Home / Berita / Nasional / Hasyim Muzadi: Ulama Harus Dukung Pemberantasan Korupsi

Hasyim Muzadi: Ulama Harus Dukung Pemberantasan Korupsi

KH. Hasyim Muzadi
KH. Hasyim Muzadi

dakwatuna.com – Situbondo. Sejarah mencatat para ulama selalu menjadi pemimpin perubahan di Indonesia. Kini, saat korupsi telah merasuk ke semua lini kehidupan masyarakat, ulama diharapkan kembali menjadi pelopor pemberantasan korupsi di Indonesia.

Demikian diungkapkan mantan Ketua Umum PBNU yang juga Sekretaris Jenderal Internasional Conference of Islamic Scholars (ICIS), KH Hasyim Muzadi pada acara pembukaan konferensi Internasional di pondok pesantren Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo, Jatim, Sabtu (29/3/2014).

Pengasuh pondok pesantren Al-Hikam Malang dan Depok ini mengajak para ulama dan kiai kembali ke moral ulama. Ulama harus turun tangan membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang menangani masalah serius di negeri ini. KPK sedang melawan antek-antek korupsi yang membuat Indonesia bangkrut.

“Melalui konferensi ini, kami juga mengajak ulama untuk anti korupsi. Gerakan KPK sedang dihadang oleh banyak kalangan. KPK harus didukung oleh para ulama,” terangnya.

Selain itu, Hasyim juga mengajak para ulama untuk menjaga politik di Indonesia agar bersih dari praktik politik uang. “Jual beli suara. Demokrasi wani piro itu adalah melanggar agama. Ulama harus mengingatkan masalah ini,” kata Hasyim.

Ulama, kata Hasyim, selama ini sangat dekat dengan masyarakat. Karena itu, ulama bisa secara langsung memberikan pendidikan moral politik kepada masyarakat luas. “Ulama juga harus memberikan moral politik kepada para politisi,” terangnya.

Lebih lanjut, kiai kelahiran Bangilan Tuban ini mengatakan, era reformasi telah memberikan peluang sangat besar kepada parpol untuk merubah Indonesia. Karena itu, perbaikan parpol akan berpengaruh pada kemajuan Indonesia.

Soal capres yang didukung, Hasyim menegaskan, para ulama dalam konferensi itu tak akan mendukung salah satu nama capres. “Tapi soal kriteria, ulama bisa mengajak masyarakat memilih pemimpin yang punya integritas dan melihat visi pemimpin membangun Indonesia,” katanya. (ful/okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Jenderal Gatot: TNI Titipkan Keutuhan NKRI Pada Para Ulama