Home / Berita / Internasional / Asia / Wujudkan Impian Masa Kesultanan Ottoman, Turki Bangun Terowongan Asia-Eropa

Wujudkan Impian Masa Kesultanan Ottoman, Turki Bangun Terowongan Asia-Eropa

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan. (france24)
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan. (france24)

dakwatua.com – Ankara.  Turki akan segera memperkenalkan terowongan baru yang akan menghubungkan Eropa dan Asia. Terowongan ini pertama digagas 150 tahun lalu di zaman Kesultanan Ottoman.
Satu setengah abad yang lalu, Sultan Abdul Hamid memimpikan pembangunan terowongan bawah laut yang menghubungkan Khilafah Utsmaniyah dari Asia ke Eropa. Sultan Abdul Hamid bahkan telah membuat sketsanya. Tetapi, karena keterbatasan teknologi pada saat itu, mimpi tersebut tidak bisa diwujudkan.
Pekan ini, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan akan merealisasikan mimpi khilafah Utsmaniyah tersebut.

”Pendahulu kita merencanakan (proyek terowongan) ini. Dan sekarang, kita yang mewujudkannya,” kata Erdogan mengumumkan terowongan rel kereta api Marmara yang menghubungkan sisi Eropa dan Asia, seperti dikutip Middle East Online.

Terowongan, yang akan dibuka pada Selasa depan, merupakan satu dari sejumlah proyek infrastruktur besar di bawah pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.
Terowongan sepanjang 13,6 km ini berada 1,4 km di bawah Bosporus, selat yang menghubungkan Laut Hitam dengan Laut Marmara dan membagi Istanbul sehingga masuk ke dua wilayah, Asia dan Eropa.

Para pejabat Turki mengatakan terowongan dilengkapi dengan jalur kereta api. Dengan kapasitas 1,5 juta penumpang per hari, terowongan ini akan menghubungkan dua sisi kota. Adanya kereta api bawah air ini diharapkan dapat meringankan 20% beban lalu lintas padat di Istanbul.

Proyek yang dimulai pada 2005 ini semula dijadwalkan akan selesai dalam empat tahun. Pembangunannya sempat tertunda setelah ditemukannya sejumlah situs arkeologi penting, termasuk pelabuhan Bizantium dari abad ke-4.

Terowongan telah menimbulkan kekhawatiran karena dibangun di wilayah yang rentan terhadap gempa bumi. Aktivitas seismik di wilayah ini tergolong tinggi. Tapi Binali Yildirim, Menteri Transportasi Turki, mengatakan bahwa terowongan dirancang tahan gempa yang berkekuatan hingga 9,0 pada skala Ritchter. (beda/tempo/sbb/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (13 votes, average: 9,38 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Ipoel

    subhanallah hebat juga Bapak Presiden yang satu ini

Lihat Juga

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Islammemo.cc)

Erdogan Kembali Kecam As-Sisi, Hubungan Mesir-Turki Kian Menegang

Organization