Home / Narasi Islam / Khutbah / Khutbah Idul Fitri / Khutbah Idul Fitri 1431 H: Mewujudkan Hakikat Taqwa

Khutbah Idul Fitri 1431 H: Mewujudkan Hakikat Taqwa

الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر الله أكبر

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.

Kaum Muslimin Rahimakumullah.

Ilustrasi (flickr.com - Marie Kettani)

dakwatuna.comRamadhan yang telah kita akhiri memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kita, hal ini karena ibadah Ramadhan yang salah satunya adalah berpuasa memberikan nilai pembinaan yang sangat dalam, yakni mengokohkan dan memantapkan ketaqwaan kita kepada Allah swt, sesuatu yang amat kita butuhkan dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Agar pencapaian peningkatan taqwa bisa kita raih dan dapat kita buktikan dalam kehidupan sehari-hari, menjadi penting bagi kita memahami hakikat taqwa yang sesungguhnya. Dalam bukunya Ahlur Rahmah, Syekh Thaha Abdullah al Afifi mengutip ungkapan sahabat Nabi Muhammad saw yakni Ali bin Abi Thalib ra tentang taqwa, yaitu:

الْخَوْفُ مِنَ الْجَلِيْلِ وَالْعَمَلُ بِالتَّنْزِيْلِ وَاْلإِسْتِعْدَادُ لِيَوْمِ الرَّحِيْلِ وَالرِّضَا بِالْقَلِيْلِ

Takut kepada Allah yang Maha Mulia, mengamalkan apa yang termuat dalam at tanzil (Al-Qur’an), mempersiapkan diri untuk hari meninggalkan dunia dan ridha (puas) dengan hidup seadanya (sedikit)

Dari ungkapan di atas, ada empat hakikat taqwa yang harus ada pada diri kita masing-masing dan ini bisa menjadi tolok ukur keberhasilan ibadah Ramadhan kita.

Pertama, Takut Kepada Allah. Salah satu sikap yang harus kita miliki adalah rasa takut kepada Allah swt. Takut kepada Allah bukanlah seperti kita takut kepada binatang buas yang menyebabkan kita harus menjauhinya, tapi takut kepada Allah swt adalah takut kepada murka, siksa dan azab-Nya sehingga hal-hal yang bisa mendatangkan murka, siksa dan azab Allah swt harus kita jauhi. Sedangkan Allah swt sendiri harus kita dekati, inilah yang disebut dengan taqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah).

Karena itu, orang yang takut kepada Allah swt tidak akan melakukan penyimpangan dari segala ketentuan-Nya. Namun sebagai manusia biasa mungkin saja seseorang melakukan kesalahan, karenanya bila kesalahan dilakukan, dia segera bertaubat kepada Allah swt dan meminta maaf kepada orang yang dia bersalah kepadanya, bahkan bila ada hak orang lain yang diambilnya, maka dia mau mengembalikannya. Yang lebih hebat lagi, bila kesalahan yang dilakukan ada jenis hukumannya, maka iapun bersedia dihukum bahkan meminta dihukum sehingga ia tidak menghindar dari hukuman. Allah swt berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ﴿١٣٣﴾

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (QS Ali Imran [3]:133).

Sebagai contoh, pada masa Rasul ada seorang wanita yang berzina dan ia amat menyesalinya, dari perzinahan itu ia hamil dan sesudah taubat iapun datang kepada Rasul untuk minta dihukum, namun Rasul tidak menghukumnya saat itu karena kehamilan yang harus dipelihara. Sesudah melahirkan dan menyusui anaknya, maka wanita itu dihukum sebagaimana hukuman untuk pezina yang menyebabkan kematiannya, saat Rasul menshalatkan jenazahnya, Umar bin Khattab mempersoalkannya karena ia wanita pezina, Rasulullah kemudian menyatakan:

لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِيْنَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِيْنَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا ِللهِ عَزَّ وَجَلَّ

Ia telah bertaubat, suatu taubat yang seandainya dibagi pada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya masih cukup. Apakah ada orang yang lebih utama dari seorang yang telah menyerahkan dirinya kepada hukum Allah? (HR. Muslim).

Ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya mendidik kita untuk menjadi orang yang takut kepada Allah swt yang membuat kita akan selalu menyesuaikan diri dengan segala ketentuan-ketentuan-Nya. Kalau kita ukur dari sisi ini, kenyataan menunjukkan bahwa banyak sekali orang yang belum bertaqwa karena tidak ada rasa takutnya kepada Allah swt.

Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.

Kaum Muslimin Rahimakumullah.

Hakikat taqwa yang Kedua kata Ali bin Abi Thalib adalah Beramal Berdasarkan Wahyu. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah swt untuk menjadi petunjuk bagi manusia agar bisa bertaqwa kepada-Nya. Karena itu, orang yang bertaqwa akan selalu beramal atau melakukan sesuatu berdasarkan wahyu yang diturunkan oleh Allah swt, termasuk wahyu adalah hadits atau sunnah Rasulullah saw karena ucapan dan prilaku Nabi memang didasari oleh wahyu. Dengan kata lain, seseorang disebut bertaqwa bila melaksanakan perintah Allah swt dan menjauhi larangan-Nya.

Dalam konteks inilah, menjadi amat penting bagi kita untuk selalu mengkaji al-Quran dan al Hadits, sebab bagaimana mungkin kita akan beramal sesuai dengannya, bila memahaminya saja tidak dan bagaimana pula kita bisa memahami bila membaca dan mengkajinya tidak.

Dalam kehidupan para sahabat, mereka selalu berusaha untuk beramal berdasarkan wahyu, karenanya mereka berusaha mengkajinya kepada Nabi dan para sahabat, bahkan tidak sedikit dari mereka yang suka bertanya. Meskipun mereka suka melakukan sesuatu, tapi bila ternyata wahyu tidak membenarkan mereka melakukannya, maka merekapun berusaha untuk meninggalkannya.

Suatu ketika ada beberapa orang sahabat yang dahulunya beragama Yahudi, mereka ingin sekali bisa melaksanakan lagi ibadah pada hari Sabtu dan menjalankan kitab taurat, tapi turun firman Allah swt yang membuat mereka tidak jadi melakukannya, ayat itu adalah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ ﴿٢٠٨﴾

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu (QS Al Baqarah [2]:208).

Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.

Kaum Muslimin Yang Berbahagia.

Ketiga yang merupakan hakikat taqwa menurut Ali bin Abi Thalib ra yang harus kita hasilkan dari ibadah Ramadhan kita adalah Mempersiapkan Diri Untuk Akhirat. Mati merupakan sesuatu yang pasti terjadi pada setiap orang. Keyakinan kita menunjukkan bahwa mati bukanlah akhir dari segalanya, tapi mati justeru awal dari kehidupan baru, yakni kehidupan akhirat yang enak dan tidaknya sangat tergantung pada keimanan dan amal shaleh seseorang dalam kehidupan di dunia ini. Karena itu, orang yang bertaqwa akan selalu mempersiapkan dirinya dalam kehidupan di dunia ini untuk kebahagiaan kehidupan di akhirat.

Bila kita sudah menyadari kepastian adanya kematian, maka kita tidak akan mensia-siakan kehidupan di dunia yang tidak lama. Kita akan berusaha mengefektifkan perjalanan hidup di dunia ini untuk melakukan sesuatu yang bisa memberikan nilai positif, sebagai apapun kita. Karena itu bila kita tidak efektif dan orang mengkritik kita, harus kita terima kritik itu denga senang hati. Khalifah Umar bin Abdul Aziz salah satu contohnya.

Ketika Umar bin Abdul Aziz telah menerima jabatan sebagai khalifah, dia merasa perlu beristirahat karena kondisi badannya yang sudah amat lelah dan mata yang sudah amat ngantuk, apalagi ia baru saja mengurus keluarganya yang meninggal yakni Khalifah Sulaiman. Baru saja dia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan meletakkan kepalanya di atas bantal, tiba-tiba datang Abdul Malik lalu berkata: “Ayah, apa yang akan ayah lakukan sekarang?”.

“Aku ingin istirahat sejenak anakku”, jawab Umar.

“Apakah ayah akan beristirahat, padahal ayah belum mengembalikan harta rakyat yang dirampas secara zalim kepada yang berhak?”.

“Aku akan lakukan semua itu nanti setelah zuhur, semalam aku tidak bisa tidur karena mengurus pamanmu”, jawab Umar.

“Ayah, siapa yang bisa memberi jaminan bahwa ayah akan tetap hidup sampai zuhur nanti?”. Tanya Abdul Malik lagi menghentak.

Mendengar pertanyaan anaknya itu, terbakar rasanya semangat Umar sehingga seperti hilang rasa ngantuk dan lelah yang dialaminya, lalu Umar berkata: “Nak…mendekatlah kepadaku”.

Setelah Abdul Malik mendekat, Umar mencium keningnya lalu berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku anak keturunan yang membantuku dalam agamaku”.

Khalifah Umar bin Abdul Aziz segera bangkit dari tempat tidurnya dan iapun mengumumkan: “Barangsiapa yang hartanya telah diambil secara zalim, maka hendaklah ia mengangkat permasalahannya”.

Efektifitas waktu hidup yang digunakan membuat Khalifah Umar bin Abdul Aziz sampai kesulitan mencari mustahik karena tingkat kesejahteraan yang tingggi. Harus kita akui banyak diantara kita yang merasa mati masih lama sehingga tidak muncul amal shaleh, baik sebagai pribadi, keluarga, masyarakat maupun organisasi sosial dan politik, keluhan kita adalah tidak punya waktu, kekurangan waktu, karena itu Allah swt mengingatrkan kita semua:

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا ﴿١١٠﴾

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya” (QS Al Kahfi [18]:110).

Manakala seseorang sudah melakukan segala sesuatu sebagai bentuk persiapan untuk kehidupan sesudah kematian, maka orang seperti inilah yang disebut dengan orang yang cerdas, meskipun ia bukan sarjana. Karena itu, Rasulullah saw bersabda:

اَلْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ

Orang yang cerdas adalah orang yang menundukkan nafsunya dan beramal bagi kehidupan sesudah mati (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Hakim).

Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.

Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah swt.

Hakikat taqwa yang Keempat menurut Ali bin Abi Thalib adalah Ridha Meskipun Sedikit. Setiap kita pasti ingin mendapat sesuatu khususnya harta dalam jumlah yang banyak sehingga bisa mencukupi diri dan keluarga serta bisa berbagi kepada orang lain. Namun keinginan tidak selalu sejalan dengan kenyataan, ada saat dimana kita mendapatkan banyak, tapi pada saat lain kita mendapatkan sedikit, bahkan sangat sedikit dan tidak cukup. Orang yang bertaqwa selalu ridha dan menerima apa yang diperolehnya meskipun jumlahnya sedikit, inilah yang disebut dengan qana’ah, sedangkan kekurangan dari apa yang diharapkan bisa dicari lagi dengan penuh kesungguhan dan cara yang halal. Korupsi yang menjadi penyakit bangsa kita hingga sekarang adalah karena tidak ada sikap ridha menerima yang menjadi haknya, akibatnya ia masih saja mengambil hak orang lain dan administrasi serta penguatan hokum atas penyimpangan yang dilakukannya bisa diatur, karenanya Allah swt mengingatkan kita semua dalam firman-Nya:

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِّنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿١٨٨﴾

Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu Mengetahui.(QS Al Baqarah [2]:188).

Suatu ketika, Ali bin Abi Thalib baru pulang lebih sore dari biasanya. Isterinya, Fatimah putri Rasulullah menyambut kedatangan suaminya dengan sukacita. Siapa tahu Ali membawa uang lebih banyak karena kebutuhan di rumah makin besar.

Sesudah melepas lelah, Ali berkata kepada Fatimah, “Aku mohon maaf karena tidak membawa uang sepeserpun.”

Tidak nampak sedikitpun kekecewaan pada wajah Fatimah, bahkan ia tetap tersenyum dan bisa memaklumi keadaan suami yang dicintainya.

Ali amat terharu terhadap isterinya yang begitu tawakkal meskipun ia tidak bisa memasak malam itu karena memang tidak ada bahan makanan yang bisa dimasak.

Ketika waktu shalat tiba, seperti biasa Ali lalu berangkat ke masjid untuk menjalankan salat berjama’ah. Sepulang dari shalat, seorang yang sudah tua menghentikan langkahnya menuju rumah. “Maaf anak muda, betulkah engkau Ali, anaknya Abu Thalib?”, tanya orang itu.

“Betul”, jawab Ali heran.

Orang tua itu merogoh kantungnya seraya berkata, “Dulu ayahmu pernah kusuruh menyamak kulit. Aku belum sempat membayar ongkosnya, ayahmu sudah meninggal. Jadi, terimalah uang ini, sebab engkaulah ahli warisnya.”

Dengan amat gembira Ali mengambil uang itu yang berjumlah 30 dinar. Sesampai di rumah, Ali kemukakan kepada isterinya rizki yang tidak terduga itu. Tentu saja Fatimah sangat gembira ketika Ali menceritakan kejadian itu. Dan ia menyuruh membelanjakannya semua agar tidak pusing-pusing lagi merisaukan keperluan sehari-hari. Tanpa berpikir panjang, Ali langsung berangkat menuju pasar.

Ketika hampir tiba ke pasar, Ali melihat seorang fakir menadahkan tangan, “Siapakah yang mau menghutangkan hartanya untuk Allah, bersedekahlah kepadaku, seorang musafir yang kehabisan bekal di perjalanan.”

Tanpa berpikir panjang lebar, Ali memberikan seluruh uangnya kepada orang itu dan Ali pulang dengan tangan kosong. Tentu saja melihat sang suami pulang tidak bawa apa-apa, Fatimah terheran-heran. Ali menerangkan peristiwa yang baru saja dialaminya dan ini justeru membuat Fatimah begitu terharu terhadap sang suami. Dengan diiringi senyum yang manis, Fatimah berkata: “Apa yang engkau lakukan juga akan aku lakukan seandainya aku yang mengalaminya. Lebih baik kita menghutangkan harta kepada Allah daripada bersifat bakhil yang dimurkai-Nya.”

Sikap menerima membuat kita bisa bersyukur dan bersyukur membuat kita akan memperoleh rizki dalam jumlah yang lebih banyak, bahkan bila jumlahnya belum juga lebih banyak, rasa syukur membuat kita bisa merasakan sesuatu yang sedikit terasa seperti banyak sehingga yang merasakan manfaatnya tidak hanya kita dan keluarga tapi juga orang lain. Inilah diantara makna yang harus kita tangkap dari firman Allah swt:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ ﴿٧﴾

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS Ibrahim [14]:7).

Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa bertaqwa kepada Allah swt memerlukan kesungguhan sehingga kita dituntut untuk bertaqwa dengan sebenar-benarnya. Akhirnya marilah kita sudahi ibadah shalat Id kita dengan berdoa:

اَللَّهُمَّ انْصُرْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ النَّاصِرِيْنَ وَافْتَحْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ وَاغْفِرْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ وَارْحَمْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ وَارْزُقْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ وَاهْدِنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ.

Ya Allah, tolonglah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pertolongan. Menangkanlah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi kemenangan. Ampunilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pemberi ampun. Rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rahmat. Berilah kami rizki sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rizki. Tunjukilah kami dan lindungilah kami dari kaum yang dzalim dan kafir.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَناَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِى فِيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شرٍّ

Ya Allah, perbaikilah agama kami untuk kami, karena ia merupakan benteng bagi urusan kami. Perbaiki dunia kami untuk kami yang ia menjadi tempat hidup kami. Perbikilah akhirat kami yang menjadi tempat kembali kami. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagi kami dalam setiap kebaikan dan jadikan kematian kami sebagai kebebasan bagi kami dari segala kejahatan.

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَاتَحُوْلُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَاتُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا. اَللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ عَاداَنَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِى دِيْنِنَاوَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

Ya Allah, anugerahkan kepada kami rasa takut kepada-Mu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepadamu dan berikan ketaatan kepada-Mu yang mengantarkan kami ke surga-Mu dan anugerahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringan bagi kami segala musibah di dunia ini. Ya Allah, anugerahkan kepada kami kenikmatan melalui pendengaran, penglihatan dan kekuatan selamakami masih hidup dan jadikanlah ia warisan bagi kami. Dan jangan Engkau jadikan musibah atas kami dalam urusan agama kami dan janganlah Engkau jadikan dunia ini cita-cita kami terbesar dan puncak dari ilmu kami dan jangan jadikan berkuasa atas kami orang-orang yang tidak mengasihi kami.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ.

Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’minat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Dekat dan Mengabulkan do’a.

رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kehidupan yang baik di dunia, kehidupan yang baik di akhirat dan hindarkanlah kami dari azab neraka.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (161 votes, average: 8,81 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Drs. Ahmad Yani
Drs. H. Ahmad Yani adalah Ketua Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Dakwah (LPPD) Khairu Ummah, Ketua Majelis Dai Paguyuban Ikhlas, Ketua Redaksiwww.nuansaislam.com dan pengurus Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta. Selain itu juga sebagai anggota Majelis Syura Ikatan Dai Indonesia (IKADI). Aktif berdakwah dengan memberikan ceramah, pelatihan dai dan manajemen masjid di seluruh wilayah Indonesia, pernah juga berdakwah di Eropa dan Jepang serta televisi dan radio. Dakwah tulisan selain melalui website juga menulis di media Islam dan menerbitkan buku yang hingga kini sudah mencapai 27 judul. Semua ini dilakukan atas hasil didikan Almarhum Aba H. Nafsih dan Ibu Hj. Syarifah. Semoga pahalanya mengalir untuk beliau.
  • dahlan yusuf

    Subhanallah…mohon ijin bisa sy jdkan untk hutbah id kampung y

  • ekalita sari piesant

    Subhanallah…khutbah yang bagus sekali, lengkap isinya dan sesuai pengharapan semoga semua yang tertuang dalam khutbah tersebut dapat dianugrahkan kepada kita semua…Amin ya robbal ‘alamin dan semoga Allah menurunkan rahmat dan rahimNya untuk memperbaiki diri2 kita semua sesuai dengan keridhoanNya tanpa terkecuali…Amin ya robbal ‘alamin….

  • Achmad

    Mohon izin copy ya ustadz, untuk materi khutbah di tempat ana… syukron

  • Mansyur,SH

    ALHAMDULILLAH… DAPAT JUGA… KHUTBAHNYA UST A. YANI… JZK… SEMANGAT!!

  • saefdudin

    saya tertarik mohon izin karana alloh bila suatu saat saya mengambil materi khutbah dari sini,
    wassalam

  • Penyejuk hati

    Assalamu Alaikum …. mohon ijin ustad … ana mau bawakan ditempat ana khutbah id … jazakallahu khair

  • abi hikam

    materinya bagus, mohon izin copy ya ustadz, untuk bahan khutbah nanti

  • A. Aziz Iqbal

    Mohon ijin juga untuk Ngopy …. dan untuk dibacakan pada Khutbah nanti … Syukron

  • ansar salihin

    ustadz materinya bagus, mohon izin copy ya ustadz, untuk bahan belajar

  • moechlies

    ijin mengkopi. utk dibaca.bgs…

  • Amir Zainuddin

    subhanallah …. materi khutbah yang bagus. mohon ijin mengcopy yaa ustadz.

  • hidayat

    Aslm……isi khutbahnya bagus ustad, kalo boleh ustad, nilai2 taqwa yg ada dalam materi di atas ditambah dengan contoh2 kontekstual yg trjadi dlm kehidupan saat ini ustad..syukron, mudah2an contohnya dituliskan….af1.wslm.

  • Mhd arsal

    Ass, Alhamdulillah kami sdh baca dan mhn izin copy disebar k luas, bagus dan menambah kekuatan iman danislam, semoga bermanfaat menjadi amal jariyah yang diridhoi Allah SWT, amiin

  • Jachja

    Terasa segar Ustadz, Syukron, Alhamdulillah

  • Aryza

    Mohon Izin di copy

  • Tatang Hidayat

    Aswb…. ust mohon izin utk mngcopy nya, segabai bhan untuk bulletin bulanan

  • Dhani

    Alhamdulillah, isi khutbah bagus sekali. Ustadz, Mohon izin mengcopynya. Terima kasih

  • ibnu nabiel

    Mohon ijin utk copy ustd.. jzk

  • ADY SUMARNO

    Jazakumullah

  • Rahmadi

    Allahu akbar….khutbah yang sangat-sangat bagus …mohon ijin mengcopy and membawakannya pada Hari Id tahun ini ….sebelumnya syukron jazilaa….

  • bambang h.

    Ass. ‘Afwan ustadz, ana copy antum punya khutbah ‘idul fitri 1431 H, bermakna sekali isinya. syukran.

  • Acep Nugraha

    Askum, Ust Afwan ana minta khutbah antum tuk referensi khutbah tahun ini di parung., syukron katsiron wajazakumullah ust…

  • Anwar

    Afwan ust. ana copy punya materi khutbah

  • muhammad yunus

    saya minta izin, sudah mengopi sebahagian konsep khutbah, semoga bermanfaat untuk saya dan lainnya..amiiin. jazakumullahu bi khair

  • Hasan

    Afwan Ustadz, ana copy untuk materi ref ana.syukron katsiron wajazakumullah ust…

  • dobelden

    ana ikut print ya ustadz

  • Jailani

    Asslm. Ustadz…mohon ridhonya, khutbah ane copy wat referensi n bacaan di rumah. Syukron

  • Hery thoris

    ustadz mohon izinmengcopy khutbahnya

  • syarif

    ustadz… ijin share, mantap kali nih

  • Suhadi

    Asslamu’alaikum, punten Pak Saya disuruh cari khutbah, dan ini mungkin referensi yang pas buat disampaikan lagi. Syukron.

  • fixx

    Asslamu’alaikum, ana copy antum punya khutbah ‘idul fitri 1431 H, bermakna sekali isinya. syukran.

  • ichlaul amal

    Assalamualikum ustadz, Mohon izin untuk ngeprint kutbahnya, sangat bagus sekali. wassalam.

  • sugianto

    Assalamualaikum, wr.wb,terima kasih atas materi khutbah idul fitrinya

  • Arifin

    Assalamualaikum, Pak Mohon Izin Copy Naskah Khutbanya, Bagus Sekali , Terima Kasih , Wassalam

  • Julian

    Assalamualaikum, Pak Mohon izin copy khutbahnya…buat bahan belajar saya. Wassalam

  • iskandar budiman

    insyaAllah isi khutbah seperti di atas akan saya sampaikan dalam khutbah eid almubarrak, mohon izin, syukran.

  • abu fathin

    Bismillah… mohon izin Ustadz untuk ana pelajari dan ana sampaikan dalam khutbah ied nanti… Jazakallah Kheir

  • anshori

    afwan ana juga ikut nyebarkan ke teman-teman ane, karena butuh untuk khutbah. jazakalloh

  • khairul

    ust izinkan saya meng copy untuk saya belajar dan terapkan nantinya dikehidupan saya,dan insya Allah akan saya sampaikan pada khutbah idul fitri nanti. wassalam.

  • arpan (kalbar)

    asw. mohon print dan kopy khutbah antum ustadz. subhanallah bagus sekali isinya, semoga bisa dibacakan di banyak tempat

  • zely

    Ustad,
    mohon ijin untuk copy kutbah idul fitrinya,
    terima kasih

  • Abd. Samad

    khutbahnya sangat bagus cuma agak panjang, izinkan saya mengkopi dan meringkasnya pak ustadz

  • fauzan

    ustad..mohon izin copy khutbahnya…
    terima kasih

  • buyafarhan

    Khutbah antum sudah saya copy… syukran..semoga menjadi ibadah.. fastabiqul khairat wassalam

  • ali

    JZK Ust, materi kutbahnya bagus, ane ngopi skrang

  • nurshodiq

    terimakasih, banyak , mohon ijin untuk saya kopi

  • taufiq Hidayat

    ustadz mohon izin untuk mengopi naskah ini

  • m.bakri

    mohon ijin copy khutbahnya syukran

  • lol

    izinkan saya mencopynya pak ustad, bagus banget

  • Mudzakir

    Terimakasih pak Ustad, materinya bagus sekali dan mohon izin utk menyalinnya.

  • ahmad

    mohon izin copy Tad, syukron

  • benny burhan

    khutbahnya khair, ta’rif taqwa shahabat Ali r.a. very deep n komprehensip.

    • M.Rizal

      mohon izin copi ustad

  • Hardianto,S.Pd.I.

    Mohon u meng-copy, y ustadz…. moga bermanfat. syukron

  • abu faris

    ijin copy , ustad

  • fadri

    mohon keikhlasan ustadz untuk saya juga gunakan khutbah ini saat idul fithri nanti

  • Syahrul Mawazi

    Minta ijin copy ustadz…Jazakallah.

  • hamada

    mohon izin copy, syukron

  • achmad

    afwan ust izin mengcopy

  • abibaroro

    mhn izin ustdz u.khtbh di kampung ana,syukron jazzakallahkhoir.

  • abibaroro

    mhn izin dicopy ustadz

  • indrakidz

    izin share…

  • darma

    ustad minta izin copy

  • arpan (kalbar)

    asw. ust. di masjid di daerah saya ada yg khutbah id nya 2 khutbah! gimana untuk khutbah keduannya sama dak dengan khutbah pertama. terima kasih.

  • Nurul Hadi wong Demak

    Ass.ust.mohon ridlonya
    mengkopi khutbahnya.Jazakumullaah akhsanal jaza’

  • anwar sintang

    JAZAKALLAH KHAIR ATAS MATERI KHUTBAHNYA,

  • ruhyadi

    Ust. ana izin untuk mengkopy materi khutbahnya. syukron

  • ahmad zailani

    saya memohon izin untuk menjadikan teks khutbah ini sebagai bagian dari khutbah idul fitri yang akan saya laksanakan. terimakasih, semoga Allah menjadikan ustadz lebih memiliki kemanfaatan, amiiin

  • budi

    Ust, mohon ijin untuk mengcopy dan menyampaikannya di kutbah id di kampung saya, Jazakallah

  • Engelbert Faizal Rettob

    Akan sya ambil intinya untuk khutbah Jum’at

  • Jupri Latief

    Assalamualaikum…Ustad, ana mohon izin copy…
    syukron…

  • Utami

    as.wr.wb….. af1 Ustd, ami mohon ijin utk mengkopi dan menyimpannya sbg referensi. jaz.kk.

  • Suyono Ngrambe Ngawi

    Ass. Wr. Wb
    Mohon ijin untuk mengcopy naskah khutbah ini. atas kerelaannya disampaiakn terimakasih
    Wass. Wr. Wb

  • dadan rahadian

    mohon izin, artikel bapak akan kami pergunakan dalam khutbah saya…

  • sumanto

    mohon izin untuk mengcopy, terima kasih semoga Allah menambah Ilmu ustad dan dapat bermanfaat untuk umat.

  • ihsan

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Afwan Ustadz, ana mohon izin mencopy naskahnya.
    Jz. khair.

  • a.winarno

    ustadz ijin khutbahnya saya copy, moga bermanfaat… mohn diiklaskan

  • Yanto Pradipta

    Ass.wrwb. Syukron atas dimuatnya teks khutbah iedul fitri,n mohon ijin untuk mengcopy dan menyampaikannya di forum khutbah iedulfitri 1431 H. mudah2an mendapat balasan yang baik dari Allah SWT.
    Hatur Nuhun
    Wass.wrwb.

  • Warli

    Assalaamualaikum wr.wb
    Afwan ustadz mohon izin untuk dipergunakan dalam khutbah saya, … semoga Alloh SWT membalas dengan curahan rahmat yang berlimpah. amiiin
    Wassalaam.

  • latief (bandung)

    mohon ijin saya mau pake khutbah yang bapa buat

  • Muh Anas

    Af1 Ya Ust… Ana copy ceramahya… Jaz kk..

  • UsmanMemed

    Assalamu’a;aikumwr.wb
    Ustadz dengan segala kerendahan hati mohon izin tuk dipergunakan dalam khutbah nanti idul fitri 1431 H, semoga kebaikan ustadz dibalas sama Allah SWT. Amiin

  • Emri Sahwan

    Ass…. ustadz mohon izin untuk mengcopy naskah khutbahnya…… atas kerelaannya saya ucapkan terima kasih…. smg Allah mmbri imbalan yang stimpal buat pak ustadz…. thank’s….

  • firli

    aslm..wr.wb…mohon izin tuk mengcopy teks khutbahnya…syukron..

  • muhammad

    ust, mohon izin untuk disave as

  • sya’ban

    ustd, minta izin copy yah………….

  • ACHMAD

    afwan ustz izin copy untuk khutbah

  • Zufar Bawazir

    Assalamu alaikum,, Ustadz,, ana mohon izin mencopi do’anya, biar tambah tersebar kemana-mana.
    Jazakumullah khairan Ustadz, semoga tambah berkah dan tambah banyak karya-karya yang bermanfaat buat ummat. Amin. Wassalamu alaikum.

  • Ridwan

    Ustad..mohon izin dan ridonya untuk mengkopi khutbahnya..

  • Ach Syarif

    shohih.. referensi yg baik

  • damanhuri khazin rachbini

    Afwan, ustd ana mohon mencopy….

  • alwan

    Assalamu’laikum. war.wab…Salam ta’zim calon jama’ah Id Batu Tering dan mengucapkan Selamat Hari Raya Id Fitri 1 Syawal 1431 H atas Ustadz sekeluarga mudah-mudahan amal ibadahnya mendapat imbalan pahala dari sang Khaliqu’alam, amien….Mohon izin khutbahnya untuk dpt kami jadikan referensi pada khutbah Id nantinya di wilayah kami..Syukron

  • Titutsudiono

    ust. mhn izin sy copy tuk bhn khutbah idul fitri 1431 H, semoga menjadi amal yang selalu diberkahi Allah SWT. Amin

  • Muhammad Rodhi (LPPU Al-Ikhsan Solo)

    Mohon izin utk menyebarkan menjadi teks khutbah Idul Fitri bagi ikhwan-2 yang menjadi khotib, sekaligus izin untuk menambah atau mengurangi sesuai kebutuhan dan kondisi masyarakat, Jazakumullah.

  • MASYHUDI, Ta’mir Masjid BAITUL MUHSININ Mungkung Talun Blitar

    Assalamu alaikum,, Ustadz,, ana mohon izin untuk diperkenankan membaca Khutbah tsb, pada ‘Jama’ah kami di Masjid BAITUL MUHSININ Mungkung – Talun – Blitar saat sholad ‘Id tahun ini.
    Jazakumullah khairan Katsiro, semoga tambah berkah dan tambah banyak karya-karya yang bermanfaat buat ummat. Amin. Wassalamu alaikum.

  • m.nasir

    ass mohon maaf pak ustadz, berkenan untuk dicopy dan disampaikan ke yang lain, trimaksih wass

  • DANI HAMDANI

    mohon izin, tadz khutbanya saya copy paste. Syukron

  • abu ammar

    st. mohon izin mengcopy

  • muhajir

    assalamu’alaikum….ustadz ana mohon kerelaan antum untuk saya copy khutbahnya ya ustadz…^_^..ana minta ya ustadz khutbahnya….makasih ustadz….assalam.

  • syafwan

    Asslm wr.wb, mohon izin untuk disimpan, siapa tahu mendadak diminta jadi khatib lebaran ini. Wassalam wr.wb.

  • Abdulah Faqih

    Alhamdulillah, mohon izin untuk ana jadikan salah satu referensi khutbah.Semoga keikhlasan antum menulis mendapat balasan yang lebih baik dari Allah SWT. Jazakallah

  • Abu Syauqi Tamim

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Mohon izin untuk mengunduh teks khutbah ini dan merubah beberapa teks untuk dipergunakan pada khutbah
    Idul Fitri 1431H ini. Syukron jazilan.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  • Ishak

    Assalamu ‘alaikum wrwb
    Alhamdulillahirobbil’alamin, terima kasih atas pesan serta nasehat yang telah diberikan pada kami
    semoga Alloh selalu melindungi dan meridloi kita semua, amin
    Wassalamu ‘alaikum wrwb

  • anton

    mohon ijin juga untuk mengunduh nya, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat, Amiin

  • fadloli

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Mohon ijin untuk mengunduh file untuk di gunakan khutbah untuk hari Raya Idul Fitri 1431..
    Syukron Jazilan….

    Wassalamu’alaikum wr. wb.

    • nasution tion

      mohon ijin mereques khutbah ini.jazaqumullahi khoiron

  • azdha anah

    assalamu’alaikm wr.wb
    sebelumnya sya minta maav untuk mengcopy paste file ini, sya mhon izin keridhoan ustad, di gunakan untuk khutbah idul fitri 1431 H, selebihnya terima kasih. :)

    wassalamua’alaikm wr.wb

  • ibnu

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Mohon ijin untuk mengunduh dan mengubah sebagian teks untuk dipergunakan pada khutbah
    Idul Fitri 1431H ini. Jazakumullaahu khoiron
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  • misnan rs

    mohon ijin untuk di unduh sebagai bahan khutbah, terima kasih

  • wildan

    assalamu’alaikum wr. wb.

    naskah khutbah ustadz sangat menarik dan bagus sekali, saya mohon izin untuk mengunduh naskah ini untuk di pergunakan dalam khutbah ‘idul fitri. terima kasih..

  • agna susila

    mohon diperkenankan mengopi untuk bahan khutah. maturnuwun

  • alwan

    Ass.war.wab..ustadz mohon berkenan kpd kami mengcopy khutbahnya

  • dede

    as ww. mhn izin dan ridhonya tuk kami jadikan bahan khutbah. jazkmllah ustad.

  • rahmat

    Assalaamualaikum warahmatul laahi wabarokatuh .Subhanalloh Alhamdulilah sukron ustad………ana copy untuk khutbah ……lusa. jazaakumulloh khoiron katsiiro.

    • muhtar

      Ass.war.wab Mohon izin ust ana ikut ngopy untuk bahan hutbah besok.mudah mudahan jadi ilmu yang bermanfaat.dan selamat idul fitri 1431 h.mohon maaf lahir bathin.isi khutbah singkat padat dan bagus

  • opick

    Ass.war.wab..ustadz mohon berkenan kpd kami mengcopy khutbahnya

  • irwansyah ___

    assalamu’alaikm wr.wb
    sebelumnya sya minta maav untuk mengcopy paste file ini, sya mhon izin keridhoan ustad, di gunakan untuk khutbah idul fitri 1431 H, selebihnya terima kasih. :)

    wassalamua’alaikm wr.wb

  • Sugeng Zunarto

    Assalamu’alaikum Ustadz. Mhn ijin untuk mengkopi untukmateri khutbah idul fitri. Jazakallah khairan katsiran. Wassalaamu’alaikum

  • fadlan

    izin ustad untuk kopas…
    barokallahu fiika…
    sukron katsir…

  • Abu Za’im

    sy juga ikutan mencopy untuk bahan khutbah, wajazakumullohu khoiron

  • Rasyid el giyaets

    Asslmkum…………. ustadz MHN izin untuk mengcopy teks khutbah nya ustadz… smga Allah membalas kebaikan ustadz

  • mabrur irfani

    ass. wr wb… mohon maaf minta izin untuk mengcopy khotbah panjenengan sekaligus mohon keridhoaan panjenengan untuk saya sampaikan pada kesempatan lain

  • mabrur irfani

    ass. wrwb mohon maaf ustadz minta izin untuk mengcopy materi khotbahnya sekaligus untuk saya sampaikan pada kesempatan lain.

  • suhaemi

    ana mohon izin mengcopy untu8k materi khutbah iedul fitri, ust.
    jazakumullahu khairan katsiron

  • anwari

    Aslkm ust. Afwan, mohon diikhlaskan saya mencetak artikel ini, kebetulan saya dimeinta khutbah id, sebagai antisaipasi bahan khutbah. Karena cuma satu hari menjelang id saya diminta khutbahnya. Syukron wajazakallahu.

  • Moh. Asrofi

    Aslkm, Ustadz meski tidak untuk saya sampaikan, perkenankan saya menyimpan artikel ini. syukron jaziilaa

  • umar kasa

    assalamualaikum pak ustazd…..
    saya hendak memohon ijin untuk di kopas naskahnya ya…
    terimakasih….
    wassalamualaikum

  • faisal

    assalamu’alaikum, ustadz. mohon ikhlasnya, saya menyalin artikel ini untuk tambahan referensi. terima kasih. jazaakalloh khoiron katsiron.

  • Selamet

    Alhamdulillah, semoga kita dapat menjalankan nasihat di atas dengan sebaik-baiknya .

  • abu sofia

    mohon diijinkan bagi saya untuk membacanya esok hari, baru gladi bersih saja sudah membuat saya menangis

    subhanallah walhamdulillah walllahuakbar

    semoga rahmat dan berkah Allah untuk anda

  • Hijab

    Mhon izin ustadz utk mengutip khutbahnya. Sukron jazila

  • farid

    ijin copy paste ustad

  • Mudaffar

    Mohon izin untuk kopas
    Khutbah yang sangat menggugah
    Semoga bermanfaat, dan meninggalkan bekas

  • Kiki Riadi

    mohon ijin mengcopy bahan khotbah Ustadz yang luar biasa ini, semoga saya bisa menyampaikan kepada para saudara di lingkungan saya … terima kasih Ustadz

  • prayudi

    keren besok buat yg lebih sedikit ya .,,.

  • Sigit S

    Pak Ustadz Wah Bagus Banget Mohon Ijin Mengcopy yaa terima kasih banayak

  • abdullah

    ijin mengcopy dan semoga dapat bermanfaat,……………jazakallahu khoiron

  • Alhamdulillah malam ini lagi saya renunkan, jzklm,…. mohon ijin copy utk perpus pribadi dan sebagai warisan anak cucu ( hadiah kelahiran cucu pertama )agar bisa menjadi penerus syiar Islam, Amiin ya rabb.

  • vania

    artikelnya bagus..,

  • An’im

    mohon izin untuk mengcopy khutbah ini

  • pege

    Jaza kumullah semoga dapat sebagai acuan bagi org-orang sadar hari kemengan.

  • saiful hidayat

    mohon izin untuk mengambil khutbah, untuk bahan khutbah d kampung saya.

  • arruya taufik arrasyid

    subhanallah,;’……,,,..semoga menjadi penyemangat unt kita amin.

  • Khusni

    Mohon ijin mengcopi dan menyebarkan utk keperluan dakwah. Jazakumulloh.

  • Dedy

    Assalamu’alaikum ustadz…mohon utk mgcopy

  • Krisna Fatah

    Setuju, memang jika Anda dan atau siapa saja yang mengaku muslim seharusnya begitu kalau mau sukses masuk surga dan selamat dari adzabnya Allah yang berupa neraka. Hanya saja Anda harus siap dengan kenyataan (yang memang juga ada dalilnya/sudah jadi bawaannya) bahwa umumnya orang tidak suka pada yang haqiqi – kebenaran yang sebenarnya – yg datangnya dari Allah dan RasunNya, banyak orang dan kalangan akan memusuhi Anda, bahkan justru Anda yang akan dikatakan sesaat.!.Siapkah anda dgn ujian itu.!?

  • Supian Ramli

    Assalamu’alaikum Wr Wb,
    Mohon izin dan barakahnya, untuk memphoto copy dan meneruskan khutbah ini kepada ummat yang membutuhkannya, terima ksh

  • Ahmad Yani

    Alhamdulillah, banyak yang merasakan manfaatnya

Lihat Juga

Ilustrasi. (dreamstime.com)

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Tiga Pilar Utama Membangun Peradaban Islam yang Agung

Organization