Home / Berita / Internasional / Afrika / Pemungutan Suara Hari Pertama Pilpres Kudeta di Mesir

Pemungutan Suara Hari Pertama Pilpres Kudeta di Mesir

Pendukung fanatik Abdul Fatah As-Sisi (paltimes.net)
Pendukung fanatik Abdul Fatah As-Sisi (paltimes.net)

dakwatuna.com – Mesir. Hari ini, Senin, 26 Mei 2014, Komisi Pilpres Kudeta Mesir menjadwalkan pemungutan suara hari pertama untuk memilih Abdul Fatah As-Sisi atau Hamden Shabahi sebagai presiden mendatang.

Pelaksanaan pemungutan suara tersebut akan berlangsung di tengah maraknya imbauan untuk memboikot pilpres yang hasilnya sudah dapat dipastikan sebelumnya sebagaimana pada masa diktator Husni Mubarak.

Capres kudeta yang diperkirakan akan memenangkan pemilihan umum ‘abal-abal’ ini, Abdul Fatah As-Sisi, disebutkan telah mendapatkan dukungan sejumlah pengusaha di samping berbagai parpol kiri dan sekuler, termasuk tokoh-tokoh partai Mubarak (NDP), dan satu parpol Islam (salafi), Partai An-Nur.

LSM penegakan HAM, Egyptian Observatory of Rights and Freedom, menyebutkan bahwa pilpres dilangsungkan tanpa adanya jaminan transparan dan demokratis serta di tengah kondisi sosial masyarakat yang tidak sehat.

Pilpres ini cacat karena tidak ada persaingan yang sesungguhnya, tidak transparan, dan diragukan akan membawa perubahan yang lebih baik bagi kehidupan bermasyarakat rakyat Mesir.

Sementara itu, Koalisi Nasional Pendukung Legalitas, yang merupakan poros kekuatan umat Islam (Ikhwanul Muslimin, Partai Al-Wasat, Partai Bina Wal Tanmiyah, Partai Ummah, Partai Al-Watan), di samping Gerakan 6 April dan gerakan baru Dhiddak sudah jauh-jauh hari menyerukan boikot karena pemilu sama artinya dengan pengesahan kudeta terhadap Presiden Mursi. (paltimes/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Aksi bakar diri akibat frustasi hadapi hidup semakin sulit. (al-marsd.com)

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri