Home / Berita / Internasional / Afrika / Sesuai Prediksi, Hamden Shabahi vis a vis As-Sisi dalam Pilpres Kudeta Mesir

Sesuai Prediksi, Hamden Shabahi vis a vis As-Sisi dalam Pilpres Kudeta Mesir

Capres Kudeta Mesir, As-Sisi dan Shabahi (paltimes)
Capres Kudeta Mesir, As-Sisi dan Shabahi (paltimes)

dakwatuna.com – Mesir. Pendiri At-Tayar Asy-Sya’biy Al-Masry (Egyptian Popular Front), Hamdein Shabahi, secara resmi mengajukan (19/4) pencalonan dirinya dalam Pilpres Kudeta Mesir yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 26-27 Mei ini.

Pencalonan Shabahi dilakukan sehari sebelum penutupan pendaftaran dan dengan hal itu dirinya menjadi Capres Kudeta kedua setelah Abdel Fatah As-Sisi, calon kuat yang didukung militer, kelompok sekuler, dan Kristen Koptik Mesir.

Sementara itu, Ketua Klub Sepak Bola Zamalek, Murtadho Manshour, yang sebelumnya gembar-gembor akan ikut mencalonkan diri menyatakan membatalkan niatnya dan memilih mendukung As-Sisi sebagaimana prediksi banyak pihak di Mesir.

Hamdein Shabahi dikenal publik Mesir karena sikap oposisinya terhadap rezim Anwar Sadat dan Husni Mubarak, dan tercatat pernah dipenjara sebanyak 17 kali pada masa kepemimpinan kedua Presiden Mesir dari militer tersebut.

Pada tahun 1996, Shabahi mendirikan Partai Al-Karamah An-Nashiriy, serta tahun 2000 dan 2005 terpilih menjadi anggota Parlemen Mesir dari jalur independen.

Pada tahun 2004, Shabahi juga menggagas gerakan oposisi kelompok kiri Kefaya (Cukup) menentang kepemimpinan kembali diktator Husni Mubarak.

Pada tahun 2012, Hamdein Shabahi mendirikan gerakan At-Tayar Asy-Sya’biy Al-Masry (Egyptian Popular Front) dan aktif menentang kepemimpinan kelompok islamis di parlemen dan pemerintahan, termasuk terhadap kepemimpinan Presiden Mursi. (paltimes/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.
  • Sejuki

    Setan dan Hantu rupanya sedang berkompetisi berebut kekuasaan di Mesir….!!!!! Genderowonya yaaaaaa…… para petinggi Al Azhar pendukung kudeta.

    Mesir telah berubah menjadi sebuah negara aneh yg dikuasai oleh prilaku kehidupan para penguasa dan ulamanyanya dg cara berfikir orang gila, sebab semuanya serba terbalik. Yg haram dibilang halal atau sebaliknya, yg salah dibilang benar atau sebaliknya, yg khianat dibilang setia atau sebaliknya, yg bengkok dibilang lurus atau sebaliknya, yg zhalim dibilang adil atau sebaliknya, yg illegal dibilang legal atau sebaliknya, dst…… Angkara murka sedang berkuasa di Mesir.

    Gilaaaaaa………..!!!!!!! Ntar dulu, yg warasnya pada kemana ya… (Maksudnya mereka yg waras pada tubuh Militer dan Kepolisian serta ulama)?

Lihat Juga

Logo Ikhwanul Muslimin (felesteen.ps)

Ikhwanul Muslimin: Pemerintahan Rezim Kudeta Tak Mungkin Dilanjutkan