Home / Berita / Nasional / Datanglah Ke TPS, Walau Tak Terdaftar di DPT Pemilih Bisa Tetap ‘Nyoblos’

Datanglah Ke TPS, Walau Tak Terdaftar di DPT Pemilih Bisa Tetap ‘Nyoblos’

Komisioner KPU Sigit Pamungkas - satuharapan.com
Komisioner KPU Sigit Pamungkas – satuharapan.com

dakwatuna.com – Jakarta.  Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pemilih bisa menggunakan haknya pada pileg, Rabu (9/4). Sekali pun tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT), pemilih masih bisa mencoblos.

Komisioner KPU Sigit Pamungkas mengatakan, jika tidak terdaftar dalam DPT, pemilih bisa dimasukkan dalam daftar pemilih khusus (DPK). Hanya saja, untuk mendaftar sebagai DPK pemilih harus melapor kepada KPU di kota setempat. Setidaknya, tiga hari sebelum pemungutan suara dilakukan.

“Tetap datang ke TPS dengan membawa kartu identitas, kartu tanda penduduk (KTP), atau kartu keluarga (KK) atau paspor. Datanglah setelah TPS dibuka pukul 07.00 waktu setempat. Tunjukkan kartu pada KPPS dan minta didaftarkan sebagai daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb),” kata Sigit, Selasa (8/4).

Namun, pemilih yang masuk kategori DPKTb, baru bisa mencoblos satu jam sebelum ditutup. Sesuai aturan KPU, TPS dibuka mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 13.00 waktu setempat. Artinya, pemilih DPKTb baru bisa menggunakan hak pilihnya sekitar pukul 12.00.

“Itu mempertimbangkan surat suara yang disediakan di TPS. Karena surat suara di setiap TPS itu sesuai jumlah DPT ditambah dua persen dari jumlah DPT,” ujar Sigit.

Sementara bagi pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT dan DPK, paling lambat hari ini sudah mendapatkan surat pemberitahuan atau undangan memilih yang diterbitkan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) atau formulir C6.

Surat undangan tersebut dibawa pemilih ke TPS Untuk menunjukkan yang bersangkutan memang berhak memilih di TPS sesuai tertera di formulir C6 tersebut.  (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Pengamat: Kegagalan KPU Malah Mendapat Apresiasi DKPP