Home / Pemuda / Essay / Aduuuh… Malu

Aduuuh… Malu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (kawanimut / inet)
Ilustrasi. (kawanimut / inet)

dakwatuna.com Awalnya aku masih mikir, apa ya yang pas buat note kali ini, akhirnya ide pun datang, yaitu masalah yg cukup tabu di tengah masyarakat saat ini apalagi di kalangan muda.

Apa itu ya? Kasih tau nggak ya? Kasih tau aja deh…  Yaitu banyaknya cewek2-cewek sekarang ini yang dipacari oleh banyak lelaki eh mereka dengan bangganya mengaku bahwa ia laku bahkan laris malahan (hahaha, emang gorengan ya pake laris segala), kemudian yg nggak punya pacar dibilang nggak laku (aduuh, itu kan menurut loeh aja ya).
Yaaaa, itulah kenyataanya, bukan mengada-ada apalagi merekayasa, semua fakta yang ditemukan di lapangan loeh mbak, mas, uni, uda, ajo , cuniang.

Baik, saya akan sedikit membuat logika seperti ini, karna mereka bilang bahwa mereka laku, maka analogi saya tentangan dagangan aja deh.

Misalnya, anda pergi kepasar dan tentunya melihat orang menjual bermacam barang dagangan, ada yangg di kaki lima dan ada juga yang di toko.
Nah, sekarang kita lihat yg dikaki lima dulu deh. Sebab mereka yg ngaku laku dan laris tadi ya layaknya seperti itulah, sebab yang biasanya dagangan di kaki lima ini contohnya pakaian, paling sering dicoba dulu kemudian dibolak-balik, eh ternyata nggak pas, dilempar aja lagi, Hahaha(kasian ya). Kemudian datang lagi yang lain, dicoba eh trnyata nggak bagus karna udah sedikit usang, lempar lagi deh ketempat tumpukan kain. Yaaah itulah yang laku dan laris (katanya), padahal mereka cuma bahan percobaan, tapi nggak nyadar-nyadar dan nggak mau juga disadarkan. Hehe kasian.

Dan bedanya, orang yang dibilang nggak laku itu, eh malah itu yang laku benaran, analoginya sama aja deh dengan yang tadi, yaitu barang dagangan yg di toko dan tempatnya pun dilemari kaca malahan, kenapa seperti itu??? Karna mereka terjaga dari hal coba-coba tadi, kemudian orang yang berani membelinyapun nggak bakalan orang sembarangan aja, sebab melihat penjagaanya aja orang sedikit gentar apalagi nawar-nawar hehe.
Saya yakin bahwa orang yang akan mendapatkan barang berharga yg terjaga itu adalah orang yang spesial, sebab tempatnya aja tempat yg spesial.
Kemudian kalo barangnya yang laku itu harus dilakukan akad dulu baru bisa dibungkus dan bawa pulang. Ngk se enaknya aja dicoba-coba baru beli.

Jadi untuk para wanita, jagalah dirimu, jgn bangga untuk dipacari, apalagi untuk jadi bahan koleksi lelaki. Aduh Malu.

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 8,64 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Lihat Juga

Cover buku "Apa Salahku Sayang?".

Apa Salahku Sayang?

Organization