Home / Berita / Internasional / Asia / Negosiasi Berlanjut, Pemukiman Penjajah Jalan Terus!

Negosiasi Berlanjut, Pemukiman Penjajah Jalan Terus!

Ilustrasi - Atas: Perundingan yang dilakukan dengan pejajah, Bawah: pemukiman tetap dilakukan penjajah (Getty Images / AP Photo)

dakwatuna.comPihak-pihak yang konsen dalam urusan pemukiman Yahudi menegaskan bahwa pekerjaan konstruksi pemukiman terus berlangsung dalam jumlah besar di Tepi Barat dan tidak berhenti, bahkan selama periode pembekuan pun terus berjalan. Dijelaskan bahwa konstruksi itu termasuk pembentukan unit rumah baru dan pabrik.

Menurut para pengamat bahwa meskipun periode pembekuan yang durasinya empat bulan dan akan berakhir sampai September ini, pembanguhan pemukiman itu pun tidak berhenti, dimana dalam masa pembekuan itu telah dibangun ratusan unit rumah dan sekolah di pemukiman Tepi Barat.

Ghassan Douglas, pengamat pemukiman mengatakan bahwa pembangunan pemukiman terus dilakukan di sedikitnya di lima pemukiman di utara Tepi Barat. Ia menyangkal adanya pembekuan apapun seperti yang diumumkan oleh pendudukan Israel.

Dia mengatakan dalam sebuah wawancara telepon dengan Aljazeera, Kamis (2/9), bahwa dua hari yang lalu lima rumah siap huni telah dimasukkan ke Pemukiman Elon More, yang dibangun di wilayah desa Abu Salem dan Abu Arqub di Nablus.

Dia menyaksikan selama hari-hari terakhir pembangunan infrastruktur dan perluasan, yang dilengkapi dengan listrik, air dan jalan. Dia menunjukkan pekerjaan konstruksi lainnya di Pemukiman Maskiot di Eghwar dan Itamar di desa Awarta dekat Nablus.

Sementara itu, pakar masalah pemukiman, Abdul Hadi Hantash menegaskan bahwa beberapa propinsi di Tepi Barat selatan dan tengah telah diramaikan dengan pembangunan pemukiman, termasuk pemukiman Kharshina, Kiryat Arba, Tina, Ilezer, Kompleks Etzion, Carmel, Maoun di Tepi Barat selatan, dan Ma’ale Adumim serta Kedumim di Tepi Barat pusat.

Dia menambahkan bahwa pembangunan itu berlanjut di sebagian besar pemukiman dalam bentuk rumah tinggal atau pabrik atau sekolah. Ia menunjukkan pembangunan 800 unit perumahan sejak pengumuman pembekuan sampai hari ini.

Perlu dicatat bahwa perkiraan Biro Pusat Statistik Palestina melaporkan bahwa jumlah pemukiman Yahudi di Tepi Barat pada akhir 2009 ada sekitar 144 koloni, yang dihuni lebih dari 517.000 pemukim.(milyas/aljzr/knrp)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Supporter Indonesia membuat Aksi Atraktif dengan membentuk Koreo Bendera Palestina saat Laga Timnas dengan Malaysia, Selasa (

(Video) Penampakan Koreografi Bendera Palestina dan Indonesia di Laga Indonesia vs Malaysia