Home / Berita / Silaturahim / KAMMI Madani Selenggarakan Bakti Sosial Syiar Ramadhan Madani

KAMMI Madani Selenggarakan Bakti Sosial Syiar Ramadhan Madani

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(Dok. KAMMI Madani)

dakwatuna.comAhad (29/7) sore Musholla At-Taqwa Jl. Pancoran Buntu II, Pancoran, Jakarta Selatan nampak lebih ramai daripada biasanya. Terang saja serombongan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) komisariat Madani, Jakarta Selatan ternyata tengah mengadakan agenda bertajuk “Bakti Sosial Syi’ar Ramadhan Madani (SYIDNI)”.  Sekitar dua ratus warga yang terdiri dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, dan bapak-bapak memadati ruangan utama dan samping musholla. Dalam kegiatan bakti sosial (baksos) SYIDNI ini panitia juga menghadirkan Ust. H. Ahmad Muzzammil (juara MHQ Nasional dan Internasional di usia 15 tahun) untuk memberikan taushiyah keagamaan sekaligus menunggu waktu buka puasa tiba. Namun, inti kegiatan ini sebenarnya ialah pembagian bantuan sembako bagi masyarakat yang kurang mampu.

Program baksos ini terselenggara atas kerja sama beberapa pihak seperti PKPU, Rumah Zakat, MNC TV, ZIS Telkomsel, MT XL, dan Takaful. Paket sembako yang dibagikan beserta dengan paket makanan buka puasa adalah hasil dari bantuan dan dukungan beberapa instansi tersebut. Selain pembagian sembako, masyarakat juga diajak berbuka puasa bersama dengan panitia, ustadz, dan tokoh masyarakat setempat di musholla tercinta.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa bulan Ramadhan ialah bulan suci di mana aktifitas berbagi kebahagiaan amat dianjurkan dilakukan di dalamnya. Ketika di bulan biasa saja Allah telah menjanjikan pahala melimpah, maka di bulan Ramadhan inilah pahala tersebut niscaya akan lebih dilipatgndakan. Itulah yang menjadi salah satu latar belakang KAMMI Madani melaksankan agenda tersebut. Selain itu, membiasakan diri berbagi dan bersosialisasi dengan masyarakat juga menjadi alasan lain penyelenggaraan baksos ini.

Riyan Fajri, ketua umum KAMMI Madani, dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan SYIDNI yang sudah direncanakan oleh KAMMI Madani. Baksos ini merupakan implementasi dari peran mahasiswa sesungguhnya, yaitu memberi manfaat nyata kepada masyarakat sekitar. Mahasiswa tidak sepatutnya hanya terkungkung dalam rutinitas belajar di kampus, ujarnya.

Sementara itu, dalam taushiyahnya, Ust. Muzzammil mengajak masyarakat bersama-sama kembali kepada Al-Qur’an. Aksi nyata gerakan kembali ke Al-Qur’an ini seharusnya lebih intensif lagi di bulan Ramadhan. Hal ini amat logis mengingat bulan Ramadhan ialah Syahrul Qur’an, bulan diturunkannya Al-Qur’an. Sehingga, sepatutnya kita meningkatkan intensitas interaksi kita dengan Al-Qur’an. Kedekatan seorang Muslim dengan Al-Qur’an adalah bekal berharga menuju surga-Nya nanti, simpul ketua Lembaga Tahfizh Qur’an Al-Hikmah, Jakarta Selatan itu.

Berakhirnya baksos bukan berarti berakhir pula hubungan KAMMI Madani dengan masyarakat kampung sana. Rencana follow-up berupa pembinaan anak-anak dan remaja di musholla At-Taqwa sudah dinanti masyarakat. Segenap tokoh masyarakat mengatakan akan sangat mendukung rencana kami tersebut. Semoga ini benar-benar bisa terlaksana demi terciptanya lingkungan masyarakat Islam.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Nur Afilin
Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Lihat Juga

80% Peredaran Uang Hanya Dinikmati Segelintir Pengusaha Kakap, Pemerintah Harus Segera Bertindak