Home / Berita / Internasional / Asia / Turki Tangkap Mantan KSAD dengan Tuduhan Kudeta

Turki Tangkap Mantan KSAD dengan Tuduhan Kudeta

Ilustrasi - Peta Turki. (inet)
Ilustrasi – Peta Turki. (inet)

dakwatuna.com Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Turki, Jenderal Ismail Hakki Karadayi, ditangkap sehubungan dengan upaya menjatuhkan pemerintah beraliran Islam pada 1997.

Jenderal Karadayi ditangkap di rumahnya di Istanbul dan dibawa ke ibukota Ankara, untuk diinterogasi.

Dia dituduh membantu untuk menjatuhkan perdana menteri Turki saat itu, tahun 1997, Necmettin Erbakan, yang sering disebut dengan kudeta zaman modern karena tidak ada tentara yang terlibat langsung.

Pemerintahan pimpinan Erbakan juga diganti dengan pemerintahan sipil lainnya.

Bulan Mei tahun lalu, enam pensiunan jenderal lainnya juga diperiksa berkaitan dengan jatuhnya pemerintahan pimpinan Erbakan, yang meninggal dunia Februari 2011.

Upaya kudeta lain

Dalam sejarah Turki, militer menempatkan diri sebagai pelindung dari konstitusi Turki yang sekuler.

Mereka melancarkan dua kudeta pada masa 1960 hingga 1980 dan hubungan militer dengan pemerintahan sipil di bawah bawah pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dari partai berhaluan Islam, AK, menghadapi ketegangan.

Bulan September, pengadilan Turki menjatuhkan hukuman masing-masing 20 tahun penjara atas tiga pensiunan sehubungan dengan dakwaan menjatuhkan pemerintah.

Sekitar 300 perwira militer lainnya dinyatakan bersalah terlibat dalam komplotan itu.

Dakwaan atas mereka sehubungan dengan upaya membom sejumlah masjid dan mencoba memicu perang dengan Yunani guna mendapatkan alasan untuk melancarkan kudeta atas pemerintahan Erdogan pada tahun 2003. (BBC Indonesia/Tribunnews)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Jelang Tanggal 11/11, Isu Demonstrasi Anti As-Sisi Menyeruak Di Mesir