Home / Narasi Islam / Life Skill / Ingin Dipahami? Pahamilah Orang Lain!

Ingin Dipahami? Pahamilah Orang Lain!

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Dalam fiqih interaksi dan hubungan sosial, sikap saling memahami antar sesama adalah sebuah keniscayaan. Di samping wajib memahami orang lain, tentu saja setiap kita juga ingin dan suka bila dipahami oleh orang lain. Nah, jika ingin dipahami, maka masing-masing kita berkewajiban untuk membantu orang lain agar mudah memahaminya. Dan itu tak lain dengan menjadikan dirinya sebagai pribadi yang memang mudah untuk dipahami dengan baik oleh siapapun.

Sungguh merupakan sebuah egoisme terburuk dan kenaifan paling tak logis, saat seseorang hanya asyik dengan alam pikiran dan pola pikirnya sendiri saja, serta abai dan tak peduli terhadap alam pikiran atau pola pikir orang lain. Karena dengan demikian, berarti ia telah menjadikan dirinya sebuah pribadi yang paling sulit untuk dipahami. Dan tentu itu sangat kontradiktif dengan keinginannya untuk selalu dipahami.

Maka cara terbaik agar mudah dipahami, adalah justru dengan membiasakan diri memahami orang lain dan berpikir sesuai dengan pola pikir mereka. Ketika kita telah terbiasa dengan pola pikir logis seperti itu, maka akan tiba saatnya di mana orang lain tidak hanya mudah memahami alur pikiran kita dan menerima setiap buahnya, melainkan mereka justru selalu menunggu-nunggunya dengan penuh antusias, dan berterima kasih karena telah dibantu berpikir, serta menganggap setiap pemikiran kita itu sebenarnya adalah pemikiran mereka pula!

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,40 out of 10)
Loading...Loading...
Ahmad Mudzoffar Jufri
Lahir di Tepi Bengawan Solo, Widang, Tuban, Jawa Timur. Menempuh pendidikan di LPBA / LIPIA, Jakarta; S-1, Jurusan Hadits, Fakultas Ushuluddin, Imam Muhammad ibn Saud Islamic University, Riyadh, Saudi Arabia; dan S-2, Jurusan Dakwah, Fakultas Dakwah, Imam Muhammad ibn Saud Islamic University, Madinah, Saudi Arabia. Saat ini aktif sebagai Pengasuh Pesma (Pesantren Mahasiswa) Ma’had Ukhuwah Islamiyah, Surabaya; Anggota Dewan Pembina Yayasan Ukhuwah Islamiyah, Surabaya; Dewan Pembinan Yayasan KPI (Kualita Pendidikan Indonesia), Surabaya; Pengurus IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) Jawa Timur; Anggota Dewan Syariah LMI (Lembaga Manajemen Infaq); Anggota Dewan Syariah Griya Al Qur’an; dan Nara sumber program Tabassham dan Family Talk / Bincang Keluarga Sakinah, Radio 93.8 Sham FM Suara Muslim Surabaya.

Lihat Juga

Penyerahan bantuan dari Komunitas ASA untuk Sekolah Guru Indonesia daerah penempatan Pandeglang Banten, Sabtu (9/5/2015). (Heriyanto)

Komunitas ASA Gulirkan Bantuan untuk 6 Sekolah Penempatan SGI Angkatan 7 Daerah Penempatan Pandeglang