Home / Berita / Internasional / Asia / Abu Zuhri: Hamas Dan Jihad Islam Gagas Agenda Bersama

Abu Zuhri: Hamas Dan Jihad Islam Gagas Agenda Bersama

Juru bicara Gerakan Hamas Dr. Sami Abu Zuhri
Juru bicara Gerakan Hamas Dr. Sami Abu Zuhri

dakwatuna.com – Gaza. Jubir Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri menegaskan, ada agenda pertemuan dan aksi bersama antara gerakan Hamas dan Jihad Islam dalam beberapa hari mendatang dalam konteks pengembangan hubungan dua pihak.

Dalam keterangan persnya, Selasa (17/9) Abu Zuhri menyebutkan, apa yang dimaksudkan Dr. Mahmud Zehar, tokoh Hamas dalam pertemuan kemarin, adalah pembentukan pimpinan koordinasi tingkat tinggi antara dua gerakan untuk berkoordinasi dalam sejumlah persoalan bersama.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Hamas dan gerakan Jihad Islam telah membentuk pimpinan bersama untuk kerjasama di semua level politik, serikat profesi, kewanitaan dan pelajar di tengah-tengah perkembangan sekitar.

Hal tersebut disampaikan Zehar dalam pertemuan politik antara kedua pimpinan gerakan di utara Jalur Gaza pada Senin (16/9).

“Kami yakin bahwa Allah akan menolong kami apabila kami menyatukan barisan dan kekuatan kami. Kami sudah mengadakan dua pertemuan dengan Jihad Islam,” kata Zehar

”Kami bisa membentuk pimpinan bersama dan memiliki empat pimpinan dari masing-masing gerakan untuk mengatur pertemuan dan kerja,” katanya.

Pertemuan yang digelar kemarin dihadiri sekitar 200 kader dari dua gerakan di Gaza Utara. Abu Zuhri menyebutkan pertemuan tersebut merupakan salah satu agenda, dan akan terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hubungan kedua pihak. (pip/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina