Home / Berita / Internasional / Afrika / OECD: Mesir Termasuk Fragile States 2014

OECD: Mesir Termasuk Fragile States 2014

Daftar "Fragile States" menurut OECD (elmarsad)
Daftar “Fragile States” menurut OECD (elmarsad)

dakwatuna.com – Kairo. Hasil survey Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang diadakan pada bulan Fabruari ini, menyebutkan bahwa Mesir untuk pertama kalinya menjadi salah satu negara yang rapuh, meski Mesir mempunyai struktur administrasi yang cukup solid.

Penyebabnya adalah karena Mesir melakukan marginalisasi terhadap kekuatan politik tertentu, selain kesempatan ekonomi yang sangat kecil sehingga sering terjadi kekerasan dan ketegangan. Menurut OECD, kondisi Mesir mirip dengan yang dialami Libya dan Korea Utara.

“Negara yang Rapuh” adalah istilah yang diberikan kepada negara-negara yang menghadapi tantangan berat dalam melakukan pembangunan. Seperti lemahnya kemampuan kelembagaan, buruknya sistem pemerintahan, kacaunya situasi politik, berlangsungnya aksi kekerasan dan sebagainya.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa negara-negara “Musim Semi Arab” menjadi negara yang rapuh, kecuali Tunisia. Revolusi politik tersebut berimbas buruk kepada Mesir, Libya, Mauritania, Suriah, Yaman, Mali, dan Chad.

Menurut OECD, saat inilah waktu yang sangat menentukan masa depan karena negara-negara tersebut saat ini menjadi target terjauh untuk pembangunan. Kalau tidak ada perbaikan, maka pada tahun 2018 setengah dari penduduk miskin dunia berada di negara-negara tersebut.

Bantuan ekonomi yang sering diandalkan negara-negara tersebut, menurut OECD, akan terus berkurang. Solusi yang memungkinkan bagi pajak, padahal income dari pajak maksimal hanya 14% dari seluruh pendapatan negara. Angka tersebut tidak cukup untuk membuat sebuah pembangunan. (msa/dakwatuna/elmarsad)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Logo Al-Jam'iyah Al-Washliyah (Arsip JW)

Al Washliyah Sesalkan Pernyataan Presiden yang Nyatakan Aksi Damai Ditunggangi Aktor Politik

Organization