ARTIKEL POPULER PEKAN INI: Mencintai adalah Keputusan

Fadhalah Jatuh Cinta

9/11/2009 | 21 Zulqaedah 1430 H Please wait
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
email

dakwatuna.com – Pada saat peristiwa Fathu Makkah (penaklukkan Mekkah oleh pasukan kaum muslimin dibawah pimpinan Rasulullah SAW), ada seseorang di Mekkah yang berniat membunuh Rasulullah. Orang ini bernama Fadhalah bin Umair al-Laitsi. Dia bermaksud membunuh Nabi Muhammad SAW ketika beliau sedang thawaf di Ka’bah.

Untuk melancarkan niatnya itu, Fadhalah mencoba mendekat ke Rasul yang sedang thawaf. Ketika mendekat, tiba-tiba Rasulullah SAW menegurnya, “Apakah ini Fadhalah?”

“Ya, saya Fadhalah wahai Rasulullah SAW” jawab Fadhalah.

“Apa yang sedang kau pikirkan?” tanya Rasulullah SAW.

“Tidak memikirkan apa-apa. Aku sedang teringat Allah kok” jawab Fadhalah.

Mendengar jawaban Fadhalah itu, Rasulullah SAW tersenyum dan berkata, “Mohonlah ampun kepada Allah…”

Kemudian Nabi SAW meletakkan tangannya di atas dada Fadhalah sehingga hatinya menjadi tenang.

Dari peristiwa itu, Fadhalah mengatakan “Begitu beliau melepaskan tangannya dari dadaku, aku merasa tak seorang pun yang lebih aku cintai daripada Beliau.”

Setelah peristiwa itu menimpa Fadhalah, dia tidak jadi membunuh Rasulullah SAW dan segera pulang ke rumah. Ketika pulang ke rumah, dia melewati seorang wanita yang pernah dicintainya. Wanita itu memanggil dan mengajaknya berbicara. Tapi kemudian dari mulut Fadhalah keluar untaian bait-bait ini:

Dia berkata: Marilah kita ngobrol!
Tidak, jawabku.
Allah dan Islam telah melarangku
Aku baru saja melihat Muhammad
Di hari penaklukan, hari dihancurkannya semua berhala
Agama Allah itu sangat jelas dan nyata
Sedang kemusyrikan adalah kegelapan

Fadhalah jatuh cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Fadhalah jatuh cinta kepada Islam…. []

(hdn/hudzaifah)


Topik: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (113 orang menilai, rata-rata: 9,19 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
  • Defny Holidin

    Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu

    Masya Allah, Allah adalah pemilik hidayah.

    Secara kuat diusulkan agar membiasakan tradisi ilmiah, yakni dengan menyertakan rujukan pada edisi kisah yang disajikan. Akan menjadi lebih baik jika disertakan keterangan tarjih-nya setelah uraian sehingga ada pertanggungjawaban.

    Syukran, jazakumullah khairan jaza’.

    Wassalam,
    Defny

  • abu zahid

    ana pengen seperti fadhalah

  • jafar

    Bagus ceritanya>>>>>

« Naskah Sebelumnya
Naskah Sesudahnya »
BERITA POPULER PEKAN INI: Harian Inggris: Ada “Mekah” di Kota London