Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Yakin Dengan Kemenangan

Yakin Dengan Kemenangan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com Di dalam hidup ini penuh ujian dan tantangan, tanpa adanya semangat, keyakinan dan perasaan percaya diri, sulit rasanya menikmati kehidupan. Keputusasaan akan terus menyelimuti seluruh benak pikiran. Jangankan menambah energi kehidupan, mempertahankan nilai kebaikan yang dimilikipun sangat sulit dilakukan. Sungguh mustahil sebuah kebesaran akan lahir dari orang-orang yang penuh pesimis. Membangun kebaikan bagi dirinya saja ia tidak mampu bagaimana mungkin membangun kebaikan bagi orang lain? Karenanya tak ada dalam sejarah sebuah kemenangan diperoleh oleh orang-orang yang bertekuk lutut pada keputusasaan.

Putus asa yang menimpa individu biasa saja berujung pada kehancuran, bagaimana jika ia menimpa para pengemban risalah? Risalah dengan beragam tantangannya harus dibawa oleh orang-orang yang memiliki keyakinan tinggi. Bisa jadi orang awam sangat tidak yakin dengan ketinggian cita-citanya akan tetapi pejuang sangat yakin akan cita-citanya.

Ketika Imam Syahid Hasan Al Banna menggagas cita-citanya menegak Khilafah Islamiyah di awal dakwahnya sungguh banyak orang menganggap ini hanyalah mimpi. Namun beliau mengatakan: ”Sebagian manusia memandang cita-cita ini khayalan akan tetapi kami memandangnya sebagai sebuah kenyataan dan Allah bersama cita-cita kami yang besar ini.” Dorongan Rabbani tentang rasa optimisme sedemikian kuat, karena dengan itulah kemenangan demi kemenangan mampu diwujudkan.

Saat ini kita sedang dihadapkan pada pemilihan presiden dan wakil presiden untuk periode 2014 – 2019. Banyak kita dapati isu-isu yang beredar dengan menyudutkan dan mengangkat kedua kandidat. Peran kita tentu sangat diperlukan dalam berkontribusi untuk menciptakan suatu kemenangan yang dapat membawa pada kebaikan bersama. Tentu ini akan menjadi PR kita bersama dalam memilih dan memberikan arahan kepada jamaah, khususnya para pengemban risalah dakwah di Mihwar Muassasi. Yang akan menjadi pemimpin negeri mayoritas muslim ini harus orang yang tepat dan religius. Bukan pemimpin yang dikendalikan asing atau dikendalikan oleh oknum tertentu.  Beragam persepsi bermunculan, sehingga banyak yang menganggap negeri ini sudah tidak lagi dalam keadaan kondusif. Bahkan tidak jarang kita dapati para pemimpin yang merasa tidak mampu mengatur negeri dan akhirnya tujuannya membelok pada kepentingan pribadi. Sungguh ini menyedihkan, jika pemimpin-pemimpin kita adalah orang yang dekat dengan keputusasaan.

Ikhwah, Lihatlah kisah Bani Israil di tengah tekanan hebat dan kelemahan yang sangat, Allah menjanjikan kemenangan bagi mereka. ”Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Fir’aun Termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)” (Al-Qashash: 4-5)

Bagi para pejuang yang kaya dengan keyakinan tidak pernah memandang materi adalah segalanya. Kekuatan personal dan logistik bukanlah penentu sebuah kemenangan. Sepanjang perjalanan kebenaran, banyak kisah kemenangan pejuang aqidah dalam jumlah kecil mengalahkan jumlah besar.

Ikhwan wa akhwat fillah, mari persiapkan segala potensi yang kita miliki untuk menghadapi sebuah perjuangan besar, atur strategi, rapatkan barisan, kuatkan kesabaran dan hilangkan rasa gentar.  Semua bekerja, berkontribusi, berjuang bahu membahu dan menangkan pemimpin yang paling sedikit mudharatnya. Bermohon dan bermunajatlah hanya kepada Allah dengan penuh keikhlasan karena Dia Sang pemberi kemenangan. Wallahu a’lam.

 

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Nurtiyas
Hidup sederhana dan penuh manfaat || Lembaga Dakwah Fakultas Ekonomi Universitas Mh.Thamrin AKA

Lihat Juga

Ilustrasi. (arabworld.nl)

Beginilah Seorang Muslim Memaknai Kemenangan

Organization