mengulang 2 kali statement anda pak..
    Artinya ada penekanan kata saat anda bilang bhw Rasullulah tdk dijmin masuk surga.

    • arhie

      betul…. betul…. intinya jangna percaya dengan orang seperti itu….

    • Radhite Prabandaru Aji

      semua orang masuk surga bukan karena pahala/amal perbuatannya, tapi melainkan dengan ridho allah, ada kisah dimana ada seseorang, sebut saja fulan, masuk ke dalam surga, dan allah berkata bahwa itu adalah karena ridho allah, sedangkan si fulan meminta untuk masuk surga karena amalannya, dan hasilnya allah memasukkannya ke neraka

  • Pagi Smua

    kata2 pertama yang paling benar…

  • Missy Coppo

    baca dulu..masukin ke otak..trus simpan baru kasih ke masyarakan…jangan asal caplok aja..

  • dfriendly

    jangan percaya sama isi berita disini.. itu sdh dipotong, tayangan aslinya di metro tv gak gitu.
    isi berita disini kebanyakan menyesatkan..
    dan ini pun copas dari republika

  • Machmud Yahya

    pikun ternyata bukan dikepala saja………. pikun hati lebih rusak ternyata.

  • dAndisa Risfania

    Janganlah engkau tergesa-gesa mencela seseorang karena dosanya. Sebab
    barangkali dosanya telah diampuni. Dan janganlah engkau merasa aman akan
    dirimu karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali engkau akan diazab
    karena dosa kecilmu itu.

    (Imam Ali Bin Abi Thalib)

  • Salwa Putra

    Yang saya tangkap dari pernyataan bapak adalah setengah2 menyampaikan sehingga timbul kontroversi.
    Rasulullah saw dijamin masuk surga, tapi bukan karena AMAL, tapi karena RIDHO ALLAH swt. Yang memberi ampunan dan rahmat kepada Rasulullah saw.
    Wallahu a’lam.

  • Fadly Palermo

    USTADS JUGA MANUSIA….TIDAK SELALU SEMPURNA…..

    • arhie

      iya ngerti gan….sdh tau tidak sempurna…ngomong seenak perutnya…

  • Tri Tonky

    sekedar menambahkan…
    janganlah kalian semua mencela jika tidak punya dasar pengetahuannya,
    kalian tidak lebih beriman, tidak lebih muslim dari KH Quraish Shihab, kalian semua hanya bisa mencela, sirik/iri hati dengan kelebihan beliau,

    Manusia di dunia masuk surga karena Allah, haknya Allah, Allah yang punya surga,
    manusia diizinkan masuk surga KARENA RAHMAT ALLAH, bukan karena amal perbuatannya.

  • arhie

    sekarang baru dah cuci tangan…..

  • Firman Iman Aba Ali

    sy rasa pak quraishihab tdk salah…
    beliau menjelaskan sesuatu mengenai hadist…
    dan kalau kita fahami secara mendalam dan akal sehat…tdk ada yg salah yg beliau katakan…beliau mungkin kelihatan salah karena statement dari hadist tersebut…sy bukan ahli hadist…sy tdk tau apa hadist yg dijelaskan pak quraishihab itu adalah shahih atau dhaif….tp setau saya…kalau ada hadist yg akan membuat kita keliru kembalilah kepada al-qur’an…saya hanya orang awam…maaf kalau sy salah berkomentar…tp sama seperti pak quraishihab…kita sama2 manusia…tdk ada yg sempurna…dan allah maha pengampun…
    dan jangan sekali-kali menghina kalau ilmu kita tidak cukup…dan jelas pula menghina dan menuduh tanpa alasan itu dilarang agama…wawlahhualam bishawab….

    • Ahmad A Zamroni

      ko saya rasa..? Lebih baik bung firman Ngaji Dulu Surat An Nisa ayat 24, Surat Al Ankaboot ayat 58. Surat Al Bayyina ayat 7-8.. Dan kalau anda ragu dengan kebenaran Alquran, berarti anda belum iman dan percya dengan kebenaran Alquran.. Silahkan Ngaji.. Semoga dibukakan pemahamannya setelah membaca alquran.

  • Irwan Akbar

    ini yang mencaci orang orang yang pemahamannya dangkal…..melihat hadits dan alquran secara sepotong2…

  • Abe Abdullah

    Saya prihatin, yang komen di sini pada merasa ahli di bidang agama. Paham makna hadits sepotong-sepotong, udah merasa jadi ulama. Paham arti Al Qur’an sepotong-sepotong, udah merasa berhak menghakimi. Kita serahkan saja semuanya kepada para ahlinya.

    Ilmu manusia itu tak ada yang absolut, semuanya serba relativ. Ibarat orang buta menggambarkan gajah, yang memegang belali bilang, gajah itu seperti ular. Yang memegang telingan bilang gajah itu seperti tempayan besar. Yang memegang kakinya bilang, gajah itu seperti batang pohon. Bagi yang tidak buta, semua yang dikatakan mereka adalah benar, karena mereka melihat dari perspektif yang berbeda.

    Marilah kita melihat segala sesuatu dari berbagai perspektif (sudut pandang), bukan dari satu pandangan saja. Karena menurut perspektif saya, makna Dajjal bermata satu adalah, orang yang berpandangan sempit, melihat segalanya dari satu sudut pandang saja. Marilah kita hargai berbagai perbedaan pandangan, supaya terhindar dari penyakit Dajjal.

    • Ahmad A Zamroni

      Astaghfirullah…. Sungguh pernyataan anda salah. Kita tidak bisa sembarang mengatakan, melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang… ini pernyataan menyesatkan. perbedaan pendapat hanya akan menimbulkan masalah dan konflik. Hakikatnya kita mesti meluruskan semua ketimpangan2 pendapat. karena hakikatnya Hukum Allahlah (Alquran) dan As Sunnah, yang kita mesti jadikan perspektif. Karena sesungguhnya manusia itu akan dikembalikan kepada Allah SWT. Alquran adalah al kitab yang Allah turunkan dengan bahasa yang mudah dipahami. Saya yakin , anda seorang yang jarang membaca Alquran dan terjemahnya…

    • davie kadavie

      pertayann buan masalh pandangann mas brow ne maslahnya udah dalm konteks kesalahan yang bner2 membuat propaganda …. iya kalu anda yang ngrti dan berfikir positif,, tp mari dunk jgn tutup mata atas sesuatu yang benar dan tidak… mungkin to lebih biaja kebali ke al-quran dan hadist… lok mau melihat dari pandangan berbeda coabq lihat bagaimna dia (qurhasihab) mengulng sebuat kata TIDAK BENAR BAHWA NABI MUHAMAD MENDAPAT JAMINAN SURGA …penyapean menekannkann,,, terus sudut pandang yang lain bagaimana dengan orang2 yang baru mengenal islam dan mualafff belum g to di TV yang juatan orang melihat…. Masih ngomng sudut pandang… bagaimana seorang nabi yang di anggap paling mulia TIDAK MASUK SURGA… sudut pandangn yang gmna g… bagaimana dengan bayaknya paham dan golongan yang ada sekarang ini … mak saya say nbertya pada anda …. sudat pandang ada gmana…. kita tidak berbicara tentang sesorang ynag baik dan benar tapi seorang nabi yangm enjadi pedoman hidup bg umat manusia dan JELAS semua kebaikan ada padanya … dan JAMINAN MASUK SURGA so…. sudut pandang yang bgamaiana g….thankss

  • muhammad rizki akbar

    nabi muhammad itu dah ma’sum (terhindar dari dosa)//dosanya diampuni dari yang dulu sampai yang akan datang jadi pasti masuk surga karena dah bersih

  • likebi

    saya sependapat dg mas abe…disini orang2 yg mencela semua tanpa ilmu… jgn suka mencaci apa lg memfitnah… tahan lisan mu,apalg beliau seorang ulama…apa yg beliau sampaikan adalah ilmu…kalau ga faham tanya dg yg lebih faham…jgn malah mencibir alg mencaci seorang ulama…jgn jg pengikut dajjal….

  • Ori Barbarosa

    tobat lah kepada ALLAH SWT ,jangan kepada manusia yg tidak tau apa2 . . . .

  • mughni musa

    keterangan Quraish Shihab memang salah, maka sebaiknya diakui dan minta maaf. dan yang terpenting tidak menyatakan yang salah lagi. karena beberapa kali dia keliru dalam menetapkan masalah hukum yang qath’i. jangan menyalahkan pendengar…

  • Guest

    Saudaraku,, hati-hati !!! penyusup yang hanya ingin mengadu domba…
    Allah maha mengetahui, jangan mendahului, jangan sampai berbuat fitnah, apalagi yg difitnah Bapak Quraish.

  • rudylesmana

    Sebagai ulama harusnya bisa jaga lisan krna anda panutan umat
    Kalau salah akui salah,ummat pasti memaafkan krna kita sama2 mahluk Allah
    Tp bgmana dengan ucapan anda yg lain yg mengatakan jilbab tidak wajib dalam islam
    Bahkan konon katanya putri anda tidak mengenakan jilbab…
    Ingat wahai ulama…islam itu tidak abu2 semua jelas hitam atau putih, salah atau benar
    Aqidah kami akan rusak jika ulama jg mengajarkan yg rusak

  • Almuarief

    tolong ya ketika Anda-anda di sini men judge ustad di atas dengan komentar tidak senonoh Anda itu, Anda tidak berbeda dengan “kesalahan” ustad tersebut. sudah syukur beliau mau klarifikasi, nah Anda yang seenak jidat bilang bahwa seseorang itu salah punya dasar apa ? kalau mau men judge ustad di atas jangan dengan mencela, sebutkan, jelaskan hadits yang bisa mematahkan klarifikasi dari ustad di atas itu. Tolong pake akal, pikiran dan perasaan anda, jangan parsial.
    Wassalam

  • Salim Syarief

    Tidak perlu gegap gempita membela pak Quraisy.. Dengan cara pembelaan
    apapun tidak akan dapat membenarkan ucapan yang SALAH. Sebenarnya ucapan beliau
    itu benar-benar tidak etis dan SALAH. Sebaiknya Pak Quraisy MENGAKUI KEKHILAFANNYA
    lalu MEMINTA MAAF secara terbuka, karena MEMINTA MAAF itu perbuatan mulia.

    Perlu dicatat, yang menjadi pusat KRITIKAN umat Islam bukan
    MAKSUD dari pernyataan beliau, tetapi UCAPAN yang sangat jelas yaitu… “TIDAK
    BENAR.. SAYA ULANGI TIDAK BENAR BAHWA NABI MUHAMMAD SUDAH DAPAT JAMINAN SURGA”,
    bagaimana ucapan seperti ini bisa keluar dari mulut seorang Professor??

    Sudah jelas ini merupakan kesalahan yang mungkin juga tidak
    disengaja oleh beliau. Jadi tidak perlu lagi DEBAT KUSIR saling mencari
    pembenaran dan MENJELASKAN PANJANG LEBAR TENTANG MAKSUD PAK QURAISY. Ucapan
    beliau jelas menyalahi keyakinan umat Islam. Maka sebaiknya segera MEMINTA MAAF
    dan masalah SELESAI.

  • muhammad solikun

    Minta tlg ya kt sebagai umat islam ,,,jgn terburu-buru memutuskan sesuatu yg blm jelas ,tanyakan dl pada ahlinya ato cari penjelasan dalam kitabny,supaya kita selamat.

  • Rufian Rizal

    Dimulai dari pernyataan Hedi Yunus (pembawa acara) yang
    mengatakan :” Itu kan, kalo Nabi Muhammad kan, istilahnya sudah dijamin sebagai
    manusia yang paling mulia yang masuk surga gitu. Nah, untuk kita-kita manusia
    yang hidup jaman sekarang, masa depan eh masa yang
    akan datang gitu, apakah ada kemungkinan untuk mengejar status seperti itu Pak
    Quraish, paling tidak ya hampir seperberapanyalah gitu.”

    Kemudian kalimat pertama yang
    keluar dari QS adalah kalimat bantahan dan penekanan : “Satu hal dulu, tidak
    benar., saya ulangi., tidak benar bahwa Nabi Muhammad sudah dapat jaminan surga,
    Surga itu hak prerogatif Allâh”.

    Kemudian QS menjelaskan bahwa
    seseorang itu masuk syurga bukan karena amal tetapi karena Rahmat Allah begitu
    juga Rasulullah … tetapi setelah itu tidak ada penjelasan yang gamblang
    mengenai kedudukan Rasululullah sebenarnya dijamin atau tidak dijamin masuk
    syurga … inikan dapat membuat orang bingung dan salah paham …akhirnya orang bisa
    berpendapat kepada pernyataan bantahan pertama dari QS bahwa tidak benar bahwa
    Nabi Muhammad sudah dapat jaminan surga

    Jadi kita boleh saja membela …
    tetapi jangan terlalu lah ….QS juga manusia .. dia juga bisa salah .. kalau
    salah/keliru akui aja .. ini malah klarifikasinya terkesan membela diri .. lari
    dari masalah substansinya …

  • Agoesnoer Abenk

    orang yang berkoentar disini psti ilmu agamanya lebih tinggi dari
    Quraish Shihab karena berani mengatakan ucapannya salah….he..he..he…tamatan timur tengah pastinya….atau cerita aja yg besar karena baru tamat pesantren….

  • Ahmad A Zamroni

    Undzur ma qoola wa laa tandzur man qola… Ini adalah anjuran untuk melihat kebenaran, LIHATLAH APA YANG DIKATAKANNYA, JANGAN DILIHAT DARI SIAPA YANG MENGATAKANNYA. Selama yang diucapkan benar sesuai syariat, ikutilah, perkataan ini “Bahwa amal baik bukan jaminan masuk surga…” Ini slah dan bertentangan dengan alquran. Surat An Nisa ayat 24, Surat Al Ankaboot ayat 58. Surat Al Bayyina ayat 7-8.

    Kita sebagai manusia harus saling mengingatkan kepada kebaikan dan kebenaran. Cukuplah Alquran dan As Sunnah sebagai pimpinan manusia di Dunia..

    • Junaidi

      ada perbedaan orang “soleh” dengan orang “salah”, klo org soleh dia
      mengambil hikmah apa yg di smpaikan, sdg orang salah adalah org yg
      mencari-cari kesalahan org lain, yg di ulang-ulang kesalahan itu terus
      menerus sdgkan yg benarnya tdk diperhatikan…yg merasa itulah org nya..

  • acl

    mungkin akan lebih baik jika beliau meminta maaf secara terbuka

  • Prayogo

    Subhanalloh…Semoga ini banyak membawa Rahmat..jangan isu ini dijadikan ajang cacian dan perdebatan yang tidak sehat,,..yukk tetap rapatkan barisan..di era teknologi informasi yang serba cepat dan canggih hendakny selalu menjaga pernyataan pernyataan yang benar karena dalam hitungan detik informasi menyebar ke seluruh dunia…

  • davie kadavie

    lok menurut gue lebih ke tata bahas dan penyampainya seakan2 nabi muhamad mempunyai sifat yang jeleq,,, TIDAK BENAR SEKALI LAGI TIDAK BENAR ..kata2 yang di ulang.

  • Rizal

    Hanya orang2 yang berhati bersih yang dapat memaknai isi dari kandungan da’wah yang disampaikan pak Quraish Sihab, jika ada keinginan yang buruk tentunya penjelasan apapun akan percuma… jadi tidak perlu diperdebatkan….

  • Aprah Simbolon

    Mungkin sayapun termasuk orang yang dangkal pemahaman agamanya….
    Satu hal yang saya lihat, apa yang disampaikan oleh pak QS, adalah ilmu filsafat…. menelusuri sampai ke dasar…. Bahwa orang berpahala akan masuk syurga… pahala di dapat karena perbuatan amal perbuatan… Sorga dan pahala adalah hak Allah untuk memberikannya kepada ummat yang memang layak mendapatkannya…. dan memang betul.. atas Ridho Allahlah seseorang itu dapat masuk Surga atau malah ke Neraka…. Masalahnya pak QS… bapak bicara itu di televisi… yang didengar oleh seluruh kalangan.. baik yang berpendidikan tinggi dan mempunyai pemahaman yang kuat akan filsafat itu… juga didengar dan dilihat oleh saudara-saudara muslim lainnya yang pas-pasan pemahamnya seperti saya….
    Bapak kalau menyampaikan hal tersebut pada level pengetahuan tertentu mungkin bisa dipahami dan diterima… tapi tidak oleh seluruh orang….
    Saran saya pak….. alangkah baiknya bapak menyatakan kekhilafan bapak telah menyatakan hal tersebut di acara bapak itu di depan TV…. dan kan lebih baik pula kalau bapak meminta maaf karena ucapan bapak pada acara tersebut menimbulkan polemik… Hanya sekedar saran pak…. terimakasih

    • ujang

      akur sob…

  • wawan bin landen

    sudah terlalu byk yg komen,, jadi ane tdk bisa komen yg sama,cuman sgt di sayangkan perkstaan pk qurais shihab. dlm hadis Amal ibadah seseotang tdk menjamin dia masuk surga, klo alloh tdk ridho. namun dlm Alqur’an Alloh berjanji, siapa yg mentaati perintahku allh akan membalasnya dgn keni’matan surga(yakni masuk surga). semoga qurais shihab cepat bertaubat dn smoga alloh mengampuninya.

  • Jelda

    setelah saya melihat videonya, saya rasa banyak orang yang salah menerima apa yg dikatakan quraish shihab. .saran saya apabila mendengar/melihat sesuatu pahami dulu dan jangan buru2 ambil kesimpulan. Baiknya kita berpikir dengan kepala dingin, kalau perlu diskusikan dengan orang yang mempunyai kelebihan di bidang tersebut, semoga ini sedikit mengingatkan kita tentang akhir zaman

  • meizi fachrizal achmad

    Gara-gara statement quraish, kita saling mencaci. seandainya dia minta maaf kepada ummat, maka tidak akan berkelahi seperti ini. ulama harusnya memberikan solusi bukan menambah kekacauan di tengah ummat.

  • Juvan Wagey

    Maaf saya Kristen, tapi saya ingin berkomentar. Setelah saya nonton berkali2 videonya. Ternyata pak QS menyatakan bahwa nabi Muhamad MASUK SURGA. Cuman penekanannya bahwa masuk surga itu hak PREROGATIF Allah. mau kita jahat atau kita baik, hanya Allah yg dapat menetukan kita masuk surga atau tidak. Tapi orang yg sudah jelas masuk surga adalah orang yg terlihat dari perbuatannya baik. Bukan karna perbuatannya tapi karna Allah yg memilih dia masuk surga, jadi Allah memampukan dia berbuat baik.. jika saya menyinggung perasaan pembaca, kiranya memaafkan saya. Mohon maaf lahir dan batin.

Lihat Juga

Ilustrasi. (addinie.wordpress.com)

Surga untuk Ibu

Organization