Home / Berita / Silaturahim / Safari Ramadhan IKMI dan KJRI Johor Bersama TKI

Safari Ramadhan IKMI dan KJRI Johor Bersama TKI

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(Choiriyah)

dakwatuna.com – Acara dibuka seperti biasanya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al Qur’an yang dilantunkan oleh salah satu TKI. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua IKMI pusat dan ketua IKMI Senai sebagai tuan rumah. Kemudian acara dilanjutkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh ustadz Zaenuddin.

Safari Ramadhan pada hari ke-10 puasa Ramadhan di Johor, IKMI bersama-sama dengan KJRI melakukan buka bersama dengan para TKI di kawasan kilang Senai, Johor ahad tanggal 29Juli 2012.

Dalam buka bersama ini berkenan hadir Ridwan Prawira Kusumah, staf bidang Ekonomi di KJRI Johor Bahru bersama keluarganya. Sebagai staf KJRI, Ridwan hadir bersama 4 staf yang lain bersama keluarga mereka masing-masing.

Dari IKMI (Ikatan Keluarga Muslim Indonesia), hadir ketua IKMI pusat Dimas Pradhasumitra M beserta keluarga, Humas IKMI Dedy Triawan Suprayogi beserta keluarga dan Ustadz Azhari Zailani beserta keluarga. Hadir sebagai penceramah Ustadz Zaenuddin.

Selepas berbuka puasa bersama dengan kurma dan makanan ringan, dilakukan shalat Maghrib berjamaah dan acara kemudian dilanjutkan kembali dengan diskusi antara TKI dan KJRI. Diskusi dari KJRI diwakili oleh Ridwan Prawira Kusumah dan Safrizal Nugraha. Bahasan yang paling hangat saat itu adalah tentang masalah SPLP (Surat Perjalanan Laksana Passport) dan pendirian KUA yang akan dilakukan oleh KJRI.

SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) adalah surat keterangan seperti paspor yang hanya bisa digunakan untuk satu kali perjalanan, yaitu dari Malaysia ke Indonesia. Soal pernikahan WNI di Malaysia memang tidak bisa dilaksanakan karena bertentangan dengan AKTA 55 yang melarang tenaga kerja asing bukan professional menikah di Malaysia.

Ketua IKMI wilayah Senai, Darmanto berpendapat bahwa pembinaan pada TKI harus menitikberatkan pada masalah keimanan. Hal ini juga diamini oleh staf KJRI. Ridwan menyampaikan bahwa di KJRI ada tiga departemen atau bagian yang menangani WNI yang bermasalah, juga perlindungan dan pembinaan yang berkelanjutan.

Meskipun menu berbuka puasanya terbilang sederhana, tetapi menggugah selera dan kerinduan pada tanah air, gado-gado. Hadir dalam acara buka bersama malam itu, sekitar 100 orang TKI dari kilang Senai, Johor, Malaysia.

Agenda Buka  bersama IKMI dan KJRI – safari Ramadhan yang pertama telah dilaksanakan sebelumnya yaitu pada hari kedua Ramadhan di daerah Pekan nanas juga sangat menyemarakkan di bulan Ramadhan ini, yang di hadiri Bapak Djujur Hutagalung dan beberapa staf  KJRI serta dari IKMI pusat yang di hadiri para dosen dan mahasiswa UTM bersama keluarga. Materi di sampaikan oleh Ustadz Budi Yanto Husodo, yang merupakan salah satu mahasiswa Indonesia yang tengah menyelesaikan Program doktoralnya di UTM (Universiti Teknologi Malaysia).

Safari Ramadhan yang selalu memiliki nuansa yang khas di bulan Ramadhan ini, membuat hati rindu untuk berkumpul dengan saudara yang ada di perantauan. Bersaudara karena Allah di negeri jiran yang membawa berkah, semua merasakan nikmatnya bersaudara dan semangat dalam mencintai agama Allah.

Warna yang berbeda, saat berbuka di daerah Pekan nanas yang rata-rata semua berkeluarga (suami-istri) bekerja di perkebunan anggrek ini seperti berada di kampung sendiri. Nuansa khas Jawa Tengah, makanan yang dihidangkan sate jawa dan makanan khas yang susah di jumpai saat kita berada di negeri orang. Betapa indahnya ukhuwah dan semangat mereka menyambut Ramadhan ini.  (ist)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Choiriyah
Nama lengkap Choiriyah, lahir dan besar di kota Malang-Jawa Timur, domisili di Batam. Mulai ikut dunia tulis-menulis sejak duduk di bangku SMA, dan menang juara II Karya Ilmiah Remaja di Malang. Saat bekerja di perindustrian Batam, ikut aktif dalam pembuatan buletin dan berita perusahaan se-Asia. Mulai tahun 2011-2014 aktif di FLP Johor. Sekarang Aktif dalam FLP Batam. Semoga dapat lebih banyak berkarya untuk dakwah bil Qolam.

Lihat Juga

Mantan TKI Arab Saudi Jadi Doktor di FH Unpad