Topic
Home / Arsip Kata Kunci: air (halaman 10)

Arsip Kata Kunci: air

Tangisan Warna

Demi memenuhi kehidupan keluarga, mereka bekerja keras memeras keringat, membanting tulang, meneteskan air mata demi menghasilkan produk yang baik dan tidak mengecewakan orang lain dan tentunya menjadi suatu nilai ibadah di mata Allah swt.

Baca selengkapnya »

Alim Ulama NU Soroti Demokrasi Liberal di Tanah Air

Musyawarah nasional (Munas) dan konferensi besar (konbes) alim ulama Nahdlatul Ulama (NU) akan mengkritisi sejumlah persoalan sosial di masyarakat. Termasuk, gejala menguatnya praktik demokrasi liberal di Tanah Air. “Praktik demokrasi liberal pascareformasi 1998 justru membuat sistem perpolitikan nasional karut marut, semrawut, khususnya di bidang ketatanegaraan dan pertahanan,” kata Wakil Sekjen PBNU H Abdul Mun’im DZ di Cirebon, Jumat (14/9).

Baca selengkapnya »

Antara Ego dan Ibu

Entah kenapa, perasaanku kali ini agak trenyuh… tiba-tiba air mataku menetes seiring langkah kaki yang memasuki pintu gerbang sekolah. Semakin masuk ke dalam, air mata ini kayaknya semakin deras saja… saking menahannya, aku sampai berkali-kali mendongak ke atas, biar air mataku tidak tumpah ke pipi.

Baca selengkapnya »

Air Mata untuk Seorang Ayah

Sesaat setelah menjelaskan tujuanku, kubuka wawancara dengan pertanyaan dasar terkait penghasilan. “Penghasilan tidak pasti dik. Kecil, hanya sekedar menyambung hidup dari hari ke hari. Untuk membeli beras, saya upahan di ladang orang, jadi kuli tani, ikut bantu-bantu panen orang yang punya ladang, dan sebagainya dik”. Jawab ibu di hadapanku respek.

Baca selengkapnya »

Jadilah Seperti Air

Kita ambil ‘ibrah dari air dan batu yang dapat bekerja sama dengan satu harmoni yang sangat indah sesuai kehendak-Nya. Begitulah seharusnya kita bersikap dan bertindak dalam dakwah ini. Dakwah ini tidak akan berjalan dengan segelintir orang saja, tetapi atas banyak unsur yang berjalan dengan serasi. Begitu indah pelajaran yang bisa kita tarik dalam setiap ciptaan-Nya.

Baca selengkapnya »

Mengapa Jilatan Anjing Dibersihkan dengan Tanah, Bukan dengan Air? [1]

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa keikhlasan beribadah menghendaki perintah dipatuhi karena ia diperintahkan syariat, dan larangan dijauhi karena itu kehendak syariat. Tahu hikmahnya atau tidak syariat tetap wajib dijalankan. Hikmah syariat tidak lain kecuali penguat terhadap kelayakan hukum tertentu untuk dilaksanakan. Olehnya itu, mengetahui kelayakan hukum tersebut untuk dijalani bukanlah tugas hamba. Akan tetapi, tugasnya sekedar mengerjakannya karena ia perintah dan meninggalkannya karena ia larangan.

Baca selengkapnya »
Figure
Organization