Home / Narasi Islam / Life Skill / Kecerdasan Sosial

Kecerdasan Sosial

اَلذَّكَاءُ اَلاِجْتِمَاعِيُّ

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Kecerdasan Sosial adalah tindakan seseorang dalam bentuknya yang bijak, baik di jalan maupun di rumah

اَلذَّكَاءُ اَلاِجْتِمَاعِيُّ هُوَ تَصَرُّفُ اْلإِنْسَانِ بِشَكْلٍ لَبِقٍ فِي الشَّارِعِ وَالْبَيْتِ

– Bukan kemunafikan, namun sopan

لَيْسَ النِّفَاقَ بَلْ اَلْمُجَامَلَةُ

– Bukan demi karir, namun kerja

لَيْسَ الْوُصُوْلِيَّةَ بَلِ الْعَمَلُ

– Bukan bertindak seperti panjat tebing, namun kesabaran

لَيْسَ التَّسَلُّقُ بَلْ اَلصَّبْرُ

Kecerdasan Sosial adalah hendaklah seseorang mengetahui bagaimana ia bertindak kepada orang lain tanpa merendahkan kadar mereka, dan di saat yang sama tanpa menyanjung mereka secara berlebih, seakan ia memompakan kebohongan dan kosa kata manis madu ke dalam kepala mereka

وَهُوَ أَنْ يَعْرِفَ اَلشَّخْصُ كَيْفَ يَتَصَرَّفُ مَعَ اْلآخَرِيْنَ مِنْ دُوْنِ أَنْ يَنْتَقِصَ مِنْ قَدْرِهِمْ، وَفِي الْوَقْتِ نَفْسِهِ مِنْ دُوْنِ أَنْ يَمْدَحَهُمْ فَيَنْفُخُ رُؤُوْسَهُمْ بِالْكَذِبِ وَالْكَلاَمِ الْمَعْسُوْلِ

Juga kemampuan seseorang untuk lolos dari posisi-posisi genting dan kemampuannya dalam membuatqana’ah orang sekelilingnya terhadap pendapatnya

كَذَلِكَ هِيَ قُدْرَةُ الشَّخْصِ عَلَى التَّخَلُّصِ مِنَ الْمَوَاقِفِ اَلْمُحْرِجَةِ، وَقُدْرَتُهُ عَلَى إِقْنَاعِ مَنْ حَوْلَهُ بِرَأْيِهِ

Biasanya, seseorang yang memiliki Kecerdasan Sosial dapat mempengaruhi orang lain, gemar melakukan diskusi secara kolektif dan tidak suka infiradi, namun memperbanyak orang yang berkerumun di sekelilingnya

عَادَةً يَكُوْنُ اَلذَّكِيُّ اِجْتِمَاعِيّاً مُؤَثِّرًا فِي اْلآخَرِيْنَ وَمُحِبّاً لِلنِّقَاشَاتِ اَلْجَمَاعِيَّةِ وَلاَ يُحِبُّ اَلاِنْفِرَادَ بَلْ كَثْرَةُ اْلأَشْخَاصِ مِنْ حَوْلِهِ

Kecerdasan Sosial didasarkan kepada pengalaman hidup yang bersifat pribadi dan bukan pada bacaan buku

وَيُبْنَى هَذَا الذَّكَاءُ عَلَى التَّجَارِبِ اَلْحَيَاتِيَّةِ اَلْخَاصَّةِ وَلَيْسَ عَلَى قِرَاءَةِ الْكُتُبِ

Umumnya, seseorang yang memiliki kecerdasan secara akademis …

Sebab, seseorang yang banyak menghabiskan waktu sendirian, Kecerdasan Sosial-nya lebih sedikit dibandingkan dengan orang-orang yang banyak menghabiskan waktu bersama orang lain, bahkan orang-orang yang cerdas secara akademis bisa dikatakan “bodoh secara sosial”, mengingat sedikitnya pengalaman lapangan yang dimiliki dan minimnya kontak dengan orang lain. Tentunya dalam hal ini ada pengecualian-pengecualian

وَغَالِبًا مَا يَكُوْنُ اَلذَّكِيُّ أَكَادِيْمِيّاً… فَالَّذِيْ يَمْضِيْ وَقْتًا طَوِيْلاً بِمُفْرَدِهِ، أَقَلُّ ذَكَاءً اِجْتِمَاعِيًّا مِنَ الَّذِيْنَ يَمْضُوْنَ أَوْقَاتِهِمْ مَعَ اْلآخَرِيْنَ، وَيُمْكِنُ الْقَوْلُ أَنَّهُمْ “أَغْبِيَاءُ اِجْتِمَاعِيًّا” نَظَرًا لِقِلَّةِ تَجَارِبِهِمْ وَاحْتِكَاكِهِمْ بِاْلآخَرِيْنَ، وَلَكِنْ هُنَاكَ اِسْتِثْنَاءَاتٌ

Karakteristik Seseorang yang Memiliki Kecerdasan Sosial

خَصَائِصُ الذَّكِيِّ اِجْتِمَاعِيّاً

1. Mampu menghimpun banyak kawan di sekelilingnya

أَنْ يَكُوْنَ قَادِرًا عَلَى جَمْعِ اْلأَصْدِقَاءِ مِنْ حَوْلِهِ

2. Memiliki kemampuan untuk memanej emosinya

أَنْ يُدِيْرَ غَضَبَهُ

3. Memberi banyak nasihat dan saran perbaikan

أَنْ يُقَدِّمَ النَّصَائِحَ

4. Memiliki daya tahan terhadap kegagalan

أَنْ يَتَحَمَّلَ الْفَشَلَ

5. Memiliki keberanian untuk melanjutkan upaya dan usahanya setelah salah atau gagal

أَنْ يَكُوْنَ شُجَاعًا لِلْمُثَابَرَةِ إِذَا أَخْطَأَ أَوْ فَشِلَ

6. Cepat beradaptasi

أَنْ يَكُوْنَ سَرِيْعَ التَّكَيُّفِ

7. Memiliki kecepatan intuisi

أَنْ يَكُوْنَ سَرِيْعَ الْبَدِيْهَةِ

8. Dapat memahani orang lain dari bahasa tubuh mereka

أَنْ يَفْهَمَ اْلآخَرِيْنَ مِنْ خِلاَلِ لُغَةِ الْجَسَدِ

9. Memiliki kemampuan berdialog secara bijak

أَنْ يَكُوْنَ مُحَاوِرًا لَبِقًا

10. Menampilkan diri secara baik dan tidak palsu

أَنْ يُقَدِّمَ نَفْسَهُ بِصُوْرَةٍ جَمِيْلَةٍ وَغَيْرِ كَاذِبَةٍ

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 8,95 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Musyafa Ahmad Rahim, Lc., MA
Bapak kelahiran Demak. Memiliki hobi yang sangat menarik, yaitu seputar Islamic dan Arabic Program. Saat ini bekerja sebagai dosen. Memiliki pengalaman di beberapa organisasi, antara lain di Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU).
  • leea

    subhaanallah..
    ternyata masih jauh dr kecerdasan sosial…

Lihat Juga

RISKA Gelar Anjangsana Sosial di Tanah Tinggi