Home / Berita / Daerah / Ahmad Heryawan Pimpin Shalat Istisqo Bersama Ribuan Warga Ciamis

Ahmad Heryawan Pimpin Shalat Istisqo Bersama Ribuan Warga Ciamis

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memimpin shalat istisqo bersama ribuan warga Ciamis, di Stadion Galuh Kabupaten Ciamis, (4/10). (ist)

dakwatuna.comSebulan yang lalu (18/9) Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memimpin Shalat Istisqo (Shalat meminta hujan) bersama ratusan pegawai negeri di Gedung Sate Bandung. Kini, Kamis (4/10) siang usai Zhuhur, kembali Kang Aher, sapaan akrab Gubernur Jabar bersama masyarakat Ciamis menggelar Shalat Istisqo. Shalat kali ini dilaksanakan di Stadion Galuh Kabupaten Ciamis. Heryawan memohon kepada Allah SWT, agar usai Shalat Istisqo bersama warga Ciamis, dapat dikabulkan dengan menurunkan hujan.

Selama musim kemarau ini, Kang Aher kerap kali mengimbau bahkan mengajak kaum muslimin untuk menggelar Shalat Istisqo agar musim hujan segera tiba dan kekeringan tidak terus berlanjut. Karena dampak kekeringan akibat kemarau terus meluas di seluruh pelosok Jabar, meski belum ditetapkan menjadi darurat bencana. “Dalam Islam, jika terjadi kemarau berkepanjangan, kaum muslimin dianjurkan untuk melaksanakan shalat istisqo, sesuai dengan syariat yang telah ditentukan,” ujarnya usai memanjatkan doa.

Selain menggelar Shalat Istisqo, upaya dan usaha lainnya, lanjut Kang Aher meliputi perbaikan jaringan irigasi yang terus dilakukan, terutama di wilayah utara Jawa Barat yang memiliki irigasi cukup panjang dan besar. Sementara di kawasan Jabar Selatan, meski belum memiliki irigasi besar, namun hutan dan sumber air masih sedikit terjaga. “Berdasarkan laporan yang masuk ada sekitar 30.000 hektare lahan pertanian alami kekeringan dari sekitar satu juta hektare lahan pertanian di Jawa Barat,” ujarnya.

“Mudah-mudahan, kekeringan segera berakhir dan musim tanam sudah siap dilaksanakan,” tegas Kang Aher. Hal itu diungkapkannya, terkait dengan kebijakan musim tanam yang serempak dilakukan pada Oktober ini. Sehingga dengan mulai datangnya musim hujan, para petani sudah mulai dapat menanam kembali. Dengan demikian, ketersediaan stok pangan, serta program ketahanan pangan masyarakat Jawa Barat dapat terus terjaga dengan baik. (ist)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 7,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pilkada DKI Jakarta

Warga Kerap Tolak Kampanye Ahok-Djarot, Polisi Tidak Dapat Berbuat Apa-Apa