Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Kidung Cinta

Kidung Cinta

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Menjadi permata baginya…
Meski sulit rasanya.

Banyak lisan yang jadi perkara…
Tapi lebih banyak ia berlapang dada.

Pengertian tertanam di jiwa…
Umpama semua baik-baik saja.

Ahh, masih banyak kekurangan dimana-mana…
Meski kutahu tak ada yang sempurna.

Kembali kuingat dahulu kala…
Saat ikrar janji setia,
Mengarungi bahtera bersama.

Aku bukan istri terbaik untuknya…
Namun aku tulang rusuk yang dicipta.
Untuknya saja…..

Menjadi istri shalihah merupakan asa.
Terkadang membuat semangat menggelora,
Namun juga terkadang berputus asa…

Aku harus bisa…
Menjadi penyejuk hatinya,
Berbakti sepenuhnya…
Setulus hati, setulus jiwa.

Semoga amalanku tercukupkan kiranya.
Hingga ku dikembalikan padaNya,
Dan suami ridla ku menjadi istrinya..
Di dunia yang sementara…
Dan berharap perjumpaan kelak di surga.

Robb. kutahu indahnya pernikahan tak selamanya.
Banyak ujian yang bisa menyesakkan dada.
Tapi kutahu KAU selalu bersamanya.
Maka lapangkan dadanya…
Ketika kekeliruanku menghampirinya.

Berkahilah rumah tangga…
Yang kami bina,
Atas namaMu semata…

Aamiin…

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (29 votes, average: 9,03 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Deasy Lyna Tsuraya
Fulltime mother yang sedang asyik mengurus seorang putra, senang menulis dan mengembangkan kemampuan diri menjadi seorang pembicara atau moderator acara kemuslimahan. Mengisi kesehariannya dengan mengelola web islami dan usaha Rumah Koleksi Antaradin yang bergerak di bidang fashion islami.

Lihat Juga

Miskomunikasi Suami Istri