Home / Berita / Hong Kong Menyelami Perbankan Islam

Hong Kong Menyelami Perbankan Islam

dakwatuna.comHongkong, meskipun gonjang-ganjing finansial menghantam pasar dunia, namun Hongkong tetap akan mengeluarkan produk-produk keuangan Islam, sebagai langkah awal dan penting, agar tetap menjadi kiblat industri keuangan Islam di Asia.

Dalam rilis yang disampaikan di perwakilan berita Barnama, Wakil Ketua Lembaga Keuangan Hongkong, Eddie Yue mengatakan:

“Tidak ada keraguan sedikit pun dalam langkah kami untuk menerbitkan produk industri keuangan Islam di Hong Kong. Prioritas kami adalah menancapkan kaki kuat dalam membentuk pasar produk-produk Islam.”

Ia menjelaskan target dari program ini adalah agar Hong Kong memberi kesempatan bagi para investor Timur Tengah dan Asia yang peduli dengan industri keuangan Islam.

Yue menjelaskan bahwa dengan masuknya industri keuangan Islam merupakan produk baru dalam sistem keuangan Hong Kong, dengan demikian akan menambah prestasi Hong Kong dalam hal pelayanan keuangan di Asia.

Singapura Mengikuti Jejak Berikutnya

Yue mengatakan bahwa dalam waktu dekat Hongkong akan bekerjasama dengan negara tetangga, Singapura dalam hal penerbitan fasilitas sukuk, tahun depan. Gunanya untuk menguatkan pertumbuhan industri keuangan Islam.

Direktur Utama Pusat Bank Singapura mengatakan: “Bahwa sejumlah lembaga-lembaga keuangan menunjukkan perhatiannya dalam mengatur fasilitas sukuk Islam.”

Sukuk Islam sendiri sesuai dengan syariah Islam yang melarang menarik riba atau manfaat tambahan, dan berdasarkan atas pembagian keuntungan. Lembaga-lembaga yang konsen dalam menggunakan produk-produk Islam, selalu memberikan sejumlah laba atau uang untuk investor dari keuntungan proyek-proyek perdagangan, sebagai ganti dari riba.

Sebagaimana penerbitan fasilitas sukuk Islam juga tidak berinvestasi dalam kegiatan-kegiatan yang diharamkan, seperti terkait alkohol, perjudian, bisnnis persenjataan, tembakau, daging babi, dan materi-materi pronografi.

Persaingan

Pengamat ekonomi melihat bahwa kesuksesan Hongkong bisa dilihat dari kiprah dan kiblatnya bagi sistem keuangan di Asia, meskipun sebagai pemain baru. Dan dengan masuknya sistem industri keuangan Islam, akan menambah menarik para investor.

Para pengamat itu mengingatkan bahwa Hongkong dan Singapura akan menghadapi persaingan kuat dari negara tetangganya, Malaysia sebagai pusat keuangan dan perbankan Islam di Asia.

Industri keuangan Islam, merupakan salah satu produk keuangan dunia yang berkembang sangat pesat, karena nilai investasinya mampu melebihi 1 trilyun dollar.

Pengamat ekonomi menegaskann bahwa penerbitan fasilitas sukuk Islam mampu menarik jumlah besar investor dari berbagai belahan dunia, yang menjadikan beberapa negara membuka produk Islam ini.

Sebagaimana dalam survai terbaru, bahwa pembelian dan pengeluaran fasilitas sukuk Islam tidak hanya khusus bagi investor dunia Islam, bahkan Eropa dan Amerika Serikat tertarik untuk mengembangkan produk-produk Islami ini. (io/ut)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 6,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • ashofat

    negara yang islamnya minoritas banyak yg melirik pada produk keuangan islam, ini menandakan bahwa hukum islam memndang kedepan untuk kemaslhatan umat manusia.
    negara kita yg mayoritas jangan sampe tertinggal, perbanyak bank yang berbasis syariah, yang bener2 syariah bukan hanya kedok saja.

  • jundullah

    Indonesia harusnya lebih unggul dalam mengeluarkan industri produk2 ekonomi Islam dibandingkan negera jiran Malaysia. Namun kenyataannya tidak. PR buat kita semua, bahwa harus ada i'tikad baik dari pribadi-pribadi muslim untuk ikut terlibat dalam produk2 ekonomi syari'ah.

  • yusuf

    Alhamdulillah, banyak sekali informasi menggembirakan sekaligus membanggakan akan penerimaan sistem ekonomi Islam di dunia Barat maupun Timur. Alangkah baiknya kalau informsi-informasinya lebih lengkap menjawab 5H W, sehingga bisa dijadikan rujukan. Artikel ini maupun beberapa artikel sebelumnya belum cukup memberikan informasi itu. Syukron

Lihat Juga

Jilbab halal

Jilbab Halal jadi Perbincangan Hangat, ini Tanggapan MUI

Organization