Home / Berita / Internasional / Asia / Polisi Israel Serbu Kompleks Al-Aqsha

Polisi Israel Serbu Kompleks Al-Aqsha

Ilustrasi - Pasukan Israel serbu masjidil Aqsha (inet)

dakwatuna.comPasukan polisi Israel pada Rabu (22/9) ini menyerbu Al-Haram Al-Qudsi (kompleks Masjid Al-Aqsa) dengan dalih untuk mengusir jamaah shalat yang melemparkan batu di Tembok Ratapan dan jamaah shalat itu membarikade diri di dalam kompleks Al-Aqsa.

Penyerbuan itu sendiri bersamaan dengan bentrokan yang meletus antara pemuda Palestina dan pasukan Israel setelah syahidnya seorang warga Palestina. Demikian seperti diberitakan Aljazeera.

Dikatakan bahwa penyerbuan itu dilakukan dari dua pintu dari Gerbang Maghrabi dan Gerbang Ashbath, dan polisi Israel menangkap sedikitnya enam orang Palestina yang sedang shalat di dalam Masjid Al-Aqsa karena dicurigai melemparkan batu.

Polisi Israel telah memperkuat penempatan personilnya di sekitar kompleks Al-Aqsa dan Baldah Qadimah, di mana tercatat juga beberapa bentrokan sporadis, namun tidak ada laporan tentang korban pada kedua belah pihak.

Berita laporan Aljazeera mengatakan bahwa konfrontasi baru pecah di Gerbang Maghrabi antara Palestina dan pendudukan tentara Israel, sedangkan sejumlah saksi berbicara tentang hancurnya tiga bus Israel setelah dilempari dengan batu dan terbakarnya mobil polisi Israel.

Wartawan situs aljazeera menambahkan bahwa pasukan Israel berkumpul di jembatan yang mengarah ke halaman Kompleks Al-Aqsa dengan mengklaim bahwa ada beberapa jamaah shalat melempar batu dari dalam Al-Aqsa.(milyas/aljzr/knrp)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sameh Shoukry dan Benjamin Netanyahu (aljazeera.net)

Menlu Mesir: Israel Membunuh Anak-anak Palestina Bukanlah Teroris