Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Si Tolol Israel

Si Tolol Israel

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Jantung Palestina tengah berdarah
Si Tolol kembali mengukir sejarah miris bak mengoyak-ngoyak jantung para Syuhada
Menggempur tanpa mengukur
Menyerbu tanpa menyeru
Dasar, Tolol
tak berperikemanusiaan lagi terlaknat
Ya, dasar Si Tolol tak tahu adab
Lihatlah ketololan mereka dengan berlindung di balik teknologi penghancur yang mereka rakit
Dengarlah nada-nada rudal yang didendangkan si tolol Israel itu
Mereka mendendangkan senandung nada seni tolol tanpa penggemar
Dasar seniman tolol tak tahu teori seni

Wahai Si Tolol Israel……
Apa tak malu? Sudah sekian kali ketololanmu diukir di Gaza
Apa itu yang disebut pintar?
senjata berpeluru beton, tank-tank sakti  kalian ciptakan, toh tak mampu merampas Gaza kami
Dan sekarang engkau kembali pada kubangan yang sama
Apa tak takut terjatuh ketika peluru beton dan tank-tank yang kalian ciptakan kembali menyerbu ketololan kalian tanpa kompromi?
Hahh…
Tapi buat apa seru ini
Toh kalian Si Tolol yang tak mengerti apa itu azab
Si Tolol yang juga punya konco-konco tolol

Hei…tolol!
Apa kamu marah bila dikatai tolol?
Silakan!!!
Hei…Tolol!
Perang kalian ciptakan
sesuai kah teori perang?
Hei…Tolol!
serdadu kalian kirim di udara sedang lawanmu tak di sana
rudal yang kalian kirim tak kenal jiwa

Dasar tolol…
Visi-misimu obsesi murahan
kerap jadi mimpi
Otak licik-picik terapkan!
Sekali-kali tak buat gentar
syuhada punya pelindung sejati
sewaktu-waktu buat kalian gentar

Wahai Si Tolol Israel…
Di balik teknologi
Camkan, tiap tetes darah
kan terganti puluhan miliar tetes darah
bahwa tiap tangis kan menjadi tawa
menertawai kalian
bahwa tiap umat kan mengutuk
berdoa atas kehancuranmu

Andai kau tahu pilu yang kurasa
Maka dengan lantang kukatakan bahwa aku adalah saudara Gaza
Siap syahid untuknya
Bahkan lebih lantang kan kukatakan bahwa ribuan “aku” antre tuk syahid untuknya
Dan perlu kau tahu
bahwa aku penyair yang kan selalu mendendangkan ketololanmu di belahan dunia manapun
bagimu bait puisi laknat
Dan hari ini dengan bangga kulantunkan puisi dengan tema “Si Tolol Israel tengah menikmati ketololannya”


Dari Mujahidah Dienul Islam
Untuk Palestina Tercinta 

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 4,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Dasnah, SPd.
Fasilitator Komunitas Guru Gugus SGI Dompet Dhuafa. Bantaeng, Sulsel.

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General