Home / Berita / Internasional / Asia / Intifadhah Ubah Perimbangan Kekuatan

Intifadhah Ubah Perimbangan Kekuatan

Para pemuda Palestina tak gentar hadapi Israel walau hanya bersenjatakan batu (intifadah)
Para pemuda Palestina tak gentar hadapi Israel walau hanya bersenjatakan batu (intifadah)

dakwatuna.com – Ramallah. Front Kerakyatan untuk pembebasan Palestina menegaskan, kembali ke perundingan dengan Israel telah merugikan perlawanan dan berakibat pada munculnya intifadhah kedua. Dengan demikian intifadhah telah mampu menciptakan perimbangan ketakutan di kalangan Israel sendiri.

Jamil Muhzhir anggota komite pusat Front dalam pernyataan tertulisnya, Ahad (29/9) mengatakan, intifadhah kedua telah mengubah perimbangan kekuatan dan telah menempatkan masalah Palestina di meja perundingan internasional.

Intifadhah kedua telah berinvestasi namun hasilnya salah. Karena intifadhah tersebut tidak memanfaatkan peluang tersebut dengan persatuan nasional. Sementara Zionis mampu mengendalikan perannya.

Ia mengisyaratkan ada sejumlah alternatif pilihan yang bisa dilakukan.

Pertama dan paling utama adalah persatuan nasional, lalu bekerja dengan konsep nasional secara kolektif mengikut sertakan seluruh komponen faksi serta terakhir berpegang pada perlawanan dengan segala bentuknya.

Dalam pada itu, Front menegaskan pentingnya terus melangkah untuk menyeret Zionis ke pengadilan internasional. Langkah tersebut akan membuat Zionis diisolasi oleh internasional.

Intifadhah kedua meletus pada 28 September 2000 kemudian berlangsung hingga lima tahu ke depannya. Maka pada 8 Februari 2005 terjadi bentrokan senjata sangat besar dari sebelumnya. Tercatat 4412 meninggal syahid dan lebih dari 48000 orang luka-luka. (asy/pip)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta