Home / Berita / Internasional / Amerika / Palestina akan Bawa Pembangunan Pemukiman Ilegal Israel ke DK PBB

Palestina akan Bawa Pembangunan Pemukiman Ilegal Israel ke DK PBB

Permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat dekat Yerusalem (Al-Quds), 7 Juni 2012. (REUTERS/Ronen Zvulun/Files)

dakwatuna.com Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan minta Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi atas tindakan Israel membangun pemukiman ilegal di wilayah Palestina.

Abbas memimpin pertemuan dengan para pejabat pemerintahannya pada Selasa (4/12) malam, dan menghasilkan keputusan bahwa Palestina akan melawan rencana rezim zionis Israel yang akan membangun 3.000 unit rumah baru untuk Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem.

Otorita Palestina menegaskan, rencana Israel itu merupakan tindakan yang “paling berbahaya” dan “paling rasial”, sehingga harus dihentikan dan Palestina akan mengupayakannya sampai ke level internasional, serta melobi institusi-insitusi internasional yang terkait agar segera melakukan proses yang serius dan riil untuk menghentikan aktivitas pembangunan pemukiman ilegal yang dilakukan Israel di wilayah Palestina.

Abbas juga meminta Komite Tindak Lanjut Negara-Negara Arab untuk mempercepat pelaksanaan rencana mereka memberikan bantuan finansial yang nilai mencapai 100 juta dollar per bulan, untuk mengatasi dampak sanksi Israel dan kebijakan ilegal lainnya yang diberlakukan Israel sebagai hukuman pada rakyat Palestina.

Selain itu, Abbas menegaskan bahwa kesepakatan Persatuan Nasional sudah sangat mendesak untuk segera diwujudkan guna memperkuat persatuan front nasional dalam menghadapi penjajahan Israel. (aisyah/im/knrp)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aksi Solidaritas Palestina oleh LDK SSP STEI SEBI yang berlokasi di Car Free Day, Jakarta. Ahad (27/11/2016).  (Ahmad Jundi Taqiyuddin/LDK SSP STEI SEBI)

Aksi Solidaritas Untuk Palestina di Car Free Day Jakarta