Home / Berita / Nasional / ODOJ Bantu Korban Kelud sebesar Rp 119 Juta

ODOJ Bantu Korban Kelud sebesar Rp 119 Juta

Komunitas One Day One Juz (ODOJ) memberikan bantuan bagi korban erupsi gunung kelud - Foto: depoknews.com
Komunitas One Day One Juz (ODOJ) memberikan bantuan bagi korban erupsi gunung kelud – Foto: depoknews.com

dakwatuna.comKomunitas yang berkiprah dalam mendisiplinkan membaca al-Quran satu juz per hari, One Day One Juz, atau lebih dikenal ODOJ, menyerahkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur.

Bantuan senilai Rp 75.000.000,- tersebut diserahkan melalui lembaga kemanusiaan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) di Jakarta pada Kamis, 6 Maret 2014.

Sebelumnya, bantuan telah dikirim langsung ke lokasi bencana dengan menurunkan relawan dari Komunitas ODOJ berupa makanan dan keperluan pribadi. Total bantuan yang diserahkan oleh komunitas One Day One Juz adalah senilai Rp 119.877.753,-

Bantuan tersebut merupakan sumbangan sukarela dari anggota komunitas yang dihimpun selama dua minggu melalui program ODOJ Peduli, melalui pesan broadcast kepada seluruh anggota.

Kepala Departemen Project dan Acara ODOJ, Haidir Doory, sebagai koordinator program ini mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian anggota ODOJ untuk kemanusiaan, sekaligus merupakan pengejawantahan dari perintah al-Quran itu sendiri. Lebih lanjut pria yang juga bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Agama ini mengatakan bahwa ia telah mengirim anggotanya untuk turun langsung memberikan bantuan ke lokasi bencana.

Ketua Umum Komunitas ODOJ, Ricky Adrinaldi menambahkan bahwa penyerahan bantuan melalui PKPU ini sekaligus mengakhiri program sumbangan ODOJ Peduli untuk korban erupsi kelud yang sudah berjalan selama dua minggu. Ke depan, lanjut Ricky, program kemanusiaan komunitas One Day One Juz akan terus berjalan sebagai komitmen Komunitas ODOJ untuk kemanusiaan.

Kepala Departemen Promosi dan Hubungan Masyarakat Komunitas ODOJ, Sigit Kamseno mengatakan kepada media bahwa One Day One Juz adalah sebuah komunitas membaca al-Quran satu juz per hari yang diorganisasi melalui instant messaging Whatsapp dan Blackberry Messenger. Setiap grup terdiri dari 30 orang anggota dengan satu orang administrator, dimana setiap anggota mendapat jadwal juz berbeda dan melaporkan penyelesaian tugas membaca al-Qurannya pada hari itu.

Sejak dilakukan soft launching pada September 2013 silam, kini komunitas ODOJ sudah berjumlah 85.080 anggota terdiri dari 924 grup pria dan 2522 grup wanita.

Anggota komunitas yang berkembang dengan pesat  ini tersebar di seluruh Indonesia dan di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Jepang, Hongkong, Turki, Amerika Serikat, Australia, Jerman, Qatar, dan lain-lain. Segmen anggota komunitas ini beragam mulai dari mahasiswa, dokter, penulis, ustadz, hingga para artis. (ljm-promas/odoj/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Prosmiling (Program Kesehatan Masyarakat Keliling) di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, Kampung Sindang Asih, Bogor, Ahad (13/11/2016). (Dita/Putri/PKPU)

HAI UEA – PKPU Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kampung Sindang Asih Bogor