Home / Berita / Internasional / Eropa / Setelah Krimea, Akankah Ukraina Juga Kehilangan Donetsk?

Setelah Krimea, Akankah Ukraina Juga Kehilangan Donetsk?

Donetsk, timur Ukraina yang sedang bergekolak (dnmu.in.ua)
Donetsk, timur Ukraina yang sedang bergejolak (dnmu.in.ua)

dakwatuna.com – Kiev. Sudah sepuluh hari kelompok separatis pro-Rusia menduduki gedung kantor wilayah Donetsk, timur Ukraina. Kini mereka tengah melakukan persiapan guna melaksanakan referendum untuk menentukan bergabung-tidaknya wilayah itu ke Rusia.

Rencananya referendum itu akan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei mendatang. Sebelumnya mereka telah memproklamasikan berdirinya Republik Donetsk. Kemudian mereka merencanakan referendum untuk menentukan pilihan, apakah wilayah itu akan tetap menjadi sebuah negara bagian Federasi Ukraina atau bergabung dengan Federasi Rusia.

Sementara itu warga sipil dan beberapa personil bersenjata yang pro-Rusia masih berada batas-batas yang mereka dirikan di jalanan sekitar gedung parlemen Slavyansk, timur Ukraina. Sedangkan gedung parlemen sudah dikosongkan. Di tempat itu mereka memasang poster bertuliskan “Republik Rakyat Donetsk”, “Referendum dan Demokrasi”, “Katakan Tidak kepada Fasisme”, dan “Donetsk Merdeka”.

Salah seorang yang menduduki areal itu mengatakan, “Kami tidak ingin memecah-belah negeri ini. Tapi hanya ingin hidup tenang di Ukraina. Oleh karena itu kami menginginkan referendum, tapi pelaksanaannya sesuai dengan perundangan Ukraina, agar pemerintahan di Kiev tidak menganggapnya sebagai langkah yang ilegal.” (mas/dakwatuna/anadolu)

Advertisements

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Terkait Hasil Referendum, PM Turki: Kehendak Rakyat Adalah yang Paling Tinggi