Home / Berita / Internasional / Eropa / Kemenangan Erdogan, Pukulan Bagi Kaum Sekuler

Kemenangan Erdogan, Pukulan Bagi Kaum Sekuler

Erdogan, Gul beserta keluarga dalam sebuah pesta pernikahan (4.bp.blogspot.com)
Erdogan, Gul beserta keluarga dalam sebuah pesta pernikahan (4.bp.blogspot.com)

dakwatuna.com – Ankara. Kemenangan AK-Parti di Turki pada pemilu lokal 30 Maret yang lalu merupakan tamparan keras bagi kaum sekular, baik di Turki maupun dunia Arab. Karena beberapa bulan terakhir, mereka melancarkan kampanye untuk menggagalkan perjuangan politik Islam perdana menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan partainya AK-Parti.

Serangan yang dilakukan kaum sekular pada bulan-bulan menjelang pemilu lokal Turki menggunakan berbagai macam senjata, dari yang wajar hingga yang sangat kotor. Tindakan mereka ini sebenarnya telah membuka kedok mereka sendiri yang anti Islam. Bukan sekadar anti fundamentalisme atau terorisme. Karena tidak ada orang yang akan percaya kalau Erdogan dikatakan sebagai tokoh yang fundamentalis atau bahkan mendukung teroris. Islamlah yang mereka musuhi. Mereka tidak ingin Islam masuk dalam berbagai bidang kehidupan. Demikian ditulis Khalid Musthafa dalam artikelnya di situs Al-Muslim, Senin (1/4/2014) yang lalu.

Sejak awal, kaum sekular memang sangat terpukul dengan penampilan Erdogan (perdana menteri) dan Abdullah Gul (presiden) bersama kedua istri mereka yang mengenakan jilbab. Padahal mereka adalah pemimpin negara paling sekular di dunia Islam. Padahal tidak ada satupun istri pemimpin negara Arab yang mengenakan jilbab saat itu dan 60 tahun sebelumnya.

Kebencian tidak surut dengan prestasi ekonomi yang diraih Erdogan beserta armadanya. Karena memang kaum sekular tidak peduli dengan kesejahteraan rakyat sebuah negara. Yang mereka pikirkan hanyalah mencegah umat Islam kembali kepada sumber agamanya. Karena itu mereka akan mendukung pemimpin yang pro-sekular walaupun sama sekali tidak memiliki prestasi dalam mensejahterakan rakyat. (msa/dakwatuna/almoslim)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (28 votes, average: 9,21 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Ati Oktavia

    Alhamdulillah ….smg Islam kembali berjaya dr TURKEY setelah dicabut akarnya , disekulerkan oleh AMRIK Dan jahanam KEMAL ATTATURK !

    • Alexis

      maaf,tp turkey itu unggas yang biasa disantap saat perayaan Thanksgiving di amrik. Dan saya ingin tahu juga, teori soal negara Turki “disekulerkan” oleh amrik itu atas dasar apa ya? saya baru dngar lho

      • Sejuki

        Ane coba utk menjawabnya. Atas dasar apa? Yaaaaaa…… atas dasar ideologi dong, yaitu ideologi kebencian/anti Islam dg bungkus tuduhan terorisme, fundamentalisme, aliran garis keras, ekstremis, dll tudingan serupa. Itulah yg ditampakkan oleh AS dan para begundalnya selama ini. Emang atas dasar apalagi Tong? Sejatinya, AS Cs itulah yg teroris, fundamentalis, ekstremis, aliran garis keras yg sebenarnya, bukan yg lain selain itu. Teroris teriak teroris, fundamentalis teriak fundamentalis, ekstremis teriak ekstremis, aliran garis keras teriak aliran garis keras. Itulah AS Cs yg sebenarnya.

        Tapi, kali ini AS Cs gagal deh. Kebenaran pada akhirrnya pasti akan jadi pemenang di atas kemunafikan dan kebohongan. Apakah ente masih belum bisa menyimaknya juga ttg hal ini Tong?

  • Sudjatmo

    alhamdulillah…

    saya dari sini aja suka dia…tapi ga tw beritanya…ternyata menang lagi…

    .^_^.

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir