Home / Berita / Nasional / MUI: Meneliti Al-Quran Adalah Pekerjaan Mulia

MUI: Meneliti Al-Quran Adalah Pekerjaan Mulia

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Ditemukannya kesalahan cetak Alquran tahun 2011 dari Kemenag oleh masyarakat disesalkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI menilai Lajnah Pentahsih Al-Quran Kemenag harus lebih serius dalam meneliti, mencetak, dan mendistribusikan Al-Quran.

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen mengatakan pekerjaan untuk meneliti, mencetak dan mendistribusikan Alquran adalah pekerjaan mulia.

“Jangan dianggap pekerjaan mentahsih Alquran sebagai sarana cari makan! Mereka yang terlibat dalam urusan Alquran wajib menyadari bahwa mereka sedang dipakai Allah untuk menjaga kelestarian kitab suci-Nya,” tegas Tengku.

Bahkan dalam sebuah firman Allah, ada kalimat Kami dalam menggambarkan bagaimana Allah menurunkan Alquran di muka bumi. Maka, ujar Tengku, dalam ayat ini Allah melibatkan makhluk lain dalam menjaga Alquran. Seperti para hafizh, para kaligrafer, para pentash-hih, dan ulama ahli agama. (Hafidz Muftisany/Indah Wulandari/ROL/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Terkait Kunjungan Saksi Ahli dari Mesir, MUI Surati Grand Syaikh Al Azhar