Home / Berita / Nasional / PKS Tidak Hadir Karena Ada Perubahan Undangan Dari Pimpinan Setgab

PKS Tidak Hadir Karena Ada Perubahan Undangan Dari Pimpinan Setgab

Koalisi (inet)
Koalisi (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan keterangan seputar ketidak hadiran PKS dalam rapat Setgab terkait kebijakan kenaikan Harga BBM Bersubsidi.

PKS tidak hadir karena pimpinan Setgab partai koalisi membatalkan undangan yang sebelumnya ditujukan kepada pimpinan fraksi menjadi kepada ketua umum partai hanya 2 jam sebelum acara dimulai. Padahal Presiden PKS Anis Matta beserta sebagian pimpinan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS saat itu berada di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur dalam rangka silaturahim. Demikian diungkapkan Sekretaris Fraksi PKS DPRRI Abdul Hakim di Jakarta, Kamis (6/6).

Ia mengatakan hal ini untuk membantah tuduhan sepihak dari unsur di dalam Setgab dan juga pihak-pihak yang tidak mengetahui duduk perkara, namun memberikan pernyataan yang bersifat menyudutkan PKS dengan ketidakhadiran di rapat hari Selasa (4/6) lalu.

Ketidakhadiran PKS pada rapat Setgab ini menjadi isu baru yang dihembuskan banyak pihak. Bahkan beberapa politikus Partai Demokrat memberikan komentar yang sangat tidak mencerminkan seorang politikus yang berjiwa besar dan berfikir positif dalam menyikapi beberapa hal yang terkait PKS.

Kemudian Hakim menunjukkan terusan sms dari protokoler Wakil Presiden yang sampai di telepon genggam Ketua Fraksi Hidayat Nurwahid, pada pukul 18 wib.

Selengkapnya sms tersebut berbunyi: “Selamat sore Bapak/Ibu kpd Yth Ketua Fraksi Partai Koalisi. Mohon ijin menyampaikan informasi dr Wapres dan Menkumham terkait rapat setgab partai koalisi bersama Wapres nanti malam. Yg semula diundang adalah ketua fraksi menjadi KETUA UMUM PARTAI. Demikian Bapak/Ibu kami mohon maaf sebesar2nya atas perubahan ini. Demikian. Terima kasih. Cc. Amir Syamsudin”

Pimpinan Fraksi, ujar Hakim lagi, yang sebelumnya sudah siap berangkat akhirnya mengurungkan niat untuk hadir. “Kami (pimpinan) sudah siap hadir untuk mendengarkan sekaligus menjelaskan posisi PKS dalam urusan rencana kenaikan harga BBM, tapi undangan ternyata berubah last minute,” tutur Hakim. Dan dalam perkembangannya, ia mendapat informasi dari pihak protokoler Presiden DPP PKS, tidak ada undangan apapun yang diterima Presiden PKS terkait acara tersebut.

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sandiaga Uni - Mardani Ali Sera.  (PKSFoto/Julianto)

Mardani: Selain Anies, Ada Nama Lain yang Disiapkan

Organization