Home / Ramadhan / Renungan / Memberi Tempat Berteduh

Memberi Tempat Berteduh

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Masjid Hagia Sophia (hagiasophia.com)

dakwatuna.com Assalamu’alaikum Wr Wb

Mau memberikan tempat berteduh kepada pihak lain? Ini tentu perbuatan yang sangat mudah jika seseorang itu sudah memiliki tempat tinggal sendiri. Bisa berjumlah satu atau dua tempat tinggal sehingga tempat tinggal yang satunya bisa diberikan dalam bentuk pinjaman kepada orang lain. Hal ini adalah hal yang biasa. Menjadi tidak biasa adalah jika orang belum memiliki tempat tinggal, tetapi ia justru meminjamkan tempat tinggalnya miliknya sendiri kepada kawan yang sedang membutuhkan tempat tinggal. Inilah yang dilakukan oleh seorang teman sepasang pengantin baru yang memiliki sebuah rumah di tepian Jakarta. Sementara mereka sendiri menumpang tinggal bersama orang tua.

Suatu hari, teman dari orang ini menanyakan tentang tempat tinggal di pinggiran Jakarta yang dekat dengan tempat kerjanya. Setelah diajak berbincang, ternyata teman yang sedang mencari tempat tinggal ini tidak cukup penghasilannya. Maka seorang teman yang masih menumpang dengan orang tua ini pun iba. Kemudian ia berdiskusi dengan istri dan anaknya. Sementara mereka belum bisa menempati rumah di pinggiran Jakarta itu, mereka meminjamkan rumah tersebut kepada temannya yang jauh lebih membutuhkan. Tidak tanggung-tanggung, rumah di tepian Jakarta itu dipinjamkan hingga 12 tahun.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu apa yang terjadi? Ia telah menolong hamba yang membutuhkan tempat berteduh kemudian Allah pun memberikan pertolongan berupa tempat berteduh milik sendiri yang jauh lebih luas, besar, strategis, dan dekat dengan tempat kerja. Kenapa demikian? Ternyata di tahun keenam itu datang seorang muhsinin baik hati menawarkan pinjaman lunak kepada orang yang meminjamkan rumah kepada temannya untuk membangun rumah baru. Perbuatan ini jelas selaras dengan apa yang Rasulullah SAW sabdakan, “Barang siapa yang meringankan beban seorang yang sedang kesulitan, maka Allah pun akan meringankan bebannya kelak di hari kiamat.”

Orang ini dalam keadaan yang tidak terlalu kesulitan karena memiliki tempat tinggal milik sendiri dan tempat tinggal bersama keluarga. Malah tempat tinggal milik sendiri dipinjamkan kepada temannya. Allah telah membuktikan kebesaran dan keagungan-Nya bahwa siapa yang melakukan perbuatan kebajikan, maka Allah pun pasti akan membalas dengan kebajikan yang jauh lebih sempurna.

Allah SWT menegaskan, “Tidak ada balasan dari suatu kebaikan kecuali kebaikan.” Apa yang Allah SWT firmankan tadi telah dilakukan oleh orang ini dengan sebaik-baiknya dan ketulusan luar biasa. Islam telah mengajarkan sikap kasih sayang, berbagi, membantu, dan tolong menolong yang tidak sekadar goresan hitam di atas putih, tetapi juga amalan-amalan yang mudah dipraktekkan. Untuk itu, jelas memerlukan keimanan yang sangat kuat terhadap firman Allah SWT.

Mudah-mudahan dengan kisah di atas, tidak ada lagi yang mengatakan, “Ah itu kan cuman hadits. Ah itu mah cuman ayat.” Karena saudara kita telah membuktikannya. Siapkah Anda untuk menyusul?

Saya Sukeri Abdillah berzakat di Dompet Dhuafa.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

 

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sukeri Abdillah

Lihat Juga

Kenang-kenangan foto bersama dengan keluarga besar bapak KH. Ishaq: sebelah kiri paling ujung pak bahrum (bapak angkatku), pak KH. Ishaq, Nenek juju (istri pak kiyai ishaq) aku beserta keluarga besar bapak. (Ulfa Wardani)

Wajah Teduh Disinari Keberkahan Ilmu