Home / Berita / Internasional / Afrika / Amerika dan Eropa Tekan Koalisi Anti-Kudeta Agar Tidak Boikot Referendum

Amerika dan Eropa Tekan Koalisi Anti-Kudeta Agar Tidak Boikot Referendum

ilustrasi (inet)
ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Sebuah sumber internal di Koalisi Nasional Pro-Demokrasi Anti-Kudeta menyebutkan adanya mediasi, komunikasi, dan tekanan dari Amerika dan Eropa agar Koalisi koalisi tidak memboikot referendum konstitusi yang baru.

Seorang elit dalam Koalisi, Ahmad Abdul Qadir, mengatakan bahwa para pimpinan Koalisi beberapa kali mendapatkan hubungan dari Uni Eropa dan Amerika Serikat berkaitan dengan pelaksanaan referendum konstitusi Mesir yang baru. Namun Koalisi sudah memutuskan untuk menolak perundingan dengan pihak eksternal Mesir, dan lebih memilih bekerja dengan elemen-lemen dalam negeri, apalagi jika pihak eksternal berkehendak mendikte langkahnya.

Abdul Qadir juga menyatakan bahwa Koalisi menentang adanya road map yang dibuat As-Sisi setelah melakukan kudeta militernya. Karena menentang road map, maka berarti menentang seluruh hal yang terkait dengannya termasuk amandemen dan referendum konstitusi. Hal ini dinyatakannya, karena penguasa kudeta mempunyai keinginan melibatkan Ikhwanul Muslimin dalam pemerintahan yang baru guna melancarkan proses referendum.

Alasan Uni Eropa dan Amerika Serikat menekan Koalisi adalah agar proses politik Mesir berikutnya bisa berjalan lebih damai dan mulus. Pihak Koalisi menilai, kekacauan yang saat ini terjadi di Mesir sangat merugikan Eni Eropa dan Amerika Serikat. Apalagi kalau sampai konstitusi yang baru tidak berhasil disahkan rakyat melalui referendum, maka secara hukum, Mesir harus kembali kepada konstitusi 2012 yang dihasilkan saat pemerintahan Presiden Mursi. (msa/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Sejuki

    Lho? Apa gak kebalik tuh? Mestinya Amerika dan Eropa menekan koalisi pengkudeta agar mengembalikan kepemimpinan mesir yg sah, bukan malah menekan koalisi anti kudeta.

    Payah, kalo isi kepala udah pada korslet abis. Yang salah dibela, yang benar malah dikecam bahkan diberangus.

Lihat Juga

Donald Trump dan Hillary Clinton. (aljazeera)

Faktor Kemenangan Trump Yang Mengejutkan*

Organization