Home / Berita / Nasional / Yusril Siap Bantu Polwan Terkait Larangan Mengenakan Jilbab

Yusril Siap Bantu Polwan Terkait Larangan Mengenakan Jilbab

Yusril Ihza Mahendra. (inet)
Yusril Ihza Mahendra. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra bersedia untuk membantu para polisi wanita (polwan) yang tak diperbolehkan untuk mengenakan jilbab ketika berseragam Polri.

Menurutnya, seharusnya Kapolri memperbolehkan para polwan tersebut menutup aurat sesuai dengan ajaran agamanya. “Saya mau bantu mereka untuk bawa masalah ini ke pengadilan secara sukarela,” ujarnya, Senin (10/6) malam.

Mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan ini menjelaskan, konstitusi sudah menjamin setiap warga negara untuk menganut keyakinan masing-masing. Sehingga, mengenakan jilbab merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara.

“Karena itu kalau ada aturan yang dibuat oleh Kapolri, maka peraturan tersebut dapat di-challance di pengadilan,” tegasnya. Dia menambahkan, hambatan teknis bagi polwan yang mengenakan jilbab sebenarnya tidak ada. Buktinya, polwan di Aceh memakai jilbab dan tidak ada yang menghalangi tugas mereka.

Dia pun berjanji akan menelaah terlebih dahulu tentang Surat Keputusan Kapolri No.Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan, penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Untuk kemudian, dibawa ke pengadilan. “Mungkin ke MA bukan MK, tapi saya telaah dulu biar pasti,” jelasnya.

Sampai saat ini Polri masih tetap berpegang teguh pada aturan tersebut, dan belum berniat untuk menerbitkan aturan baru terkait larangan polwan mengenakan jilbab. (asi/rol)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pembakaran Masjid di Tolikara, Papua.  (ri.co.id)

Beberkan Kronologi Insiden Tolikara, Polri Benarkan Pelaku Pembakaran Masjid Adalah Pemuda GIDI

  • Jokosemoga Setio

    hebat, hukum manusia mengalahkan hukum tuhanya, hanya gara2 “teknis”, dimana sisi bertuhanya,…? ketika ada yg berpendapat, bertuhan tdk harus berjilbab, ini bisa mnghancur kan semuanya, bisa2 ada jg yg berkomentar, bertuhan tdk harus sholat, atau bahkan bertuhan bisa jg tdk beragama. naudzubillah,…

  • Sultan Raja Bungsu

    jika NKRI dikuasai sekular dan liberal, bginilah jadinya Indonesia,

  • Petani Desa

    Polri penegak hukum kok membuat aturan malah melanggar hukum, aneh penegak hukum repuplik ini, tidak mengerti hukum kok bisa jadi penegak hukum ya?