04:18 - Selasa, 23 Desember 2014

Yusril Siap Bantu Polwan Terkait Larangan Mengenakan Jilbab

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 11/06/13 | 08:53 | 02 Shaban 1434 H

Yusril Ihza Mahendra. (inet)

Yusril Ihza Mahendra. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra bersedia untuk membantu para polisi wanita (polwan) yang tak diperbolehkan untuk mengenakan jilbab ketika berseragam Polri.

Menurutnya, seharusnya Kapolri memperbolehkan para polwan tersebut menutup aurat sesuai dengan ajaran agamanya. “Saya mau bantu mereka untuk bawa masalah ini ke pengadilan secara sukarela,” ujarnya, Senin (10/6) malam.

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan ini menjelaskan, konstitusi sudah menjamin setiap warga negara untuk menganut keyakinan masing-masing. Sehingga, mengenakan jilbab merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara.

“Karena itu kalau ada aturan yang dibuat oleh Kapolri, maka peraturan tersebut dapat di-challance di pengadilan,” tegasnya. Dia menambahkan, hambatan teknis bagi polwan yang mengenakan jilbab sebenarnya tidak ada. Buktinya, polwan di Aceh memakai jilbab dan tidak ada yang menghalangi tugas mereka.

Dia pun berjanji akan menelaah terlebih dahulu tentang Surat Keputusan Kapolri No.Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan, penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Untuk kemudian, dibawa ke pengadilan. “Mungkin ke MA bukan MK, tapi saya telaah dulu biar pasti,” jelasnya.

Sampai saat ini Polri masih tetap berpegang teguh pada aturan tersebut, dan belum berniat untuk menerbitkan aturan baru terkait larangan polwan mengenakan jilbab. (asi/rol)

Redaktur: Saiful Bahri

Topik:

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (6 orang menilai, rata-rata: 8,50 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Jokosemoga Setio

    hebat, hukum manusia mengalahkan hukum tuhanya, hanya gara2 “teknis”, dimana sisi bertuhanya,…? ketika ada yg berpendapat, bertuhan tdk harus berjilbab, ini bisa mnghancur kan semuanya, bisa2 ada jg yg berkomentar, bertuhan tdk harus sholat, atau bahkan bertuhan bisa jg tdk beragama. naudzubillah,…

  • Sultan Raja Bungsu

    jika NKRI dikuasai sekular dan liberal, bginilah jadinya Indonesia,

  • Petani Desa

    Polri penegak hukum kok membuat aturan malah melanggar hukum, aneh penegak hukum repuplik ini, tidak mengerti hukum kok bisa jadi penegak hukum ya?

Iklan negatif? Laporkan!
73 queries in 1,451 seconds.