Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / ODOJ Itu Ada di Mana-Mana…

ODOJ Itu Ada di Mana-Mana…

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Gubuk kecil. (Dwipa Aprianur)
Gubuk kecil. (Dwipa Aprianur)

dakwatuna.com Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Semoga Allah SWT selalu memberikan cahaya kepada kita semua di tengah semakin gelapnya dunia ini. Cahaya itu bahkan bukan hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri akan tetapi juga mampu menerangi orang-orang yang berada di sekitar kita. Bahkan cahaya yang terpancar tersebut mampu menghidupkan cahaya pada diri orang lain atas izin Allah SWT.

Pertama saya ingin sampaikan bahwa saya merupakan satu dari banyak orang yang menganggap program ODOJ (One Day One Juz, red) ini adalah program yang luar biasa. Karena ia ibarat sebuah gelombang baru yang mampu memberikan dorongan hingga setiap insan terhanyut dalam kenikmatan bertilawah dan dengan saling memotivasi untuk berfastabiqul khairaat…

Ada hal menarik yang saya alami. Tepatnya hari rabu 1 Januari 2014 di pagi hari saya bersama rekan berolahraga mengitari kampus. Di kampus Unmul terkenal dengan arena jogging track-nya yang ramai dijejali mahasiswa. Karena bertepatan liburan pra-ujian dan awal tahun, kampus pun sepi. Ketika kami menyusuri arena jogging track tepatnya di belakang kampus FKIP, terdengar sayup-sayup suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dari dalam sebuah gubuk kecil di tepi sungai Karang Mumus (nama salah satu sungai di Kota Samarinda).

Subhanallah… ketika itu waktu menunjukkan pukul 06.45 WITA. Terasa bergetar hati ini, suaranya merdu terdengar syahdu ditambah suasana kampus yang tenang dan sepi menjadikan suasana di kala itu tenang dan tenteram. Wallahu’alam apakah sang pemilik gubuk ini tergabung dalam ODOJ atau tidak. Namun yang terpenting semoga ini menjadi satu semangat bagi kita semua untuk lebih mesra lagi dengan himpunan ayat-ayat cinta dari Allah SWT. Kapan pun dan di manapun kita berada, Al-Qur’an menjadi santapan terlezat bagi pribadi-pribadi perindu keabadian surga, insya Allah… Aamiin.

Dikatakan kepada Shahibul Quran (di akhirat): “Bacalah Al-Quran dan naiklah ke surga serta tartilkanlah (bacaanmu) sebagai mana engkau tartilkan sewaktu di dunia. Sesungguhnya kedudukan dan tempat tinggalmu (di surga) berdasarkan akhir ayat yang engkau baca”. (HR. Imam Tirmidzi, Abu Dawud, dari Abdillah bin Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma)

Spirit ODOJ, One Day One Juz… Allahu Akbar…!!

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (22 votes, average: 9,14 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur.
  • Bayu Khairul

    Subhanallah

  • Ambar Koniah

    mauuu….. kesurga…

Lihat Juga

Ilustrasi. (twitter)

Ada Apa dengan Surat Al-Maidah?