Home / Berita / Daerah / Mengapa Fatwa MUI Tentang Syiah Ditolak Muhammadiyah dan NU?

Mengapa Fatwa MUI Tentang Syiah Ditolak Muhammadiyah dan NU?

Evakuasi pengungsi syiah Sampang
Evakuasi pengungsi syiah Sampang

dakwatuna.com – Jakarta.  Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Muthi menolak adanya fatwa sesat terhadap Syiah dari lembaga keagamaan mana pun di Indonesia, termasuk Majelis Ulama Indonesia.

Menurut dia, fatwa sesat dari MUI di sejumlah daerah, seperti Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, terbukti menjadi alat melegitimisi kekerasan terhadap pengikut Syiah dan memicu konflik horizontal antar umat Islam.

“Fatwa dari mana pun harus tidak untuk mengkafirkan dan menyesatkan,” ujar Muthi Kamis, 19 Desember 2013.

Muthi menanggapi desakan Front Jihad Islam (FJI) yang mendesak MUI DIY mengeluarkan fatwa sesat terhadap aliran Syiah di Yogyakarta. FJI mengklaim mencatat ada 10 organisasi berhaluan Syiah di DIY.

Menurut Muthi, fatwa sesat itu berpotensi besar menimbulkan persoalan kebangsaan serius di Indonesia. Lembaga seperti MUI di daerah mana pun sebaiknya tidak lagi mengeluarkan fatwa penyesatan, khususnya untuk Syiah. Alasannya hal itu memperbesar konflik antar umat Islam.

“Umat Islam sudah mengalami banyak situasi sulit dan persoalan, jangan ditambah dengan masalah-masalah seperti ini,” ujar dia.

Dia menyarankan MUI Pusat maupun daerah menghindari fatwa semacam pengadil kebenaran atau kesesatan aqidah dan keyakinan setiap kelompok Umat Islam manapun. Sebaliknya, dia menambahkan, MUI mengambil posisi tegas untuk memediasi perbedaan dan pertentangan pendapat antar organisasi Islam di Indonesia.

“MUI harus berperan sebagai pemersatu umat Islam,” kata Muthi.

Muthi tidak sepakat dengan pendapat FJI mengenai salah satu alasan desakannya yakni Buku terbitan MUI Pusat yang berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia”.  Menurut dia, buku itu keluar justru sebagai pernyataan sikap MUI Pusat untuk menolak memberikan fatwa penyesatan ke Syiah Indonesia. “Umat Islam harus bisa memberikan sumbangan konstruktif untuk Indonesia,” kata dia.

Sikap serupa muncul dari Pengurus Wilayah NU Daerah Istimewa Yogyakarta. Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Daerah Istimewa Yogyakarta, KH. Asyhari Abta menyatakan MUI DIY tidak perlu menggubris permintaan Front Jihad Islam (FJI).

Kyai dari Pesantren Yayasan Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta ini menganggap fatwa sesat malah bisa memicu konflik antar kelompok berbeda paham agama. “Bisa memperuncing perbedaan dan memicu tabrakan antar kelompok,” ujar dia.

Asyhari mengatakan sekalipun MUI DIY menemukan ada indikasi penyimpangan upaya maksimal hanya perlu dilakukan dengan dialog dan nasihat. Penyesatan pada ajaran malah bisa mendorong tudingan sesat ke kelompok-kelompok lain. “Sesat atau tidak sesat itu keputusannya di Allah Subhanahu Wataala,” ujar dia. (tempo/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Samin B

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (29 votes, average: 5,86 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Sabri Sh

    Mari kita jaga Persatuan Indonesia. Kita wujudkan kerukunan umat beragama. Hentikan provakator pemecah belah umat Islam, pemecah belah Persatuan Indonesia.

  • Bocah Ganteng

    Kalau begITu … semuA agAma baik Dan benar ya? he he he aneh tenaan

    • ROBIN

      Semua agama mengajarkan kebaikan, tapi tidak semua mengajarkan kebenaran. Karena kebenaran itu relatif, benar menurut agamanya masing2, karena setiap agama memiliki keyakinan (keimanan) dan tata cara ibadah (syariat) yang berbeda-beda.

      • diah

        kaya pinter tapi bego

        • Suspari Chelsea Headhunters

          Yg bego itu luuuu

      • Bocah Ganteng

        Itulahya makanya gue bilang aneh ….. baik belum tentu benar

  • Agus

    yang hak adalah hak dan yang bathil adalah bathil…
    toleransi adalah menghargai bahwa setiap manusia punya hak tapi tidak mesti berbuat semaunya,

  • Apri Anie

    mari kita usut agar SYIAH menjadi agama tersendiri tanpa mengekor nama ISLAM

    • Ki Mantab

      Syiah mazhab pertama dalam Islam ….. Baca sejarah lagi ya nduk

      • Nova Tri Oktavianto

        Le, tole namamu aja yg mantab lg taqqiyah jow makanya dengerin sm nonton internet biar ndak buluk utekmu. Wis bener kowe Nduk.

      • Penuntut Ilmu

        madzhab pertama?! madzhab sesat kali le…

  • Abu Syifa

    Orang kaya gini kok di pilih sertaris sekelas organisasi islam yang besar…paraaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh…. sinau maneh mas…..

  • ROBIN

    Tasamuh dalam aqidah…perbedaan Sunni Syiah sudah sampai pada aqidah Islamiyah (pokok keimanan). Tapi semua sama2 punya Allah yang Esa (bukan Trinitas, bukan dewa2 atau patung spt agama lain), sama2 punya Rasulullah (bukan Yesus, Sidharta, Konfusius), sama2 punya Al Qur’an (bukan Injil, Weda, atau Tripitaka). Kalau mereka (Syiah) sama dengan Sunni, berarti bukan Syiah lagi namanya. Tidak ada Syiah tidak ada Sunni yang ada hanya Islam sprti jaman Rasulullah. Sudah sepantasnya saling menghargai perbedaan, Syiah mengharagai Sunni, Sunni menghargai Syiah. Amalmu urusanmu, amalku urusanku…nanti Allah Yang Menghakimi siapa yang benar….bukan kita, bukan NU, Muhammadiyah, FPI, FUI apalagi MUI…

    • Sejuki

      Yup, setuju. Begtulah mestinya seorang muslim bersikap. Buang itu warna-warna dalam bentuk mazhab, faham, aliran dll, yg ada cuma satu yaitu ISLAM, titik. Yg penting, Tuhannya sama yaitu Allah swt, Kitab Sucinya sama yaitu Al Qur’;an Al Karim, Nabinya sama yaitu Muhammad saw, Kiblatnya sama yaitu Baitullah, Sholat, Puasa, Zakat, Haji, juga sama.

      Kenapa harus ribut bahkan saling mengkafirkan? Bukankah yg tepuk tangan dalam hal ini justeru orang-orang [email protected] dan orang-orang munafik?

      • hamba Allah

        robin & sejuki sepertinya anda berdua harus banyak lagi belajar tentang syi’ah yang sesungguhnya…jangan melihat syi’ah dari luarnya saja … ingat syi’ah itu BUKAN ISLAM… dan mereka sangat pandai menipu umat islam…karena mereka menggunakan takyiah…sebagai aqidahnya…!!! coba buka mata dan hati kalian….

        • Sejuki

          Di Zaman Nabi ada gak Islam Syi’ah, Islam Suni, Islam NU, Islam Muhammadiyah, Islam Syafi’i, Islam Hanafi, Islam Hanbali, Islam Maliki, Islam apalagi? Ada gak? Yg ada kan cuma satu, ISLAM Tok, titik, gak ada embel-embel lain. Ingat, tidak semua Syi’ah itu sesat, apalagi [email protected]

          Bagi ane, sepanjang orang itu bertuhanlan Allah, bernabikan Muhammad saw, Kitab Sucinya Al Qur’an Al Karim, Kiblatnya Ka’bah di Baitullah, Sholat, Puasa, Zakat, Haji. Keras (berani) melawan kepada orang [email protected], berlemah lembut kepada sesama muslim. Apapun alirannya, itulah Islam yg sebenarnya.

          Tentang Taqiyah, apa itu taqiyah? Itu kan sikap berpura-pura alias munafik. Ttg Taqiyah ini gimana cara mengukurnya? Bukankah itu masalah hati dan isi kepala orang? Tentang masalah isi hati dan isi kepala orang ini kan hanya Allah yg tau dan ybs tentunya. Emang ente tau isi hati orang? Kalo Syi’ah yg benar (ada juga yg sesat) tapi dibilang taqiyah, lalu apa yg telah mereka lakukan selama ini seperti Sholat, Puasa, Zakat, Haji, keras kepada orang [email protected], semua itu juga adalah Taqiyah (kepura-puraan)? Hallo????

          • Iwan s

            @Sejuki:disqus, anda belum banyakj tau tentang syiah, banyak cari tahulah lewat media apa saja.

          • Sejuki

            Alhamdulillah ane sudah banyak tau ttg Syi’ah. Kalo Syi’ah yg sering digambarkan selama ini (khususnya Syi’ah yg bersumber dari Abdullah bin Saba), ane setuju, itu sesat bahkan [email protected] Tapi kita juga jangan lupa ada Syi’ah yg memang benar-benar murni pengikut Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra (inilah Syi’ah yg benar).

            Nah, setiap adanya kelompok Syi’ah tentu harus dicek dan recek dulu kan? Jangan langsung ditakfiri begitu saja. Pentakfiran secara langsung tanpa ditabayyunlkan terlebih dahulu, ini yg bikin kacau dunia persilatan Tong. Inilah yg membuat musuh-musuh Islam selalu mentertawakan kaum muslimin yg memang masih banyak “bodoh-bodoh”, suka berantem sendiri. Habib Rizieq Shihab saja gak berani menggeneralisir bhw semua Syi’ah itu sesat atau bahkan [email protected] Lha? Kita-kita ini emang lebih hebat dari beliau?

          • Kharisma Arby

            Bismillah.. Yuk kita belajar lagi sebelum berbicara, krn setiap perkataan pasti akan dipertanggungjawabkan.
            hmm.. dr yang saya tahu saat belajar sejarah islam.. orang2 semacam syiah sudah ada di masa sahabat, terlebih di masa khalifah Ali.. wallahu a’lam..

          • Sejuki

            Yup, setuju. Justeru karena ane belajar terlebih dahulu lah yg membuat ane ngomong kayak gitu.

          • Umar Wijaksono

            Apakah pantas kita sebagai muslim ‘menuduh’ ‘menganggap’ pimpinan Muhammadiyah, NU sebagai pengikut Syiah? Astagfirullah. Setiap ucapan akan dipertanggung jawabkan.

          • andy s

            to mas sujuki, mungkin anda setuju. tatkala agama punya koredor/aturan dan manusia yang memegang aturan dan masih dalam koredor tentu kita tidak boleh mengkafirkan orang tersebut. tapi tatkala seseorang sudah berani menambah atau mengurangi pedoman (karena ketidaksukaan atau tidak pecatya), dan berani menambah aturan sendiri bahkan berani mengkafirkan seseorang yang nyata-nyata
            sudah dijamin rasulullah, apa mereka masih bisa dikatagorikan masih dalam satu koredor?. monggo mas sujuki kita selalu berfikir dan mencari dan terus mencari. sementara 1. orang syiah sudah tidak percaya dengan alqur’an kita dan berani menambah, yang menurut mereka alquran yang benar adalah mushaf fatimah yang jumlah ayatnya lebih banyak. 2. orang syiah sudah tidak percaya kepada malikat jibril yang menurut orang syiah wahyu seharusnya bukan ditujukan pada nabi muhammad SAW tapi pada ali ra. 3. orang syiah sudah tidak lagi mau mengikuti aturan zakat. 4. orang syiah mengkafirkan sahabat dan istri nabi. nah. apakah seseorang/golongan yang sudah tidak mau mengikuti/keluar koredor dan tuntunan/ajaran apa masih bisa disebut agama tersebut? mari kita selalu membaca dan semoga kita masih termasuk dalam aturan/koredor agama kita.

          • Bayu

            setuju, Syiah mulai muncul semenjak masa-masa akhir kepemimpinan
            Sayyidina Utsman bin “Affan RA & trs berlanjut sampai masa Sayyidina
            Ali bin Abi Thalib RA.
            Syiah aliran berkedok keislaman, semangat
            amar ma’ruf nahi mungkar, dan bertopengkan
            tanassuk (giat beribadah), dikemas berbagai misi jahatnya. Tak hanya
            aqidah sesat (bahkan kufur) yg ditebarkan di tengah-tengah umat,
            gerakan provokasi massa pun dilakukannya untuk menggulingkan Khalifah
            Utsman bin ‘Affan. Akibatnya, sang Khalifah terbunuh dalam keadaan
            terzalimi. Akibatnya pula, silang pendapat diantara para sahabatpun
            terjdi.
            namun perlu digaris bawahi juga: Sayyidina Ali bukanlah
            Syiah, melainkan mereka (yg mengaku sbg pengikutnya), karena Ali bin Abi
            Thalib mengetahui sikap berlebihan pengikutnya (diantaranya
            mengkultuskan Ali) kemudian memerangi bahkan
            membakar mereka yg tdk mau bertaubat, sebagian dari mereka melarikan
            diri..

            tlg, tmn2 semua, ada beberapa hal yg hrs kita perhatikan disni:
            yang pertama adalah sejarah awal berdirinya agama Syi’ah.
            yang kedua
            adalah prinsip-prinsip dasar yang membedakan antara ahlisunnah dan
            Syi’ah…

            Wallahu a’lam bish-Shawab…

          • Sejuki

            Setuju. Oleh karena itu perlu ditabayyunkan terlebih dahulu jika ditemukan ada kelompok yg katanya Syi’ah, mana yg sesat mana yg tidak, mana yg murni pengikut Sayyidina Ali ra dan mana yg terhasut fahamnya Abdullah bin Saba.

            Bahkan ttg penghinaan apalagi pengkafiran para sahabat, itu sudah difatwakan oleh Petinggi Spiritual Iran Ayatullah Imam Ali Khamanei bhw diharamkan menghina para sahabat Nabi saw dan simbol-simbol Ahlussunnah.

          • zein

            hancurkan wahavi dan syiah yang nerusaj indonesia, apa keuntunagan negara ini keberadaan mereka.

    • azzamahmed

      ente berdua gak ngerti sih syiah coba baca2 dan pelajari syiah di iran, suriah bahkan irak sekarang. siapa mereka dan bagimana akidahnya. fatwa MUI sudah jelas ada syiah yg benar2 menyimpang ada yg gak terlalu tetapi vonisnya sesat (tetapi tidak harus mengkafirkan) semua pemeluk syiah. pokoknya sesat. titik. beda dengan mengkafirkan.

    • diah

      lo itu kaya pinter tapi bego……

    • pradabasu

      lihat syiah.. fokus di aqidah nya.. sesat dan menyesatkan… banyak point bahwa syiah itu sesat.. coba saudara pelajari dan cari informasi lagi…

    • andy s

      to mas robin, mungkin anda setuju. tatkala agama punya koredor/aturan dan manusia yang memegang aturan dan masih dalam koredor tentu kita tidak boleh mengkafirkan orang tersebut. tapi tatkala seseorang sudah berani menambah atau mengurangi pedoman (karena ketidaksukaan atau tidak pecatya), dan berani menambah aturan sendiri bahkan berani mengkafirkan seseorang yang nyata-nyata
      sudah dijamin rasulullah, apa mereka masih bisa dikatagorikan masih dalam satu koredor?. monggo mas robin kita selalu berfikir dan mencari dan terus mencari. sementara 1. orang syiah sudah tidak percaya dengan alqur’an kita dan berani menambah, yang menurut mereka alquran yang benar adalah mushaf fatimah yang jumlah ayatnya lebih banyak. 2. orang syiah sudah tidak percaya kepada malikat jibril yang menurut orang syiah wahyu seharusnya bukan ditujukan pada nabi muhammad SAW tapi pada ali ra. 3. orang syiah sudah tidak lagi mau mengikuti aturan zakat. 4. orang syiah mengkafirkan sahabat dan istri nabi. nah. apakah seseorang/golongan yang sudah tidak mau mengikuti/keluar koredor dan tuntunan/ajaran apa masih bisa disebut agama tersebut? mari kita selalu membaca dan semoga kita masih termasuk dalam aturan/koredor agama kita.

      • Bayu

        setuju, Syiah mulai muncul semenjak masa-masa akhir kepemimpinan
        Sayyidina Utsman bin “Affan RA & trs berlanjut sampai masa Sayyidina
        Ali bin Abi Thalib RA.
        Syiah aliran berkedok keislaman, semangat
        amar ma’ruf nahi mungkar, dan bertopengkan
        tanassuk (giat beribadah), dikemas berbagai misi jahatnya. Tak hanya
        aqidah sesat (bahkan kufur) yg ditebarkan di tengah-tengah umat,
        gerakan provokasi massa pun dilakukannya untuk menggulingkan Khalifah
        Utsman bin ‘Affan. Akibatnya, sang Khalifah terbunuh dalam keadaan
        terzalimi. Akibatnya pula, silang pendapat diantara para sahabatpun
        terjdi.
        namun perlu digaris bawahi juga: Sayyidina Ali bukanlah
        Syiah, melainkan mereka (yg mengaku sbg pengikutnya), karena Ali bin Abi
        Thalib mengetahui sikap berlebihan pengikutnya (diantaranya
        mengkultuskan Ali) kemudian memerangi bahkan
        membakar mereka yg tdk mau bertaubat, sebagian dari mereka melarikan
        diri..

        tlg, tmn2 semua, ada beberapa hal yg hrs kita perhatikan disni:
        yang pertama adalah sejarah awal berdirinya agama Syi’ah.
        yang kedua
        adalah prinsip-prinsip dasar yang membedakan antara ahlisunnah dan
        Syi’ah…

        Wallahu a’lam bish-Shawab.

    • Bocah Ganteng

      Mas kalo syiah dan sunni gak ada, berarti ente buta sejarah, dan buta fatwa para ulama sejak masa lalu … jgn2 ente syiah ya? ciri2 syiah ya begini ini … seruan penyatuan tp sebenarnya supaya sunni memaafkan kejahatan syiah terhadap para sahabat nabi

  • ffaisal1974

    yang perlu di garis merah adalah, SYIAH BUKAN ISLAM.., tegakanlah Al Haq.. sekalipun itu pahit dan bathil adalah bathil..

  • yufla

    sesat dan tidak sesat itu keputusan Allah. terus kita meminta Allah turun, terus tanya, Ya Allah, syiah itu sesat tidak? gitu? Ya Allah beginikah cara pemimpin organisasi Islam berpikir???

    • ahmad

      mungkin ente bukan orang islam x y,,,mkanya berfikir nyeleneh

    • Iqbal D’Symphony

      itu namanya ente pasrah.
      coba baca lagi tuh alquran dan hadist , klo syiah ajarannya tidak sesuai dengan yang ada di alquran dan hadist maka bisa disebut sesat, dan sebaliknya.
      apagunanya alquran dan hadist klo tdk dibaca dan mengetahui maknanya???

    • Nurjaya

      sangat setuju bung,…!! harusnya mereka lebih tahu ,….bukan berkata ” …sesat atau tidak sesat itu keputusan allah…” orang kayak gini kok jadi pemimpin yaa,….. Aneeeh,…..

  • diah

    demi allah saya bingung dengan ulama indonesia.muhamadiyah.NU dll sudah kacau balauuu…masa syiah masih dibilang islam.justru harus di keluarkan dari islam,dan bikin agama sendiri,jadi ga akan ada konflik lagi

  • Masturi Azzam

    hadeuh pemimpin tos kiye…kecewa abdi ka anjen(pimpinan Muhammadiyah) abdi teh tos terang saha syiah ti SMP. abdi oge besar ti Muhammadiyah naon kos kiye pendapatna? sesat ya sesat, masalah pembinaan/pendekatan mah sejen dei. hak ya hak, batil ya batil. gitu. jelas-jelas aqidahna beda ibadah oge beda, sok mangga gawe agama syiah ulah ngaku Islam. beres. nu gawe rujit, rusuh adu domba saha…lain nu sejen ya syiah. hayuhlah sadarken ku sadayana tatangga urang ulah kacolong ku syiah.

  • hamba Allah

    kayaknya sekretaris PP Muhammadiyah dan pengurus wilayah NU DIY harus belajar lagi tentang syi’ah tuh , atau memang mereka sudah terhasut oleh syi’ah…???? kan memang sudah jelas syi;ah itu bukan islam dan agama diluar islam pasti sesat….!!!! gmn sih pola pikirnya..???? bukannya memberikan pencerahan pada umat malah bikin bingung umat,,,!!! harus diwaspadai nih….

  • abusallam

    Ternyata syiah ada dimana-mana,

  • Akh Zul

    Yang ajaran sholat hanya cukup sekali aja disesatkan, masak yang menghina umar,abu bakar, utsman, dan aisyah dibiarkan… Kita umat islam yang kaffah.bukan cuma ibadah amaliyah.. Gimana juga mau berunding,wong taqiyah sebagai hal yang diwajibkan..hmm

  • komenbermutu

    robin&sejuki belum faham ajaran Islam, atau mereka jangan2 syiah

    • Sejuki

      Belum faham ajaran Islam? Hmmm….. Ukurannya apa Tong?

  • Erik Eri

    Orang yg mengatakan syiah tidak sesat dan menyesatkan, orang ini harus banuak membava dan belajar lagi berarti pengetahuan anda masih sngt jauh alias begokkkk jgn asl komen kalau masih begok.

  • Jumadi Ibnu Abbas

    kalau mereka mengatakn bahwa menyesatkan syiah akan menimbulkan konflik di tengah umat islam maka tidakkah mereka faham bahwa syiah kalau sudah dominan maka konflik akan lebih besar karna merek beranggapan bahwa selain golonnga syiah dari ummat islam adalah halal darah dan hartanya…..

  • Sengkang Baplang

    syiah sudah jelas sesat lihat di syuria imam2 dri golongan sunni semua di bantai mereka ingin memaksakan bahwa faham merekalah yg benar…….mereka adalah pasukannya dajjal

  • adi.supriyadi

    Saya setuju sekali bila syiah keluar dari agama islam dan jangan sampai masuk ke indonesia.bagi teman yg bilang semuanya sama coba anda lihat keadaan ummat muslim ahlu sunnah di syria,iraq dan yaman mereka di bunuh oleh rafidha karena syiah menghalalkan darah dan harta orang ahlu sunnah
    Sekarang kita lihat fakta yg ada…………kalau anda bisa bahasa arab coba anda online langsung biar terbuka wawasan anda.
    Tolong baca sejarah syiah,agidah, dll apakah sama dg anda bila tdk sama bagaimana menurut.anda
    Sebelum bicara bagusnya dengarkan,lihat,baca,pahami baru bicara bicara maka membuat kita punya sikap.
    Semuanya…………………………????????????????????
    Yg jelas syiah tdk bagus diikuti………tapi kita jaga perdamaian perbanyak diskusi untuk menambah wawasan.

    • Ki Mantab

      Sejarah versi siapa? Versi lawan atau teman?

  • hafidz

    aneh…ahmadiyah aja bisa masa syiah ngga bisa….padahal sama2 parah penyimpangannya…

  • Hasim

    Tolak ajaran syiah dari golongan manapun!
    Terutama di madura dan indonesia
    Tolong baik NU atau MUHAMMADDIYAH
    Jangan bertalam muka dua hanya karena kepentingan kelompok masing-masing

  • Iqbal wungkul

    ga habis fikir dg omongan muhammaddiah dan NU,apa ga lihat di syuriah dan irak? mereka sllu menusuk dari belakang.ckckckckckc

  • Kharisma Arby

    Kalau konteksnya untuk mempertahankan negara mungkin memang seperti itu.. namun akan lain jika konteksnya untuk mempertahankan akidah umat Islam.wallahu a’lam bishshawab.

  • Putra Mahkota

    konflik horizontal antar umat Islam?? sudah sangat jelas bahwa syiah bukanlah Islam..!!
    Bung Abdul Muthi..anda sepertinya tidak paham dgn Islam,ataukah anda pengikut syiah??
    semoga Allah menyadarkan anda dari kekhilafan besar ini..

    • Ki Mantab

      Kaum khawarij seperti anda sangat berbahaya …. Orang bodoh yg merasa pintar adalah orang yg paling berbahaya ….

  • ncie

    Jangan lanjutkan fatwa sesat syiah, udah jelas-jelas syiah ini menyimpang dari islam.. buat apa di diamkan..? Toh merusak ajaran islam…

  • dlyind

    seseorang yang mempunya fikiran sempit, hanya sebatas garis batas bumi Allah yang disebut Indonesaia…akidah digadaikannya.

  • Nadiem Amudi

    kalo sesat ya sesat.jangan plin plan.ISLAM itu tidak mengenal abu-abu,yang ada hitam atau putih.kalo gak benar ya salah.syiah sesat dan tidak diragukan lagi kesesatannya.

    • Ki Mantab

      Sejak dari jaman dulu perbedaan pendapat itu ada …. Tidak ada pemikir2 Islam yg seratus persen sama. Siapa yg bisa menilai pendapatnya paling benar? Qur’an dan hadist juga perlu keterangan yg tergantung orangnya ..

  • arief

    Konflik,bagaimanapun sulit dihindarkan karena perbedaan akidah dengan ajaran Islam yang benar,sesuai Al-Qur’an dan Hadits. Syiah termasuk berhaluan “Keras” karena dasar keyakinannya adalah dendam terhadap penganut Sunni..Mereka jga bertindak “Keras” pada kaum Sunni,dimana Syiah cukup besar dan kuat disuatu wilayah,apalagi dominan dan kerap memprovokasi. langkah prefentif diperlukan untuk mencegah konflik yang lebih besar..Masalah fatwa, acuannya kan jelas,menjaga akidah untuk kepentingan Umat Islam,sesuai tuntunan syariat. Kita harus berani berkata benar kalau itu benar dan sebaliknya,… Amar ma’ruf nahi munkar,..apapun resikonya..

  • B Riyanto

    Bismillah. ya Alloh apakah ini yg diisyaratkan RasulMU ttg Firqah2 itu yg msg2 merasa bangga dan benar? ampuni hambaMU yg dhoif & jahil ini, utk sekedar barkata baik saja blm bisa apalagi berbuat dan beraqidah sesuai tuntunan RasulMU. ternyata keimanan km hanya dimulut sj tdk menembus kerongkongan. Nauzdubillah.! tolong kami dari dahsyatnya akhir zaman dan fitnah Al-masih Dajjal ini. Aamiin.

  • Sahlim

    Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu… “Perbedaan pendapat dikalangan Ulama adalah suatu rahmat, tapi perbedaan pendapat dikalangan orang awan adalah suatu bencana”… Menentang Ulama adalah suatu ciri-ciri keruntuhan ummat… Penantang merasa dirinya benar sama dengan pembangkam merupakan suatu sifat yahudi…

  • Sahlim

    Siapapun yang tidak mengakui dan meyakini, hatinya membenarkan lisannya,.. Bahwa ” Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah”. Maka yakinlah bahwa mereka itu sesat.

  • Orin Nugraha

    diindonesia skrg sdh bnyk,,yg berani muncul,,,jgnkan syiah,,,yahudi aja sdh bnyk di inegara kita ini,,suatu saat negara kita akan dikuasai yahudi dan syiah,,,NU dn MUHAMADIYAH ,,,hanya minoritas,,,,,,,,,,,,,,

  • Al Arif

    setuju ane ma akhi sahlim…
    syiah harus di musnahkan dari bumi indonesia

  • Ma’mun

    agama islam di indonesia bisa lebih hancur kalo aliran2 sesat dibiarin gitu ja,, lama2 makin banyak aliran2 aneh yang bakal masuk indonesia dan akhirnya islam di indonesia bakal hancur… naudzubillah

  • Hendri Nova

    MANA BISA BEGITU… KALO GITU APA PERAN ULAMA…
    KEMANA MASYARAKAT AKAN BERTANYA AKAN MANA YANG BENAR..
    ASAL BACOT AJA…

  • hans dower

    berarti NU dan Muhammadiyah Buta … sudah jelas banyak penyimpangan aqidah dan ajaran dalam syiah, jangan campur adukan plurarisme dengan esensi islam … klw beda agama kami terima, tp kalau sudah merusak ISLAM, tidak ada pilihan .. berangus sampai akar”nya

    • Sejuki

      Masalah mendasarnya adalah menggeneralisir bhw semua Syi’ah itu sesat.

  • Rahmat Zay

    NU dan Muhammadiyah ternyata gampang disusupi orang-orang Syi’ah lewat taqiyah…
    Lihat saja pengurus NU sekaligus Pimpinan Pesantren ALi Maksum. Dari nama pesantrennya saja sudah kentara kalau ini tokoh Syi’ah…

  • co

    Justru MUI harus bisa dengan tegas mana yg sesat dan benar, harus kmna masyarakat meminta penjelasan.Jika banyak ulama itu sesat tindak lanjuti buktikan dgn musawarah para ulama se indonesia
    untuk memutuskan sesat dan tidaknya suatu agama, biar org yg sesat itu sadar kalo ajarannya itu sesat

  • muhammadfidaa

    apaan orang2 atau petinggi2 NU sama Muhammadiyah aja pada demen ngudut udah jelas mereka gak bener juga

  • azizahputri

    astaghfirllah hal azim kok bisa begini muhammadiyah? apa udah terlalu mencintai dunia,? maaf pak apa tidak takut nanti di akhirat kelak bapak mempertanggung jawabkan apa yang udah bapak lakukan? setahu saya muhammadiyah pengikut sunnah dan berani mengatakan kebenaran, banyak2 istikhfar pak semoga allah swt memaafkan keshilafan bapak

    • azizahputri

      hidup hidupilah muhammadiyah dan jangan mencari hidup dari muhammadiyah, inilah pesan k.h.ahmad dahlan, beliau belajar di mekah makanya beliau cinta kepada sunnah! jika k.h. ahmad dahlan masih hidup pasti akan menangis karena muhammadiyah udah mulai jauh dari cita2nya, padahal salah satu tujuannya untuk memberantas tbc! muhammadiyah sekarang udah mulai di menfaatkan oleh orang2 politik dan asyik dengan urusan dunianya sehingga lupa dgn akhirat (alumni ipm)

  • abu ibrahim

    pendapat oknum di MU&NU yg perlu diluruskan, setahuku MU & NU adlh ahlussunnah wal jamaah yg dikafirkan syiah.

  • Romi Katana

    sekarang oknum2 syiah sudah menyusup ke ormas2 Islam,jangankan yg kecil yang besar aja sudah disusupi demi menggoyang fatwa2 yang menghalangi penyebaran paham mereka.apalagi didukung dana yang tak terbatas dari pemerintah Iran yang murni syiah…

  • Trisna Rahmat Hidayat

    Ulama NU senior prof Irfan Zindny dan Kyai Ali Yafie saja menganggap Syiah itu sesat, sama halnya Dr Yunahar Ilyas dari Muhammadiyah menganggap Syiah itu sesat. Mereka yg ditulis mungkin mewakili pribadi, bukan organosasi. Syiah memang seaat dan menyeaatkan.

  • Bhadrika Dirgantara

    Hah yang komentar bigot semua. Saya setuju kok dengan pernyataan Muthi. Takfiri, bagaimanapun juga, harus dihindari. Kalau dikafirkan pasti nanti muncul kekerasan lagi pada penganut Syiah di Indonesia. Ah ya, lucu juga komentar di bawah yang menyatakan Indonesia nantinya ‘seram sekali’ bila dipimpin Yahudi dan Syiah. :) :) :)

  • Ajo Manih Zal

    yang ngomong juga SYIAH ya iyalah, mereka membela kesesatan mereka.

  • Paga Nagari

    Syiah dan Suni itu mazhab resmi dalam islam, soal penyimpan pasti ada di 2 mazhab besar islam ini, jangan krn ada 1 atau 2 yg sesat kemudian divonis sesat seluruhnya, klau seperti itu logikanya ga ada bedanya dgn orientalis yg menghujat islam krn menyimpulkan Islam secara sepotong2 dan mengambil contoh dari yg rusak dan sesat, waspadai orang yg suka menyesatkan apalagi mengkafirkan sesama umat Islam. Jika ada permasalahan maka mari bertabayun dgn banyak ulama yg kompeten dgn begitu terjadi perimbangan dan tidak terjebak hasutan kaum penghasut.

  • putra guntal

    kita bunuh aja semua syiah yang ada diindonesia, ha ha ah

  • PAJRI PUTRA

    Makanya jngan makan berita mentah mentah bro ,,karna ada syiah dholala dan ada syiah khasana bro ingat itu ,,ada syiah sesat dan juga syiah yg baik tapi sesat juga wkekekwkek

  • Tri Muhroji

    Ketika mengaku dirinya Muslim, tetapi Syahadatnya berbeda, rukun Islam bukan lima dan rukun Iman bukan enam, serta tidak mengakui Khulafaurrasyidin, berarti sesat

  • Maha Dewa

    Ah, tuh tokoh dari Muhammadiyah ama NU kayaknya dah aliran Syiah makanya mrk bs blg begitu. Kok bisa bilang gak sesat, coba ditelaah lg ajarannya Syiah sama gak dengan Al-Quran dan hadist terus dengarin aja syahadatnya sama gak dgn yg diajarkan Rasulullah SAW. Apakah jika Syiah difatwakan MUI sesat terus umat muslim yg bukan Syiah lalu melakukan kekerasan terhadap penganut Syiah ya nggaklah. Umat Islam gak selalu identik dgn kekerasan kok, jika umat Islam berpegang teguh dan mengamalkan Al-Quran dan Hadist InsyaaAllah tidak mudah utk melakukan kekerasan dan kerusakan di muka bumi ini. Karena jika dilegalkan apa bedanya dengan aliran Ahmadiyah? Semoga umat muslim Indonesia dilindungi dan dihindarkan oleh Allah SWT dari bahaya2 yang tersembunyi ini. Damai negeriku. Amin ya rabbal’alamin.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Imam Mahdi dari Perspektif Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Bagian ke-2)