Home / Berita / Internasional / Afrika / Wartawati Al-Dostour Mesir Tewas Tertembak Peluru Polisi Saat Meliput Aksi Demo

Wartawati Al-Dostour Mesir Tewas Tertembak Peluru Polisi Saat Meliput Aksi Demo

Wartawati Harian Al-Dostour, Mayadah Asyraf, tewas tertembak di bagian kepala (aljazeera)
Wartawati Harian Al-Dostour, Mayadah Asyraf, tewas tertembak di bagian kepala (aljazeera)

dakwatuna.com – Mesir. Ribuan warga kampung Isthinha di Provinsi Manoufia, Mesir, mengantar (29/3) pemakaman jenazah wartawati Harian Al-Dostour, Mayadah Asyraf, yang tewas tertembak peluru aparat kepolisian Mesir di kepalanya saat meliput aksi demonstrasi menolak kudeta militer di Heliopolis, Cairo, Jumat, 28 Maret 2014.

Pada saat yang sama, perserikatan wartawan di Cairo menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Ikatan Wartawan Mesir menuntut investigasi dan penegakan hukum terhadap pelaku dan pihak-pihak yang menyebabkan tewasnya Mayadah.

Para wartawan yang berunjuk rasa mengecam Kementerian Dalam Negeri Mesir dan aparat kepolisian yang dituding telah menjadikan para pencari berita sebagai sasaran senjata dan peluru tajamnya.

Wartawati Harian Al-Dostour lainnya, Ahlam Saad, menyampaikan kesaksiannya di tengah-tengah orasi bahwa Mayadah berada di sampingnya saat terkena peluru yang berasal dari arah aparat kepolisian di belakang mereka, bukan dari arah para demonstran yang berada di depan.

Sementara itu, salah seorang pengunjuk rasa menyatakan bahwa aparat kepolisian telah melepaskan tembakan ke arah demonstran secara membabi buta sehingga menyebabkan 5 orang tewas dan puluhan lainnya menderita luka tembak.

Mayadah Asyraf merupakan korban tewas yang kesembilan dari kalangan jurnalis pada saat meliput berita sejak peristiwa Revolusi 25 Januari 2011 yang berhasilkan menggulingkan pemimpin diktator Mesir, Mohamed Hosni Mubarak. (aljazeera/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Mesir Tangkapi Nelayan Palestina dan Menyerahkannya ke Israel