Home / Berita / Nasional / Masjid Dirubuhkan, DPR dan MUI akan Turun ke Medan

Masjid Dirubuhkan, DPR dan MUI akan Turun ke Medan

Jama'ah eks Masjid Al Ikhlas terpaksa shalat di luar. (blogspot.com/fuisumut)

dakwatuna.com – Medan. DPR RI dan Majelis Ulama Islam (MUI) segera menurunkan tim pencari fakta (TPF) ke Medan guna menyelidiki banyaknya masjid di Kota Medan yang dirubuhkan oleh pihak pengembang di kota itu. Khususnya kasus perubuhan Masjid Al Ikhlas yang berlokasi di Jalan Timor, Medan.

Senin (27/6/2011) mendatang, Komisi I DPR RI segera mendatangi Pangdam I/Bukit Barisan yang dinilai paling bertanggungjawab dalam perubuhan masjid tersebut. DPR dan MUI akan langsung meninjau masjid yang telah dirubuhkan, serta beberapa dan masjid lainnya yang kini terancam mengalami nasib serupa dengan dalih untuk pengembangan perekonomian.

Sekretaris Umum Forum Ummat Islam (FUI) Medan Indra Buana Tanjung, mengatakan, sebelumnya beberapa delegasi ormas Islam Sumut dipimpin Ustad Heriansyah, mengunjungi DPR RI yang diterima Ketua Komisi I Mahfud Sidik (Fraksi PKS) di Senayan Jakarta, Senin lalu.

“Terkait ini Komisi I DPR RI langsung menyurati Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono,” kata Indra Buana yang ditemui wartawan di reruntuhan Masjid Raudhatul Islam yang berada di  Gang Peringatan, Lingkungan XI Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (25/6/2011).

Terkait masalah Masjid Raudhatul Islam yang dirubuhkan pengembang, mereka telah memperakarakan ke PTUN Medan, dan persidangan sudah berlangsung beberapa kali.

Sebelumnya Asintel Kodam I/BB, Kolonel (Art) Andi S, kepada wartawan menjelaskan, tanah tempat berdirinya Markas Hubdam I/BB dan masjid merupakan bekas KNIL. Kemudian diambil alih Negara, dan dikuasai Departemen Keuangan. Kodam I/BB, kemudian meminjam tanah untuk pendirian markas Hubdam I/BB. (Parlaungan Lubis/si/tn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 8,90 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Para Notaris, Pengusaha dan Pejabat dengan marga Non Muslim punya andil,Wahai
    kaum Muslimin, waspadalah, Islam akan di hancurkan perlahan,
    “Pemurtadan berkedok Bisnis”, jangan sampai terjadi seperti di Maluku
    “pemurtadan berkedok Islam” (majalah Sabili), dari berita TVOne, izin mendirikan rumah
    ibadah umat islam (masjid) hanya …20%,
    padahal mayoritas, sedang si G hampir mencapai 200%, kadang mendirkan
    di tempat yg mayoritas muslim, awalnya berupa kumpulan di ruko atau
    perumahan penduduk lokal, setelah itu berubah jadi tempat ibadah
    mereka… 

  • siapa nama pangdamnya, pak pangdam kita behantam aja pak

Lihat Juga

Ketua MUI, KH. Ma'ruf Amin. (duta.co)

MUI: Teror Gereja Medan Ingin Merusak Citra Islam