Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Gelisah dengan Mimpi-Mimpiku Sendiri

Gelisah dengan Mimpi-Mimpiku Sendiri

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Silakan tertawa atau menaruh curiga, maka aku akan terus berjuang mewujudkan impian hingga Allah ridha karenanya!

Impian ini…
Impian yang tidak sederhana,
bukan untuk kepentingan pribadi satu dua orang.
Melainkan untuk lebih banyak orang lagi.

Aku gelisah, bukan karena takut cela apalagi makar musuh-musuh-Nya!
Aku gelisah …
Jika aku merasa menang terhadap keinginan dunia, padahal aku belum teruji dengan kematian yang indah bernama syahid.
Aku gelisah, bukan karena aku tak berhasil menyamai mereka (para kekasih Allah) dalam hal amal dan ibadah. Karena pasti aku tak mampu menyamai keutamaan mereka.
Namun, aku patut gelisah dengan sisa usia yang kuhabisi tanpa kontinuitas amal-amal shalih.

Aku gelisah….
Dalam sendiriku, kutulis ulang mimpi-mimpiku
Kuhitung, kubayangkan dan kumimpikan…
“Apakah aku hidup masih sebagai orang kecil?”
Yang memikirkan kebahagiaannya sendiri?
Yang ingin dikenal dan diapresiasi?

Aku patut gelisah, jika tak mampu menuntut diri sendiri berlaku adil dan disiplin.
Bukankah Allah mencintai pemimpin-pemimpin yang adil dalam memutuskan perkara?
Bukankah Allah menyukai pemuda yang bersegera dalam kebaikan dan bertaubat setiap saat?

Aku gelisah…
Ketika mimpi-mimpiku ini terlanjur membuat aku mencintai dunia.
Padahal bagi mereka, dunia yang akan melayani tanpa mereka minta dengan syarat memenuhi hak Allah.

Aku gelisah…
Jika di satuan waktuku sembarang mengeluh, cengeng, tidak tangguh.

Dan proposal impianku, malam ini kueja lagi satu per satu di antaranya.
Aku menangis…

Mungkin usiaku tak sepanjang mimpi-mimpiku, tapi kebermanfaatanku harus lebih panjang dari usiaku.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 6,71 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Asyifa Wafa Azizah
Mahasiswi S1 Pendidikan Fisika Unila, aktivitas dakwah, Ketua Badan Khusus Muslimah KAMMI Daerah Lampung. Semangat Menulis!
  • Erma Maria

    Subhanalloh…Allohhuakbar…ternyata kegelisan kita sama…makar manusia???

    hujan ini begitu deras…seperti derasnya air mataku…kepasrahhan diri dan doa2 ini tulus teruntuk …orang2 yang selalu berjuang dijalan Allah…perjuangan ini takkan terhenti hanya karena cemoohhan dan hinaan…selamat berjuang saudaraku.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Tentang Dream dan Goal

Organization