Home / Berita / Internasional / Amerika / Obama Tolak Fitnah Terhadap Islam dan Kekerasan Mengatasnamakan Agama

Obama Tolak Fitnah Terhadap Islam dan Kekerasan Mengatasnamakan Agama

Barack Obama (REUTERS/Jessica Rinaldi)

dakwatuna.com – Washington. Presiden AS Barack Obama menolak dan mengecam setiap fitnah terhadap Islam, meski begitu ia mengatakan tidak ada alasan untuk menyerang Kedutaan Besar AS.

“Saya telah menjelaskan Amerika Serikat memiliki ‘penghormatan besar’ bagi pemeluk semua agama,” kata Obama dalam pidato radio mingguannya. “Tapi, tidak pernah ada pembenaran bagi kekerasan. Tak ada alasan untuk menyerang Konsulat dan Kedutaan Besar kami.”

Protes keras anti-Amerika telah berkobar di dunia Muslim sebagai reaksi atas film yang menghujat Nabi Muhammad SAW. Konsulat AS di Kota Benghazi, Libya, menjadi sasaran amuk massa dan menewaskan Duta Besar AS Christopher Stevens, serta tiga lagi staf berkebangsaan Amerika pada pekan ini.

Sehari setelah Obama memimpin upacara yang memperingati kembalinya jenasah warganegara Amerika yang tewas di Libya, Obama mengakui gelombang kerusuhan anti-Amerika di Timur Tengah menggangu, demikian laporan Reuters, Minggu (16/9).

Pentagon mengirim Marinir guna meningkatkan keamanan di Kedutaan Besar AS di Sudan, namun Khartoum menolak tindakan tersebut, setelah peningkatan serupa di Libya dan Yaman.

Serangan di Libya dan kemarahan yang ditujukan kepada AS telah mencuatkan tanda-tanya mengenai cara Obama menangani apa yang disebut Arab Spring, serangkaian revolusi yang telah menggulingkan pemerintah otoriter.

Kerusuhan di Timur Tengah memiliki pengaruh dalam persaingan ketat pemilihan presiden AS. Penantang Obama, Mitt Romney dari Partai Republik, mengatakan Presiden AS itu telah membuat lemah pemerintah AS di seluruh dunia.

Namun Obama kembali berikrar akan menyeret para penyerang Konsulat AS di Libya ke pengadilan. “Kami takkan kendur dalam tindakan kami,” katanya. (Rtr/X-13/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir